BREAKING NEWS :
Kabar Gembira, Desember atau Januari Masyarakat Indonesia Mulai Disuntik Vaksin Corona
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

12:42 - Gubri Berharap UMKM Riau M...
07:44 - Tunggu SK, Gubri Akan Lant...
16:10 - Pemprov Riau Berharap RSTP...
14:11 - Presiden Jokowi Resmikan T...
13:21 - Pemprov Riau Akan Tambah J...
12:46 - Pemprov Riau Masih Tunggu...
11:18 - Jelang Dua Hari Bertugas, ...
16:05 - PT TGI Serahkan Bantuan 35...
12:18 - Gubri Teken Nota Kesepakat...
09:16 - 109 Pelamar CPNS di Pempro...
06:18 - Sudah 143 ASN di Pemprov R...
17:26 - Kemerdekaan Pers di Riau S...
18:37 - Pemprov Riau Serahkan 100 ...
13:36 - Riau akan Buat Aplikasi Se...
11:08 - Gubri Minta Pusat Perhatik...
16:31 - Gubri Sebut Penanganan Ab...
14:40 - Gubri Keluarkan SE Atur Si...
17:07 - Pemprov Riau Sediakan 120 ...
14:52 - Gubri Minta Satgas Covid-1...
06:09 - Buka Kongres DPP IKAPTK Pr...
 
 
ASN Pemprov Riau Wajib Masuk 10 Juni, yang Tambah Libur Dikenakan Sanksi
Kamis, 06 Juni 2019 - 11:09:35 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.
TERKAIT:

PEKANBARU - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mewanti-wanti aparatur sipil negeri (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk tidak bolos usai libur lebaran. 

Menurut Ahmad, batas waktu libur lebaran telah ditetapkan tanggal 9 Juni. Oleh sebab itu dia berharap massa libur yang terbilang panjang itu, tidak memunculkan niat untuk bolos.

"Hari Senin tanggal 10 Juni 2019, semuanya wajib masuk kantor tanpa ada pengecualian," katanya Senin (3/6/2019).

Pemerintah sendiri kata Ahmad sudah memberikan keleluasaan bagi ASN untuk berlibur terhitung tanggal 1 Juni.  Makanya kata Hijazi, bakal anda sanksi bagi pegawai yang mencoba menambah massa libur.

Sanksi itu menurutnya bervariasi, mulai dari hukuman disiplin ringan, hukuman disiplin sedang dan hukuman disiplin berat.

Adapun bentuk hukuman disiplin berat diantaranya penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN.

"Terakhir pemberhentian tidak dengan hormat sebagai ASN," tegasnya di potretnews.

Sebelumnya Gubenur Riau Syamsuar meminta semua ASN untuk memakirkan mobil dinas di kediaman Gubenur Riau di kawasan jalan Diponegoro Pekanbaru. Permintaan itu bertujuan agar ASN tidak memanfaatkan fasilitas negara selama libur Lebaran. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kabar Gembira, Desember atau Januari Masyarakat Indonesia Mulai Disuntik Vaksin Corona
  • Setelah Diresmikan Presiden Jokowi, Tol Permai Dibuka dan Gratis Satu Bulan
  • Masyarakat Nilai Pemko Pekanbaru Lamban, Minta Lebih Perhatikan Masalah Banjir
  • Mandiri Syariah Jadikan Literasi dan Digitalisasi Kunci Perkembangan Perbankan Syariah Nasional
  • Kabar Duka, Pejabat Kanwil Kemenkum HAM Riau Meninggal Akibat Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved