Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

15:53 - Diskes Pelalawan Tracing 1...
15:28 - Diberitakan Terpapar Coron...
15:03 - Kapolres Pelalawan Hadiri ...
22:11 - Polsek Ukui Terus Sosialis...
11:08 - Polsek Ukui Himbau Penguru...
16:23 - Hikmah Pandemi, Peserta Ku...
14:38 - Pasien Positif Covid-19 MR...
13:27 - Yayasan Al-Hidayah Baroqah...
19:52 - Kapolsek Ukui Sosialisasi ...
17:59 - Kapolsek Kerumutan Adakan ...
17:18 - Diduga Dampak Covid-19, Ta...
11:24 - Seorang Nelayan Diduga Ten...
11:33 - Pemkab Pelalawan Serahkan ...
12:02 - Satu Pasien Covid-19 di Pe...
15:35 - Pertamina EP Lirik Field S...
15:19 - Kasi Intel Kejari Pelalawa...
22:33 - Kejari Pelalawan Peringati...
20:17 - Dugaan Karyawan EMP Bentu ...
18:40 - Dinas Sosial Pelalawan Sal...
16:12 - Tak Miliki Riwayat Perjala...
 
Karyawan RAPP Peduli di Saat Pandemi
"Untung Ada yang Membantu Kami untuk Makan"
Rabu, 24 Juni 2020 - 11:24:49 WIB
Karyawan RAPP dan APR yang tergabung dalam berbagai Paguyuban dan<br>IWARA menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di Pangkalan Kerinci terdampak corona<br><br>
Karyawan RAPP dan APR yang tergabung dalam berbagai Paguyuban dan
IWARA menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di Pangkalan Kerinci terdampak corona

TERKAIT:

PEKANBARU - Buktikan memiliki rasa peduli bagi sesama di saat kondisi
negeri serba sulit akibat pandemi, para karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), terus berbagi dengan warga yang membutuhkan. Terlebih, tak sedikit warga yang terdampak bahkan ada yang harus kehilangan mata pencaharian sehari-hari.

Berbagai kebutuhan untuk warga dihimpun lewat swadaya dari para karyawan melalui Tim Peduli Covid-19, untuk disalurkan ke yang membutuhkan secara bertahap.

Gerakan ini adalah inisiatif dari Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) dan sejumlah paguyuban di Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan yang menggalang dana swadaya dari karyawan PT RAPP, PT Asia
Pacific Rayon (APR) dan unit bisnis lainnya.

Kemudian, berkoordinasi dengan Community Religious Affairs (CRA) RAPP,
bantuan disalurkan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada

masyarakat.

Para relawan Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) yang merupakan karyawan PT RAPP dan APR saat memberikan bantuan kepada salah seorang keluarga kurang mampu yang terdampak pandemi corona di Pangkalan Kerinci

"Kami melihat situasi pandemi saat ini ada saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan terutama ekonomi, maka dari itu kami dari paguyuban dan IWARA, berkoordinasi dengan CRA RAPP, serta RT/ RW menggalang dana dari karyawan untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar," ujar Ketua IWARA, Azrina, Kamis (9/4/2020).

Hanya dalam waktu singkat, total bantuan untuk tahap I, berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari 400 paket atau senilai lebih dari 50 juta rupiah. Paket sembako tersebut diantarkan langsung ke rumah-rumah masyarakat yang dinilai sangat membutuhkan.

Selanjutnya, pada tahap II sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang tersebar di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota,Kerinci Barat, Kerinci Timur, dan Desa Kuala Terusan.

Perwakilan paguyuban dan IWARA Riau Kompleks menyerahkan bantuan
swadaya karyawan PT RAPP dan APR kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat penyebaran Covid-19

Sedang pada tahap ke III sebanyak 249 paket dan tahap IV ada 278 paket yang disebar ke berbagai tempat di Pangkalan Kerinci. Bantuan pun langsung disalurkan kepada masyarakat tanpa melalui perantara.

Nining, seorang warga Pangkalan Kerinci terlihat haru menyambut kedatangan Tim Peduli Covid-19 yang datang ke rumahnya.

"Kami kesulitan membayar kontrakan dan listrik, untung saja ada yang
membantu kami untuk makan," ungkap Nining yang juga harus merawat sang
suami terkena lumpuh sejak 15 tahun lalu.

Di pemukiman lainnya, Cornelius Barus, ayah dua orang anak ini mengaku
sudah tidak bekerja lagi. Ia dan istrinya harus berusaha keras mencari nafkah untuk menghidupi dua orang putri kecilnya. Demikian juga dengan Ningsih, janda tiga anak ini, terpaksa kehilangan mata pencaharian sebagai asisten rumah tangga.
 
Lain lagi yang diungkapkan Arita (38), salah seorang warga Desa Kuala Terusan mengaku mengalami penurunan penghasilan karena Covid-19 mewabah sejak Januari lalu. Ia tak lagi bisa menjual ikan tangkapannya dengan harga normal karena harga jual yang anjlok di pasaran. Sebelumnya harga jual ikan sungai mencapai 60 ribu rupiah per kilogram, sekarang turun menjadi 30 ribu rupiah per kilogram.

Warga Riau Kompleks tetap melakukan donor darah ketika saat pandemi
COVID-19 ini dengan menjalan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

"Kami di sini semuanya kerja sebagai nelayan, sekarang jual ikan susah, harga turun, karena tak ada pembeli, jadi terpaksa kami jual saja untuk makan. Jadi dengan adanya bantuan ini kami menjadi sangat terbantu," ungkapnya.

Community Religious Affairs RAPP, Ishak mengatakan sangat mendukung
aksi solidaritas karyawan ini. Ishak mengaku penggalangan dana dilakukan dan disalurkan juga secara bertahap. Bantuan tersebut merupakan swadaya karyawan dan keluarganya sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar daerah operasional yang terdampak ekonomi selama masa pandemi ini.

"Untuk tahap pertama dan kedua, kita membagikan 250 paket, tahap ketiga sebanyak 249 paket dan tahap ke empat ini sebanyak 278 paket, jadi total yang telah disalurkan sebanyak 1.027 paket. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban yang dialami selama ini," terang Ishak.

Tetap Donor Darah

Tak hanya membagikan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19, para karyawan juga terus berbuat demi sesama di tengah pandemi ini.

Warga Riau Kompleks tetap gelar donor darah untuk memenuhi kebutuhan
medis bagi yang membutuhkan. Namun gerakan donor darah ini digelar sesuai protokol kesehatan.

Ketika mendonorkan darahnya, setiap orang harus dalam keadaan sehat, menggunakan masker, mencuci tangan hingga lengan sebelum memasuki ruang donor darah, dan selalu mempraktekkan jaga jarak dari orang lain minimal satu meter.  Para petugas PMI juga memakai baju pelindung sebagai upaya preventif pencegahan COVID-19.

Salah satu pendonor, Mery Veronika Simbolon (30), Guru Sekolah Global
Andalan, Kabupaten Pelalawan mengatakan ia tetap mendonorkan darahnya
agar bisa membantu sesama di masa pandemi.

“Sejak tahun 2017, saya sudah rutin donor darah. Terakhir, di Januari 2020. Namun sejak adanya COVID-19 ini, saya belum bisa mendonorkan darah,” jelas Merry, Rabu (12/6/2020).

Tak berapa lama, ia mendapatkan informasi tentang donor darah di Unit
Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pelalawan
setiap akhir pekan. Merry kemudian menghubungi pengurus Keluarga Donor
Darah (KDD) Riau Kompleks dan langsung mendaftar sebagai pendonor.

Sebagai antisipasi, Merry tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan COVID-19 selama donor darah berlangsung. Ia mengaku lebih menjaga kesehatannya sejak terbiasa donor darah.

Demikian halnya Roswin Marbone (55) seorang karyawan PT Riau Andalan
Pulp and Paper (RAPP) yang juga rutin mendonor. Apalagi darah yang ia miliki cukup langka, yakni AB. Meski pandemi, Roswin mengaku tidak takut mendonorkan darahnya. Sebab, PMI Pelalawan telah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dan selalu menggunakanperalatan yang steril.

Direktur PT RAPP, Mulia Nauli, menyerahkan bantuan APD dari perusahaan ke Pemkab Pelalawan, yang langsung diterima oleh Bupati Pelalawan HM Harris.

Ketua KDD Riau Kompleks, Nurul Azmi mengatakan pihaknya sudah menjadwalkan kegiatan KDD yang ke-61 pada Maret 2020 lalu. Namun, terpaksa ditunda hingga kondisi aman.

Sejak berkurangnya pasokan darah, para pengurus terus mencari solusi dan berinovasi agar para pendonor bisa menyumbangkan darahnya dengan aman sesuai protokol cegah COVID-19.

“Kita berkoordinasi dengan PMI Pelalawan dan perusahaan tentang teknis
pengaturan donor. Lalu perusahaan memfasilitasi transportasi, mulai dari menjemput, menunggu hingga mengantarkan pendonor kembali ke alamat,” jelas Azmi.

Kepala UTD PMI Pelalawan dr Opyanda Eka Mitra mengapresiasi para pendonor rutin yang dikoordinir KDD Riau Kompleks. Meski di saat pandemi, aktifitas donor darah tetap bisa dilaksanakan. Opyanda mengaku di masa pandemi ini, pihaknya sangat kekurangan darah. Dalam sebulan, pihaknya membutuhkan sebanyak 240 kantong darah.

“Biasanya kontribusi karyawan dan keluarga dari RAPP menjadi bantuan yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan darah di Pelalawan,” terangnya.

Seluruh bantuan yang disalurkan dan tindakan para karyawan ini sesuai dengan yang diungkapkan Direktur RAPP Mulia Nauli sebelumnya, bahwa sudah menjadi komitmen RAPP dan karyawannya membantu masyarakat yang terkena dampak covid-19.

"Kami terus membantu masyarakat, khususnya membantu masyarakat sekitar
wilayah operasional dan konsesi perusahaan," ungkap Mulia Nauli, Rabu
(2/5/2020) di Pangkalan Kerinci saat pelepasan secara simbolis bantuan PT RAPP dan PT APR berupa sembako berjumlah 10.905 paket yang akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 5 Kabupaten di
Riau.

Wakil Bupati Pelalawan H.Zardewan beserta Direktur RAPP, Mulia Nauli melepaskan secara simbolis bantuan PT RAPP dan PT APR berupa sembako berjumlah 10.905 paket sembako

Sebelumnya, Mulia Nauli juga serahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Pelalawan berupa 1.950 baju pelindung (hazmat), 50 unit baju pelindung ICU, 20 ribu masker, 20 ribu sarung tangan medis (glove), dan 50 kacamata medis (google).

Bantuan ini diterima Bupati Pelalawan, HM Harris selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pelalawan, Senin (20/4/2020) lalu, yang merupakan dukungan dari PT RAPP, PT Asia Pacific Rayon (APR), dan Asian Agri bagi para tenaga medis untuk melawan virus corona.

Dalam kesempatan itu, Mulia Nauli mengatakan itu merupakan wujud nyata
komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah melalui satuan gugus
tugas percepatan penanganan COVID-19 di Riau. Terlebih APD merupakan
kebutuhan penting pada masa pandemi begini.

“Kami berharap bantuan ini dapat digunakan oleh tenaga kesehatan sehingga bisa bekerja maksimal dalam menjalankan tugas sekaligus bisa melindungi diri dari risiko penularan virus. Di mata kami, kerelaan dan keberanian mereka adalah wujud nyata tindakan kepahlawanan sesungguhnya,” ujarnya. (Adv)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tambahan 50 Terkonfirmasi Covid-19 di Riau, Terbanyak Warga Rohil 18 Kasus
  • Walikota Ajak Masyarakat Dumai Semarakkan HUT ke-63 Riau 2020
  • Ada Tambahan 9 Kasus Positif di Siak, Dua Pasien Sembuh
  • YFMM Konsisten Tiap Tahun Berkurban di Pelosok Pedalaman di Kepulauan Meranti
  • Sambut Peringatan Hari Mangrove, Gubri Tanam 2020 Mangrove di Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved