Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

20:28 - Presiden Lepas Ekspor Seni...
16:10 - Peduli Sesama, Paguyuban M...
12:25 - Bawaslu bersama Polres Pel...
11:43 - H-7 Pilkada Pelalawan, Tin...
14:57 - Pemkab Gelontorkan Rp4 M u...
15:56 - Pegadaian Pangkalankerinci...
15:37 - Buka Konferensi PWI VI, Ha...
22:57 - Disiarkan Langsung di Chan...
10:48 - Bupati Harris: Kartu Tani...
21:39 - Sewitri: Muslimat NU Targe...
15:21 - Soal Jalan Rusak di Raja U...
11:01 - BPBD Riau terus Pantau Ban...
10:29 - Ahmad Hambali Nasution Asa...
20:04 - Musala Al-Saleh Terima Ban...
20:52 - Tinggalkan Zona Merah, Sta...
15:28 - Bantuan Lapak Ikan untuk T...
18:44 - RAPP-APR Latih Kader Posya...
16:21 - Kapolda Riau Resmikan Gedu...
18:47 - RAPP-APR Latih Kader Posya...
05:46 - Wisuda AKNP ke VI Berlangs...
 
Bupati Pelalawan Serahkan Bantuan Langsung Tunai di Desa Segati
Kamis, 18 Juni 2020 - 11:54:28 WIB
BLT diserahkan langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris.
BLT diserahkan langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris.
TERKAIT:

PELALAWAN - Bupati Pelalawan HM Harris serahkan Bantuan Langsung  Tunai (BLT) di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Rabu (17/06/2020). Pemberian Bantuan ini diserahkan secara simbolis di halaman Kantor Desa Segati, Kecamatan Langgam. Adapun jumlah BLT yang diperoleh masyarakat adalah senilai Rp600.000 per kepala keluarga. 

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST, MM, Danramil, Camat Langgam Sugeng Wihariyadi, SSos,  Kapolsek Langgam Fadlillah, kepala desa dan masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berkesempatan hadir.

Bupati Pelalawan HM. Harris menyampaikan harapannya semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bupati Harris berpesan kepada masyarakat untuk menghadapi situasi new normal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19. 

Bupati juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan mudah terpecah belah menjelang pemilihan umum yang akan datang.   

"Hendaknya masyarakat untuk bisa cerdas. Cerdas artinya tahu mana yang harus kita ikuti dan tahu mana yang benar serta jangan mudah menerima isu-isu negatif, diadu domba, dan dihasut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Marilah kita bersama-sama menciptakan situasi kondisi yang aman dan kondusif, tidak ada perbedaan antara kita meskipun berbeda suku, karena kita semua ini adalah satu," pesan Bupati Harris.

Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.,MM menyampaikan dalam sambutannya bahwa dana BLT yang disalurkan ini merupakan dana yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan, tetapi karena wabah Covid-19 melanda, maka dana pembangunan tersebut dipergunakan untuk dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk BLT. Adapun penerima BLT merupakan masyarakat yang belum pernah menerima bantuan lainnya seperti bantuan PKH. Adi Sukemi, ST.MM berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan tepat sasaran. 

Adi Sukemi, ST, MM juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menyesuaikan diri dalam kegiatan sehari-hari pada saat memasuki masa new normal. "Untuk tahap new normal yang akan kita jalani kedepannya, kita tetap harus waspada agar tetap terhindar dari penyebaran virus Covid-19. New normal bukan berarti kembali beraktifitas seperti semula, namun kita harus menjalani aktifitas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jangan lupa selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak, hindari bersalaman,  jalani pola hidup bersih dan sehat serta sering mencuci tangan dengan sabun. Semoga dengan melakukan hal-hal tersebut  kita semua dapat terhindar dari virus Covid-19 dan bisa kembali beraktifitas seperti semula."

Tak lupa Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST. MM juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang ingin membuka lahan untuk kebun agar tidak membakar lahan apalagi sudah masuk musim kemarau. Membuka lahan dengan cara membakar akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan masyarakat. "Dapat kita ketahui dampak asap karhutla ini sangat berbahaya bagi kita semua. Seandainya bapak dan ibu ketahuan membakar hutan dan lahan, maka nantinya akan berurusan dengan pihak hukum dan saya berharap agar hal tersebut tidak terjadi pada masyarakat kita." tutur Adi Sukemi. 

Penulis : Andi Indrayanto
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Inilah Elektabilitas Paslon di Pilkada Bengkalis Berdasarkan Survei dan Polling
  • Dukung Penuh Perkembangan Bulutangkis Riau, Ini Pesan Kadispora ke Pengprov PBSI
  • Wagubri Buka Seminar Percepatan Pembauran Dalam Pembangunan Daerah Riau
  • Dandrem 031/WB Ingatkan Setiap Kegiatan Patuhi Protokol Kesehatan
  • Jarang Disadari, Berikut 6 Gejala Covid-19 Terbaru Selain Batuk dan Pilek
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved