www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pekan Rakyat Lingkungan Hidup Dorong Penguatan Perlindungan Ekosistem di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Kerumutan Pelalawan Masih Membara, Petugas Terkendala Air dan Angin Kencang
Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:36:58 WIB
Karhutla di Kerumutan, Pelalawan masih membara (foto/int)
Karhutla di Kerumutan, Pelalawan masih membara (foto/int)

PELALAWAN— Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, hingga Jumat (21/8/2026) masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Puluhan personel gabungan dari berbagai instansi kembali dikerahkan untuk mengepung dan memadamkan titik-titik api yang masih membara di kawasan tersebut.

Upaya pemadaman Karhutla di Kerumutan sebenarnya telah berlangsung selama tiga pekan sejak api pertama kali muncul. Namun, hingga kini masih terdapat sejumlah kepala api yang belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si, mengatakan jumlah kepala api dan sebarannya mulai berkurang dibandingkan sehari sebelumnya.

"Jumlah kepala api dan sebarannya sudah berkurang dibandingkan sehari kemarin. Tim gabungan masih terus diupayakan di lokasi," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si, Jumat (21//8/2026).

Meski sebaran api berkurang, kondisi di lapangan masih menjadi tantangan bagi petugas. Titik api yang tersebar di satu hamparan lahan gambut membuat personel harus dibagi ke dalam sejumlah tim untuk melakukan pemadaman dari berbagai sisi.

Zulfan menyebut penyebaran kepala api belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Petugas masih melakukan pengepungan terhadap titik-titik api yang berada secara terpisah di kawasan lahan gambut.

Salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah keterbatasan sumber air. Lokasi sumber air yang tersedia juga cukup jauh dari titik api sehingga menyulitkan proses pemadaman dan pendinginan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas membuat embung alami dengan bantuan alat berat ekskavator yang diturunkan ke lokasi.

Namun, ketersediaan air tetap terbatas karena kondisi kemarau yang melanda wilayah tersebut. Situasi itu membuat proses pemadaman maupun pendinginan belum dapat dilakukan secara maksimal.

"Cuaca sangat panas di lokasi dan terkadang angin kencang yang berubah-ubah arah. Ini juga menyulitkan personil di lapangan," kata Zulfan.

Pemadaman dari darat kemudian diperkuat Satgas Udara Provinsi Riau. Dua unit helikopter Water Bombing (WB) dikerahkan untuk membantu menjatuhkan bom air ke titik-titik kebakaran.

Dukungan udara tersebut dinilai cukup efektif dalam mengurangi sebaran api sekaligus mencegah munculnya kepala api baru.

Meski demikian, kondisi cuaca masih menjadi faktor yang dikhawatirkan dapat menghambat upaya pemadaman. Hingga Jumat, belum terdapat potensi hujan lebat di sekitar lokasi Karhutla.

"Sampai hari ini belum ada potensi hujan lebat di lokasi Karhutla. Kita berharap OMC berhasil mendatangkan hujan, agar penanggulangan Karhutla terbantu," tandas Zulfan.

Tim gabungan pun masih melanjutkan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Penanganan akan terus dilakukan untuk mengendalikan titik api dan mencegah Karhutla kembali meluas di kawasan lahan gambut Kerumutan.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)Pekan Rakyat Lingkungan Hidup Dorong Penguatan Perlindungan Ekosistem di Riau
Ist.BSP Perkuat Transformasi, Keandalan Operasi dan Ketahanan Bisnis melalui BCMS
Karhutla di Kerumutan, Pelalawan masih membara (foto/int)Karhutla Kerumutan Pelalawan Masih Membara, Petugas Terkendala Air dan Angin Kencang
BMKG prakirakan Riau cerah berawan hari ini (foto/int)Langit Riau Bersahabat Jumat Ini, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
Ilustrasi.Kabut Asap Melanda Pekanbaru, Warga Diimbau Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
  BPR Rohil serahkan hadiah utama Simaris, Wartini raih sepeeda motor Scoopy (foto/afrizal)BPR Rohil Serahkan Hadiah Utama Simaris, Wartini Raih Sepeda Motor
Kemiskinan Bukan Sekadar Angka, Negara Wajib Menjaga Martabat Manusia
Lahan di Jalan Naga Sakti Pekanbaru dilalap api (foto/tribunpku)Lahan Terbakar di Jalan Naga Sakti Pekanbaru, Api Menjalar ke Semak Belukar
Menteri LH RI, Jumhur Hidayat bersama Sahabat Lingkungan Hidup Riau dari Ketua Sahabat Lingkungan Hidup Riau Muhammad Akhyar (foto/ist)Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LH, Siap Perkuat Aksi Nyata Jaga Bumi
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Kolaborasi TNI-Polri hingga Masyarakat, Riau Perkuat Pencegahan Karhutla
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved