Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

16:55 - Disdik Pelalawan Kembali P...
16:32 - PSBB di Pelalawan Tak Dipe...
12:16 - Pemdes Sialang Bungkuk Bag...
15:50 - Soal Penerapan Sanksi PSBB...
14:01 - PT Selaras Abadi Utama dan...
13:27 - Pemkab Pelalawan Pastikan ...
05:14 - Ratusan Paket Sembako Disa...
05:09 - Jelang Idul Fitri, PT RAPP...
16:33 - Jalin Kemitraan dan Silatu...
12:49 - Koptan Binaan RAPP Diakui ...
17:36 - Drainase Tak Kunjung Diper...
13:07 - Hadapi Kesulitan Dampak Co...
21:55 - 4 Pasien Positif Covid-19 ...
19:19 - Gerakan Bakti Sosial Polri...
17:15 - Bupati Harris Salurkan Ban...
16:53 - Lepas Tim Penyalur Bantuan...
05:54 - Mulai Hari Ini PSBB Pelala...
20:40 - Pelalawan Tambah 1 Lagi Po...
14:56 - Penerapan PSBB di Pelalawa...
23:24 - Terima Penghargaan Indones...
 
Karyawan SPBU Digaji di Bawah UMK
Rabu, 06 Juni 2012 - 11:58:16 WIB

PELALAWAN-Di Kabupaten Pelalawan ternyata masih ada pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang mengabaikan hak karyawan. Mereka membayar gaji karyawannya jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK) sebesar Rp 1.250.000.

"Memang ada pengusaha SPBU yang membayar upah gaji karyawannya Rp 750 ribu. Nominal ini tentu dibawah UMK yang telah ditetapkan," terang Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pelalawan Drs H Nasri Fisda Eli,M.Si melalui Kasi Norma Kerja dan Jamsostek Junior Sihombing, BA di ruang kerjanya Selasa (5/6).

Hanya saja, Junior tak mau menyebutkan pengusaha SPBU mana saja yang dinilai telah melanggar ketentuan ketenagakerjaan bahkan UMK yang telah ditetapkan pemerintah tersebut. ''Tak usahlah nama SPBU nya disebut. Namun yang jelas sudah kita peringatkan agar mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan," tandasnya.

Dikatakannya bahwa mencuatnya masalah gaji ini setelah pihak karyawannya mengadu ke Disnakertrans Pelalawan untuk dimediasi terkait masalah yang muncul antara karyawan dan pihak pengusaha SPBU. Khusus untuk karyawan SPBU, lanjut Junior yang juga didampingi Kasi PHI Drs Iskandar, pengusaha tidak saja diwajibkan memenuhi hak karyawan soal gaji sesuai dengan peraturan yang berlaku tapi juga diwajibkan mengikutkan karyawannya program Jamsostek. (And)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
  • Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Kembali Tutup Sekolah
  • Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya
  • Pemko Pekanbaru Gesa Perwako Penerapan New Normal
  • Kadiskes Meranti Berkoar-koar Anggaran Covid-19 Tidak Cair, Eh...,Ternyata Tak Diurus
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved