Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

18:40 - Pasien Warga Bunut Sembuh,...
08:42 - Kemenag Pelalawan Taja Sos...
11:24 - "Untung Ada yang Membantu ...
11:36 - 15 Desa MoU Program Desa B...
17:08 - Enam Tahun Berjalan, Progr...
12:49 - Karhutla di Desa Merbau Su...
09:47 - Cegah Covid-19, Ruas Jalan...
06:01 - Sambut Hari Bhayangkara ke...
16:43 - Bupati Pelalawan Letakkan ...
14:16 - Bupati Pelalawan Serahkan ...
21:34 - Setelah 15 Hari Zero Covid...
17:58 - Saat Pandemi Covid-19, Per...
14:38 - DPMD Sosialisasikan Aplika...
22:51 - Peringati HUT ke-74 Bhayan...
06:00 - Tiga PDP di Pelalawan, Sat...
11:54 - Bupati Pelalawan Serahkan ...
17:19 - Pemerintah Kelurahan Bunut...
13:20 - Warga Riau Kompleks Tetap ...
13:06 - Bupati Pelalawan HM Harris...
22:47 - Serahkan Secara Simbolis B...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13 Januari 2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Ada Kandungan Zat Besi di Air Mineral, BBPOM Pekanbaru: Wajar, Aman Dikonsumsi
  • Telkomsel Dorong Komunitas Startup dan Penggiat Ekosistem Digital untuk Terus Berinovasi
  • Tambah 4 Pasien Covid-19 Riau, Gugus Tugas Tracing Kontak Kasus Mal Pekanbaru dan Kuansing
  • Tes Swab 45 Tenaga Medis RSD Madani Pekanbaru Negatif Covid-19
  • Messi Dikabarkan Siap Tinggalkan Barcelona, Susul Ronaldo ke Juventus?
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved