Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

15:04 - Tahun Ini, Kuota CJH Pelal...
11:30 - Siap-siap, Pelaksanaan SKD...
20:28 - Diduga Besok Akan Diekseku...
16:15 - Peduli Penghijauan, Polres...
18:00 - PT Musim Mas Serahkan Bant...
12:12 - Banjir di Pelalawan Masih ...
17:33 - Komisi V DPR RI H Syahrul ...
13:23 - Bupati Pelalawan Lantik 27...
14:53 - Sambangi Korban Banjir di ...
09:56 - Bupati Pelalawan Lantik 6 ...
17:14 - Kapolres Pelalawan Ajak Ma...
19:31 - Tinjau Command Center, Ini...
09:01 - Puluhan Anak di Pangkalan ...
17:42 - APRIL dan APR Gulirkan Ban...
11:32 - Cegah Stunting Lewat Pelat...
16:36 - Tes Urine, 1.428 ASN Pemka...
16:23 - Tim Asistensi dan Supervis...
14:41 - Banjir di Desa Lubuk Kemba...
14:57 - Peringati Hari Anti Korups...
12:57 - Sungai Nilo Meluap Sebabka...
 
Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
Rabu, 13/01/2016 - 16:47:41 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemotongan Babi di Pemukiman Resahkan Warga Pangkalan Kerinci
  •  

    PELALAWAN - Aktifitas pemotongan babi yang berada di Komplek Permata Andalan RT 03 RW 08, Lingkungan Rawa Badak, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah meresahkan warga.

    "Kita sudah tindak lanjuti keluhan warga ini. Sudah kita tegur kepada yang bersangkutan, untuk menutup usahanya," terang Lurah Kerinci Timur, Erhas SE, pada media ini, Rabu (13/1/2016).

    Erhas mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha pemotongan babi agar segera menutup tempat usahanya, mengingat lokasi berada di pemukiman padat penduduk.

    "Ini sudah surat teguran yang kedua, pertanggal 7 Januari 2016. Kita meminta untuk menghentikan aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi," tegasnya.

    Selain meresahkan warga, sambungnya, aktifitas pemotongan dan penjualan daging babi di pemukiman padat penduduk juga menimbulkan dampak sosial.

    "Kita tidak sekedar meminta untuk menutup, namun kita juga memberikan solusi dengan menyediakan tempat atau lokasi pemotongan yang jauh dari pemukiman penduduk dan layak," ujarnya.

    Ditambahkannya, jika pemilik usaha pemotongan babi tidak juga mengindahkan surat teguran ke dua tersebut, maka pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Polsek, Satpol PP dan Danramil untuk melakukan tindakan tutup paksa.

    Penulis : Andy Indrayanto
    Editor : Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Kembali Terjadi, 5 WNI Diculik di Perairan Tambisan Malaysia
  • Anthony Ginting Melaju ke Final Indonesia Masters Usai Taklukkan Viktor Axelsen
  • Dibantu LAZNas Chevron, Warga RT 05/ RW 03 Minas Jaya Tidak Kesulitan Air Bersih Lagi
  • Soundwave Akan Hadir di Anniversary Embassy Pekanbaru
  • IDI Siap Bantu Pemprov Riau Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved