PELALAWAN - Program pembangunan desa melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 mendapat perhatian langsung dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabesad.
Tim yang dipimpin Brigjen TNI Zulfirman Chaniago SIP MHan turun langsung ke Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Selasa (4/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan sejumlah program TMMD yang dikerjakan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR berjalan sesuai sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Peninjauan lapangan turut dihadiri Bupati Pelalawan, H Zukri SE, jajaran Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat. Rombongan melihat langsung perkembangan pekerjaan fisik yang menjadi bagian dari program TMMD di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Zulfirman Chaniago bersama Bupati Pelalawan mengecek sejumlah proyek pembangunan yang dinilai berkaitan erat dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Beberapa sasaran yang menjadi perhatian meliputi pembukaan dan peningkatan akses jalan desa, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan sarana penyediaan air bersih atau TMAB.
Program tersebut dinilai memiliki arti penting bagi warga, terutama karena akses infrastruktur dasar menjadi salah satu tantangan pembangunan di kawasan yang relatif sulit dijangkau.
Selain memeriksa progres pembangunan, Tim Wasev bersama Pemkab Pelalawan juga memberikan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga kurang mampu di Desa Pangkalan Terap.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Bupati Pelalawan, H Zukri menyampaikan, penghargaan kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0313/KPR dan Tim Wasev Mabesad, atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan di wilayah pelosok.
Menurutnya, berbagai sasaran yang dikerjakan melalui TMMD menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari akses transportasi hingga kebutuhan sanitasi dan air bersih.
"Atas nama Pemkab Pelalawan dan masyarakat Desa Pangkalan Terap, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada jajaran TNI melalui Program TMMD ke-129 ini," ucap Zukri.
"Pembangunan jalan, MCK, RTLH, hingga sarana air bersih ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga kami," tambahnya.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dapat mempercepat pembangunan sekaligus membuka akses bagi wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan infrastruktur.
"Sinergi antara Pemkab, TNI, dan masyarakat ini terbukti mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pelosok yang tadinya sulit dijangkau," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD ke-129, Brigjen TNI Zulfirman Chaniago menegaskan, kegiatan pengawasan dan evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Pengawasan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan, memastikan sasaran pembangunan dikerjakan sesuai standar operasional, serta mengevaluasi ketepatan waktu pelaksanaan.
Selain itu, evaluasi diharapkan dapat memastikan hasil pembangunan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga mampu dimanfaatkan masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kegiatan peninjauan Tim Wasev Mabesad bersama Pemkab Pelalawan berlangsung aman dan lancar. Kehadiran rombongan juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Pangkalan Terap.
Melalui TMMD ke-129, pembangunan infrastruktur dasar diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, kualitas lingkungan permukiman, serta akses masyarakat terhadap kebutuhan air bersih.
Pada saat yang sama, program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke kawasan pedesaan.