BREAKING NEWS :
Hasil FP3 MotoGP Inggris: Quartararo Masih Terdepan, Rossi Peringkat 2
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:06 - Gubernur Riau Tinjau Lokas...
17:05 - Besok Peletakan Batu Perta...
16:24 - Gubri Sebut Imam Masjidil ...
14:02 - Rahasia Musuh Peradaban, K...
09:28 - Karena Hal Ini Gubri Sebut...
19:07 - Gubri Sebut Anggaran Ranpe...
17:01 - Kabirokesra Pemprov Riau S...
13:35 - Perubahan APBD Riau 2019; ...
14:11 - Disbud Tampilkan Berbagai ...
12:53 - Raih Penghargaan Kota Laya...
15:14 - Gubri Pimpin Rapat Koordin...
08:15 - Gubernur Syamsuar Sambut K...
07:38 - Gubernur Riau Ngaku Bangga...
12:15 - HUT ke-74 RI, Gubri Fokus ...
20:46 - Tidak Semua ASN Ikut Upaca...
16:06 - Gubri Ingin Proses Penyamb...
14:13 - Sidak di Kantor Ini, Wagub...
19:31 - Gubri Apresiasi Pameran Fo...
12:33 - Wagubri Ingatkan ASN Tak N...
23:32 - Gubernur Riau Syamsuar Lau...
 
Bentuk Tim, Gubri Tertibkan Kebun Sawit Ilegal Seluas 1,2 Juta Ha
Senin, 12/08/2019 - 19:03:26 WIB
Gubenur Riau, Syamsuar beri keterangan terkait penertiban lahan ilegal.
Gubenur Riau, Syamsuar beri keterangan terkait penertiban lahan ilegal.
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution beserta Satgas, Polri dan jajaran, melakukan rapat pembahasan Penertiban Kawasan dan Lahan yang Ilegal, Senin (12/8/2019) pagi di ruang rapat Melati kantor Gubernur Pekanbaru.

Banyaknya Kawasan dan Lahan yang di gunakan secara Ilegal menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Provinsi Riau sendiri, luas kawasan dan lahan yang akan ditertibkan yaitu 1,2 juta hektare (ha) lahan perkebunan Ilegal.

Gubri Syamsuar mengatakan kepada metroriaugruop sebelum memulai penertiban harus lakukan survei dulu. "Dalam pembahasan tadi kami juga sudah membentuk  tiga Tim kecil dan tim ini langsung diketuai Wagub Edy Natar Nasution. Nantinya tim kecil ini yang akan bekerja mencari data sekaligus menertipkan kawasan/lahan yang melanggar aturan," jelasnya.

"Tiga Tim yang dibentuk Syamsuar antara lain, pertama Tim Pengendali, Tim Operasi dan Tim Yustisi," urainya.

Kriteria hutan ilegal ini diantaranya adalah tidak adanya izin dari lahan perkebunan tersebut dan kedua, perkebunan yang berada dalam kawasan hutan. 

"Intinya buat sekarang, data yang kita terima dari Dinas Kehutanan, semua datanya belum kongkret dan buat sekarang kita biarkan dulu tim bekerja,"tutupnya.

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hasil FP3 MotoGP Inggris: Quartararo Masih Terdepan, Rossi Peringkat 2
  • Pariwisata Hong Kong Oleng, Perhotelan dan Properti Turunkan Harga
  • DPRD Riau Dukung Sikap Tegas Kepala Satpol PP Pekanbaru Soal Razia Hiburan Malam
  • AHM & Capella Honda Bawa Pembalap Muda Berprestasi di Honda Dream Cup Tour 2019
  • Kerap Transaksi Narkoba, Warga GAS Inhil Dicokok Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved