Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

16:15 - Antisipasi Karhutla, PT Sa...
10:38 - Mahasiswa Kukerta Unri dan...
22:23 - Kapolres Pelalawan Pimpin ...
14:25 - Ratusan Guru di Kecamatan ...
18:40 - Pasien Warga Bunut Sembuh,...
08:42 - Kemenag Pelalawan Taja Sos...
11:24 - "Untung Ada yang Membantu ...
11:36 - 15 Desa MoU Program Desa B...
17:08 - Enam Tahun Berjalan, Progr...
12:49 - Karhutla di Desa Merbau Su...
09:47 - Cegah Covid-19, Ruas Jalan...
06:01 - Sambut Hari Bhayangkara ke...
16:43 - Bupati Pelalawan Letakkan ...
14:16 - Bupati Pelalawan Serahkan ...
21:34 - Setelah 15 Hari Zero Covid...
17:58 - Saat Pandemi Covid-19, Per...
14:38 - DPMD Sosialisasikan Aplika...
22:51 - Peringati HUT ke-74 Bhayan...
06:00 - Tiga PDP di Pelalawan, Sat...
11:54 - Bupati Pelalawan Serahkan ...
 
Ini Prosedur Pengembalian Setoran Jemaah Haji yang Gagal Berangkat Tahun Ini
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:00:41 WIB
Kepala Kemenag Pelalawan, Muhammad Rais
Kepala Kemenag Pelalawan, Muhammad Rais
TERKAIT:
 
  • Ini Prosedur Pengembalian Setoran Jemaah Haji yang Gagal Berangkat Tahun Ini
  • Tahun Ini, Kuota CJH Pelalawan Naik Jadi 363 Orang
  •  

    PELALAWAN - Pasca pembatalan haji tahun ini yang sudah diumumkan oleh Kemenag RI beberapa waktu lalu, sampai saat ini memang belum ada calon jamaah haji di Kabupaten Pelalawan yang gagal berangkat tahun ini meminta uang yang telah disetorkannya untuk kembali. Namun jika ada, Kemenag Pelalawan akan mengakomodir dengan menempuh sejumlah prosedur.

    "Ya, bagi calon jamaah haji yang tak jadi berangkat tahun ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan sesuai dengan Keputusan Kemenag RI, ada sejumlah prosedur yang harus dilakukan," kata Kepala Kemenag Pelalawan, M Rais, pada halloriau via whatsapp-nya, Sabtu (6/6/2020).

    Rais mengatakan untuk prosedur permohonan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) reguler 1441 H/2020 M, jamaah haji mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Kepala Kemenag Kab/Kota dengan membawa sejumlah dokumen.

    "Dokumen yang dibawa di antaranya bukti asli setoran lunas Bipih dari Bank Penerima Setoran (BPS), fotocopy buku tabungan dengan memperlihatkan aslinya, fotocopy e-KTP dengan membawa aslinya juga dan nomor telpon jamaah haji," ujarnya.

    Di kantor Kemenag Kab/Kota, petugas Haji & Umrah akan melakukan verifikasi dan validasi dokumen perjalanan jamaah haji, kemudian menginput data setelah semua dokumen dinyatakan lengkap dan sah. Kepala Kemenag Kab/Kota mengajukan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri (Diryanda).

    "Berkas yang masuk ke Ditjen PHU Kemenag, di sana Diryanda akan melakukan konfirmasi surat permohonan pembatalan setoran pelunasan jamaah haji pada aplikasi Siskohat. Diryanda atas nama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)," katanya.

    Di BPKH, sambungnya, petugas akan melakukan verifikasi pengajuan pengembalian setoran pelunasan Bipih. Petugas kemudian akan menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) sesuai nilai pembayaran Bipih ke Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih. BPS Bipih lalu akan menerima SPM dari BPKH, yang akan melakukan transfer dana pengembalian setoran ke rekening jamaah haji dan melakukan konfirmasi transfer pengembalian pada aplikasi Siskohat.

    "Untuk seluruh proses pengembalian setoran pelunasan pada jamaah, diperkirakan memakan waktu sembilan (9) hari. Rinciannya, proses di Kemenag Kab/Kota dua (2) hari, tiga (3) hari di Ditjen PHU, dua (2) hari di BPKH, dan dua (2) hari proses transfer dari Bank Penerima Setoran (BPS) ke rekening jamaah," ungkapnya.

    Ditanya soal Bipih yang dibayar Calon Jamaah Haji tahun ini, Rais mengatakan bahwa setoran jamaah haji tahun ini sebesar Rp 33.083.602. Sedangkan bagi calon jamaah haji yang berencana uangnya disimpan untuk keberangkatan haji tahun depan, Rais mengatakan hal itu bisa saja.

    "Uangnya disimpan bisa saja dan tahun depan langsung berangkat. Kalau dana haji tahun depan sama ya tidak akan nambah tapi jika lebih maka selisihnya akan dikembalikan," tukasnya. 

    Penulis : Andi Indrayanto
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Sakit Dalam Kemiskinan, Muhammad Ali Warga Rokan Timur Penderita Infeksi Kantong Kemih, Meninggal Dunia
  • Di Masa New Normal, Disdukcapil Rohul Kembali Lakukan Rekam Dokumen Jemput Bola ke Warga
  • Pertamina Siap Produksi D-100 Pertama di Indonesia
  • Tambah 2, Total Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Covid-19 di Riau Jadi 8, Ini Datanya
  • PT Adei Plantation Didakwa Sengaja dan Lalai dalam Sidang Perkara Karhutla 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved