Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:53 - Antisipasi Karhutla Secara...
13:49 - Personel Polsek Ukui dan T...
13:49 - Tambah 9, Kini Positif Cov...
12:41 - Kapolsek Ukui Hadiri Pembu...
15:53 - Diskes Pelalawan Tracing 1...
15:28 - Diberitakan Terpapar Coron...
15:03 - Kapolres Pelalawan Hadiri ...
22:11 - Polsek Ukui Terus Sosialis...
11:08 - Polsek Ukui Himbau Penguru...
16:23 - Hikmah Pandemi, Peserta Ku...
14:38 - Pasien Positif Covid-19 MR...
13:27 - Yayasan Al-Hidayah Baroqah...
19:52 - Kapolsek Ukui Sosialisasi ...
17:59 - Kapolsek Kerumutan Adakan ...
17:18 - Diduga Dampak Covid-19, Ta...
11:24 - Seorang Nelayan Diduga Ten...
11:33 - Pemkab Pelalawan Serahkan ...
12:02 - Satu Pasien Covid-19 di Pe...
15:35 - Pertamina EP Lirik Field S...
15:19 - Kasi Intel Kejari Pelalawa...
 
Bupati Harris Serahkan BLT DD Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Pelalawan
Sabtu, 18 Juli 2020 - 12:18:54 WIB

PELALAWAN - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengubah alokasi anggaran dana desa menjadi bantuan sosial (bansos) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan tersebut, merupakan kegiatan penanganan dampak virus Corona yang memberikan efek negatif terhadap perekonomian.

Kebijakan ini, tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 40/PMK.07/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.07/2019 Tentang Pengelolaan Dana Desa. Dana yang akan digunakan untuk BLT ini, nantinya akan bersumber dari dana desa yang digunakan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah virus Corona di daerah pedesaan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengubah dana desa menjadi bansos kepada masyarakat yang terdampak Corona.

"Telah diberikan instruksi agar dana desa diubah menjadi bansos. Terutama untuk masyarakat yang mengalami kerawanan akibat Covid-19, atau antisipasi datangnya para pemudik dalam hal ini untuk tidak membebani masyarakat desa tersebut," ujar Sri dalam telekonferensi daring, pertengahan April lalu. 

Di dalam PMK ini, pemerintah mengatur kriteria calon keluarga yang berhak menerima BLT desa. Mereka yang dirasa berhak untuk mendapatkan bantuan ini adalah, keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan. Selain itu, harus dipastikan bahwa calon penerima bansos ini tidak termasuk ke dalam penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Kartu Prakerja.

Pendataan calon penerima BLT desa, akan mempertimbangkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Besaran BLT Desa yang akan diberikan, adalah sebesar Rp600.000/keluarga per bulan selama 3 bulan.

Berkaitan hal itu, Bupati Pelalawan HM Harris langsung mengikuti instruksi tersebut dengan menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di daerah ini. Dalam penyerahan BLT DD bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 ini, Bupati Pelalawan HM Harris didampingi oleh sejumlah pejabat yang ada di daerah ini.

Penyerahan bantuan BLT Dana Desa kepada masyarakat di daerah ini dimulai di Desa Tambak, Kecamatan Langgam, pada Kamis lalu (11/6/2020). Pembagian BLT ini dilakukan di halaman Kantor Kepala Desa Tambak, Kecamatan Langgam. 

Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu yang ada di Desa Tambak Kecamatan Langgam. Dalam hal ini sesuai dengan kriteria yang telah diseleksi oleh pihak Pemerintah Desa Tambak yang benar-benar layak untuk mendapatkan dana tersebut.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.,MM, Danramil, Camat Langgam Sugeng Wihariyadi, Kapolsek Langgam, Kepala Desa Tambak Nirwan, tokoh masyarakat, tokoh Agama beserta masyarakat penerima bantuan BLT yang berkesempatan hadir.

Dalam arahannya, HM Harris menyampaikan bahwa bantuan BLT ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang kurang mampu yang ada di Kabupaten Pelalawan khususnya di Desa Tambak. 

Adapun besaran bantuan yang diberikan adalah senilai Rp 600.000,- per kepala keluarga. Dia berharap semoga bantuan ini tepat sasaran dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. 

Di kesempatan itu, Bupati juga mengatakan bahwa semua pihak harus bersama-sama mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, baik itu dari kesehatan yang ada di Desa Tambak seperti Puskesdes maupun Puskesmas terdekat. Walaupun status kegiatan sekarang sudah new normal, masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. 

"Jika keluar rumah hendaknya selalu memakai masker, selalu mencuci tangan, atur jarak, hindari bersalam-salaman untuk sementara waktu menjelang keadaan benar-benar aman di negeri kita ini dari Virus Corona. Hal itu demi menjaga kesehatan kita serta orang lain guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang meresahkan kita semua," katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan BLT yang diserahkan pada hari ini adalah bantuan untuk tiga bulan mulai dari bulan April, Mei dan Juni. 

Syarat yang menerima bantuan BLT ini adalah masyarakat yang tidak menerima bantuan PKH  dengan tujuan agar masyarakat lainnya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

"Kita harapkan untuk menghindari penyebaran Virus Covid-19 seperti selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, hindari berjabat tangan dengan orang lain, serta menghindari kerumunan," tukasnya. 

Selanjutnya, Bupati Pelalawan HM Harris bersama Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi, ST, MM dan Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijadmiko, SIK, Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Novaldi, SIK dan Camat Pangkalan Kerinci menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di empat Desa Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, kemarin. 

Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) langsung di serahkan secara simbolis ke penerima BLT di empat Desa, yakni Desa Kuala terusan, Desa Rantau baru, Desa Mekar jaya dan Desa Makmur.

Saat dikonfirmasi Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Saputra mengatakan, penyerahan (BLT - DD) ini untuk Tahap II , adapun jumlah dari masing-masing Desa Penerima yakni' Desa Kuala terusan sebanyak 44 kk, Desa Rantau baru sebanyak 132 kk, Desa Mekar jaya sebanyak 160 kk, Desa Makmur sebanyak 129 kk.

"Kami mengucapkan Terima kasih kepada Bupati pelalawan beserta rombongan yang telah menyempatkan diri untuk hadir, dalam rangka penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penerima bantuan tersebut, Semoga dengan tersalurnya Bantuan Langsung Tunai ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang lagi sulit terdampak  Covid-19," ujar Camat Dodi. 

Usai di Pangkalankerinci, penyerahan BLT DD dilakukan oleh Bupati Pelalawan HM Harris di empat desa di dua kecamatan berbeda di Kabupaten Pelalawan. Titik BLT-DD pertama yang diserahkan adalah di Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Di desa ini, sebanyak 107 masyarakat, penerima BLT-DD tahap pertama.

Titik kedua yakni penyerahan BLT DD di Desa Rangsang, Kecamatan Pelalawan. Di Desa Rangsang ada sebanyak 52 warga penerima BLT-DD tahap pertama.

Seterusnya di titik ketiga penyerahan BLT-DD adalah di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan. Di Desa Tolam sendiri penyerahan BLT-DD tahap kedua. Dimana pada tahap pertama sudah diserahkan, dengan penerima sebanyak 56 orang. Seterusnya untuk tahap kedua berjumlah 104 masyarakat.

Di titik keempat adalah penyerahan BLT-DD di Desa Lubuk Mandian Gajah Kecamatan Bunut. BLT-DD tahap pertama di desa ini diterima sebanyak 57 masyarakat.

Pada setiap penyerahan BLT-DD di setiap desa bupati Harris berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan dana ini untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab bantuan tersebut bertujuan menopang perekomian masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Tidak itu saja pada kesempatan itu Bupati Harris berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kondisi daerah tetap kondusif. Apalagi sebentar lagi Pelalawan bakal menghelat Pilkada serentak.

Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Ketua DPRD Adi Sukemi memberikan sambutan sebelum penyerahan BLT DD di suatu desa di Pelalawan.

Di dalam menghadapi pesta demokrasi ini, masyarakat pinta Harris jangan mau terhasut oleh isu-isu yang justru memecahbelahkan. "Mari kita, hadapi pesta demokrasi ini dengan damai," harapnya.

Hadir dalam kegiatan penyerahan BLT-DD ini, Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi, sejumlah kepala OPD dilingkup pemda Pelalawan.

Dalam rangka membantu meringankan perekonomian masyarakat yang terdampak akibat Virus Covid-19, Pemerintah Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Tahap II melalui anggaran Dana Desa (BLT-DD), pada Selasa (16/6/2020).  

Penyerahan Bantuan Lansung Tunai (BLT-DD) Tahap II ini diserahkan oleh Bupati Pelalawan HM. Harris secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Corona ini. 

Ketua DPRD Adi Sukemi didampingi Bupati Pelalawan HM Harris memberikan sambutan saat penyerahan BLT DD di Langgam, Pelalawan.

Penyerahan Bantuan Lansung Tunai tahap II oleh Bupati Pelalawan dua periode tersebut juga didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST. MT, Camat Pelalawan T. Sakyramadhan, S.Sos, Sekretaris Kecamatan Pelalawan Yubral, SH, Kepala Desa Sungai Ara Hariyono, SE serta masyarakat penerima bantuan. 

Bupati Pelalawan H.M Harris mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu menjaga diri dan selalu mematuhi protokol kesehatan meski dalam masa new normal. 

Bupati Pelalawan HM Harris menyerahkan bantuan BLT DD di Desa Segati, Langgam, Pelalawan.

"Jangan karena kecerobohan kita, sehingga membawa efek yang membahayakan bagi diri sendiri dan keluarga. Selalu jaga jarak, biasakan pola hidup bersih dan sehat, sering cuci tangan menggunakan sabun, dan selalu gunakan masker bila beraktifitas di luar rumah. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa berakfitas seperti biasanya." tutur Bupati.

Ketua DPRD Adi Sukemi menyerahkan bantuan BLT DD di Desa Segati, Langgam, Pelalawan.

Kepala Desa Sungai Ara Hariyono, SE menyampaikan, bahwa ada 107 Kepala Keluarga (KK) yang menerima Bantuan Langsung Tunai dengan nilai Rp 600.000, per kepala keluarga. Hariyono juga menyampaikan bahwa Bantuan Langsung Tunai tersebut mengunakan anggaran Dana Desa dan merupakan bantuan Tahap II yang disalurkan kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Corona. 

"Semoga masyarakat penerima bantuan ini dapat mempergunakan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehari-hari," ujarnya.

Di Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam juga Bupati Pelalawan HM. Harris menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pemberian bantuan ini diserahkan secara simbolis di halaman Kantor Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam. Adapun jumlah BLT yang diperoleh masyarakat adalah senilai Rp 600.000,- per kepala keluarga.

Bupati Pelalawan HM Harris menyerahkan bantuan BLT DD di Desa Sungai Ara, Kab. Pelalawan.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.,MM, Danramil yang di wakili oleh Pabung Salmon Tarigan, Camat Langgam Sugeng Wihariyadi, Kapolsek Langgam, kepala desa dan masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berkesempatan hadir.

Bupati Pelalawan HM. Harris dalam sambutannya menyampaikan harapannya semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bupati Harris juga berpesan kepada masyarakat untuk menghadapi situasi new normal ini dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST, MM menyampaikan dalam sambutannya bahwa dana BLT yang disalurkan ini merupakan dana yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan, tetapi karena wabah Covid-19 melanda, maka dana pembangunan tersebut dipergunakan untuk dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk BLT. Adapun penerima BLT merupakan masyarakat yang belum pernah menerima bantuan lainnya seperti bantuan PKH. Adi Sukemi berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan tepat sasaran.

Adi Sukemi juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menyesuaikan diri dalam kegiatan sehari-hari pada saat memasuki masa new normal. "Untuk tahap new normal yang akan kita jalani kedepannya, kita tetap harus waspada agar tetap terhindar dari penyebaran virus Covid-19," ujarnya.

Bupati Harris menyebut bahwa New normal bukan berarti kembali beraktifitas seperti semula, namun harus menjalani aktifitas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jangan lupa selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak, hindari bersalaman, jalani pola hidup bersih dan sehat serta sering mencuci tangan dengan sabun. Semoga dengan melakukan hal-hal tersebut kita semua dapat terhindar dari virus Covid-19 dan bisa kembali beraktifitas seperti semula.

Pada Rabu (10/6/2020), pemberian bantuan ini diserahkan secara simbolis di halaman Kantor Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam. Adapun jumlah BLT yang diperoleh masyarakat adalah senilai Rp 600.000, per kepala keluarga.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.,MM, Danramil yang di wakili oleh Pabung Salmon Tarigan, Camat Langgam Sugeng Wihariyadi, Kapolsek Langgam, kepala desa dan masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berkesempatan hadir.

Bupati Pelalawan HM. Harris dalam sambutannya menyampaikan harapannya semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bupati Harris juga berpesan kepada masyarakat untuk menghadapi situasi new normal ini dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.,MM menyampaikan dalam sambutannya bahwa dana BLT yang disalurkan ini merupakan dana yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan, tetapi karena wabah Covid-19 melanda, maka dana pembangunan tersebut dipergunakan untuk dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk BLT. Adapun penerima BLT merupakan masyarakat yang belum pernah menerima bantuan lainnya seperti bantuan PKH. Adi Sukemi berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan tepat sasaran.

Adi Sukemi juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menyesuaikan diri dalam kegiatan sehari-hari pada saat memasuki masa new normal. "Untuk tahap new normal yang akan kita jalani kedepannya, kita tetap harus waspada agar tetap terhindar dari penyebaran virus Covid-19," ujarnya.  (Adv/ndy)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Besok, Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka
  • Petronas Melesat, Quartararo Tercepat di FP2 MotoGP Ceko
  • Tapal Batas 93 Desa di Kepulauan Meranti Bermasalah, Berpotensi Timbulkan Konflik
  • Butuh Bantuan, Kapolres Kepulauan Meranti Jenguk Balita yang Mengidap Jantung Bocor
  • 33 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak Pelalawan 9 Titik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved