PELALAWAN – SMPN 1 Pangkalankerinci kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan melaju ke final Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat nasional 2025 untuk kategori tari.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mengulang kesuksesan yang sama seperti pada tahun 2023, di mana sekolah tersebut berhasil meraih juara 1 nasional.
"Alhamdulillah, siswa-siswi kita berhasil tembus tingkat nasional. Kita berharap bisa mengulang kesuksesan di tahun 2023 saat kita berhasil meraih juara 1 tingkat nasional," terang Kepala Sekolah SMPN 1 Pangkalankerinci, Junaidi.
Tim tari yang berhasil meraih juara 1 di tingkat provinsi dan akan mewakili Riau di tingkat nasional terdiri dari Muhammad Rizki, Khairan Alfarez, Gadis Dzakiyah Rafifah, Murfid Afkar Sajid, dan Filza Thalitha Hasnah
Junaidi juga menyampaikan terima kasih kepada para siswa dan pelatih yang telah mengharumkan nama sekolah, kabupaten, dan kini Provinsi Riau.
Pembina sekaligus pelatih tari, Roby Wahyudi, menjelaskan bahwa tarian yang dibawakan berjudul "Sang Penjaga".
Tarian ini mengangkat pesan penting tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan, khususnya hutan adat.
"Tarian Sang Penjaga bukan hanya sekadar tarian, tapi ia merupakan perlawanan, geraknya adalah sumpah, dentumnya adalah peringatan, hutan adat bukan warisan untuk dijual melainkan titipan untuk dijaga," jelas Roby.
Ia optimistis, tarian ini bisa meraih hasil terbaik di tingkat nasional karena temanya relevan dengan isu lingkungan yang sedang hangat.
Terpisah, Plt. Kadisdik Pelalawan, Leonardo, turut memberikan apresiasi. "Ini adalah prestasi yang membanggakan kita semua. Kita pasti akan selalu support prestasi yang diraih anak-anak kita, apalagi sampai melaju ke tingkat nasional," kata Leonardo.
Ia menambahkan, selain SMPN 1 Pangkalankerinci, beberapa sekolah lain dari Pelalawan juga berhasil lolos ke tingkat nasional, seperti SMP Bernas dan SMPN 5 Pangkalankerinci.
Penulis: Andi Indrayanto
Editor: M Iqbal