BREAKING NEWS :
Hari Ini 4 Titik Panas Terpantau di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

21:17 - Gubri Bakal Wujudkan Riau ...
13:40 - Sebelum RUPS, Gubri Akan W...
10:18 - Garap Lahan di Luar HGU, D...
20:36 - Hibahkan Tanah untuk 56 Lo...
17:42 - Gubri Kecewa Banyak Warga ...
18:03 - Dispersip Riau Siapkan PAR...
12:43 - Pemprov Riau Kembali Adaka...
15:04 - Sekdaprov Riau: Pelantikan...
12:45 - Wujudkan Riau Green, Sekda...
11:08 - Gubri Syamsuar Terima Peng...
22:24 - Sekdaprov Riau Minta ASN y...
14:47 - Minimalisir Karhutla, Gubr...
14:18 - Gubri Harapkan 2020 Target...
06:22 - Tuai Kritik Pelantikan Kel...
21:26 - Gubri Berharap Generasi Mu...
17:13 - Rakor Gubernur Penghasil S...
13:24 - Wagubri Ungkap Kapan Gedun...
12:31 - Wagubri Apresiasi Penanama...
00:30 - Pemprov Riau Harap Pusat A...
17:06 - Dulu Staf Biasa, Kerabat S...
 
Bentuk Tim, Gubri Tertibkan Kebun Sawit Ilegal Seluas 1,2 Juta Ha
Senin, 12/08/2019 - 19:03:26 WIB
Gubenur Riau, Syamsuar beri keterangan terkait penertiban lahan ilegal.
Gubenur Riau, Syamsuar beri keterangan terkait penertiban lahan ilegal.
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution beserta Satgas, Polri dan jajaran, melakukan rapat pembahasan Penertiban Kawasan dan Lahan yang Ilegal, Senin (12/8/2019) pagi di ruang rapat Melati kantor Gubernur Pekanbaru.

Banyaknya Kawasan dan Lahan yang di gunakan secara Ilegal menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Provinsi Riau sendiri, luas kawasan dan lahan yang akan ditertibkan yaitu 1,2 juta hektare (ha) lahan perkebunan Ilegal.

Gubri Syamsuar mengatakan kepada metroriaugruop sebelum memulai penertiban harus lakukan survei dulu. "Dalam pembahasan tadi kami juga sudah membentuk  tiga Tim kecil dan tim ini langsung diketuai Wagub Edy Natar Nasution. Nantinya tim kecil ini yang akan bekerja mencari data sekaligus menertipkan kawasan/lahan yang melanggar aturan," jelasnya.

"Tiga Tim yang dibentuk Syamsuar antara lain, pertama Tim Pengendali, Tim Operasi dan Tim Yustisi," urainya.

Kriteria hutan ilegal ini diantaranya adalah tidak adanya izin dari lahan perkebunan tersebut dan kedua, perkebunan yang berada dalam kawasan hutan. 

"Intinya buat sekarang, data yang kita terima dari Dinas Kehutanan, semua datanya belum kongkret dan buat sekarang kita biarkan dulu tim bekerja,"tutupnya.

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hari Ini 4 Titik Panas Terpantau di Riau
  • Sambut Tahun Baru Imlek, Metro Riau Gelar Iven Bahasa Mandarin di Mal SKA
  • Sedang Asik Main Judi Ludo, 4 Warga Tapung Ditangkap
  • Berdayakan SDM Lokal, BUMD Minta PT CPI Rangkul Pemuda Riau Kelola Limbah
  • Sahabat Pondok Ijo Bersama PWI Peduli Serahkan 100 Paket Makan Siang ke Panti Asuhan Fajar Iman Azzarah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved