Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

16:20 - Media Center Gugus Tugas C...
18:16 - Hasil Swab Keluar, Suami P...
17:02 - Gugus Tugas Terapkan Conta...
15:43 - Antisipasi Wabah Covid-19,...
20:18 - Jubir Covid-19 Asri Benark...
14:17 - Datangi Pasar Baru Pangkal...
21:08 - Diskominfo Pelalawan Dirik...
19:07 - Antisipasi Wabah Covid-19,...
15:53 - ODP di Pelalawan Melonjak ...
15:23 - Camat Bandar Petalangan Pi...
13:24 - Tim Gugus Tugas Covid-19 P...
16:07 - Bupati Harris: Kabupaten P...
16:57 - Di Pelalawan ODP Capai 195...
12:28 - Kadiskoperindag Ingatkan M...
18:35 - Bupati Harris Harapkan Per...
16:59 - ODP Corona di Pelalawan Ta...
11:31 - Baznas Kabupaten Pelalawan...
14:58 - Antisipasi Pencegahan Viru...
19:22 - Bupati Pelalawan Tinjau Fa...
15:16 - Antisipasi Sebaran Virus C...
 
Polemik Eksekusi Lahan PSJ, Masyarakat Jangan Sampai Terprovokasi
Kamis, 30/01/2020 - 22:25:54 WIB
Masyarakat menyaksikan eksekusi di lahan PSJ, oleh DLHK Riau sesuai keputusan MA.
Masyarakat menyaksikan eksekusi di lahan PSJ, oleh DLHK Riau sesuai keputusan MA.
TERKAIT:

PELALAWAN - Polemik pasca putusan eksekusi MA yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) Riau di lahan PT Peputra Supra Jaya (PSJ), masih terus bergulir. Berbagai opini dan pendapat saling bertebaran di mass media, dengan subyektifitasnya masing-masing. 

Tak pelak, kondisi ini membuat para petani yang selama ini notabene menjadi mitra dari PT PSJ, berada diantara kepentingan dua perusahaan besar yang saling berlawanan. 

Situasi dan kondisi seperti ini membuat keprihatinan tersendiri bagi Kades Gondai, Langgam, Zulfahmi. Pada media ini, Kamis (30/1/2020), dia ungkap menginginkan persoalan ini bisa diselesaikan dengan melihat berbagai pertimbangan adanya masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya di perusahaan tersebut sebagai mitra. 

"Kita hormati dan hargai Keputusan MA, namun terkait dengan lahan masyarakat maka demi kelangsungan hidup petani yang tergabung di dalam koperasi yang bermitra dengan PT PSJ, harus dicari jalan keluar yang bisa menyenangkan semua pihak," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa untuk persoalan hukum dan segala hal yang melingkupi persoalan ini, diakuinya bahwa hal tersebut sudah bukan level dirinya lagi untuk berkomentar. Dirinya hanya menginginkan agar ditemukan solusi yang tepat bagi masyarakat yang tergabung dalam koperasi. 

"Saya harap masyarakat jangan terprovokasi dengan statemen-statemen yang makin memperkeruh suasana. Masyarakat harus tetap menjaga agar situasi dan kondisi daerah ini tetap kondusif," tandasnya. 

Zulfahmi yang pernah menjadi Sekretaris Koperasi Gondai Bersatu di tahun 2012-2013 menilai bahwa perusahaan PSJ pada masa itu cukup baik. Artinya, hasil yang didapatkan selalu memakai sistem bagi hasil yang merata pada setiap anggota Koperasi. 

"Kalau sekarang terjadi persoalan seperti ini, saya pikir bukan level saya lagi untuk mengeluarkab statement-statement. Toh perusahaan juga kini tengah melakukan upaya terbaik dalam mencari solusi bagi masyarakat atau petani," ujarnya. 

Dikatakannya, dirinya berharap agar persoalan ini cepat menemukan jalan keluarnya, dan jangan ada pihak-pihak yang memprovokasi sehingga persoalan ini semakin keruh. Dan bagi masyarakat yang tidak memahami persoalan ini secara detail, bisa menanyakan hal ini pada pihak desa. 

"Sehingga dengan begitu, tidak ada pihak-pihak yang mengeluarkan tanggapan atau statement yang dapat merugikan kita semua," tandasnya.

Sementara itu, Humas PSJ, Saputra Hidayana, dikonfirmasi soal polemik yang terjadi pasca eksekusi mengatakan bahwa  pihaknya sejauh ini tetap mematuhi Keputusan MA meski tetap menempuh upaya-upaya hukum lainnya semisal putusan Peninjauan Kembali (PK) yang masih ditunggu keputusannya. 

Namun diharapkan juga agar masyarakat yang tidak tahu secara runtun tentang kebun PT PSJ dari awal agar bisa mengkonfirmasi langsung ke pihak perusahaan melalui Humas. 

"Dengan begitu tidak menimbulkan persoalan baru lagi, yang mengakibatkan munculnya opini-opini liar bagi yang tidak mengerti," tukasnya.

Penulis: Andy Indrayanto
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 250 Santri Pulang dari Jawa Dicek Kesehatan di Purna MTQ Pekanbaru
  • Walikota Diminta Serius, Pekanbaru Bakal Jadi Percontohan Penanganan Corona di Riau
  • Gak Sembarangan, Begini Cara Memakai Hand Sanitizer yang Benar untuk Cegah Covid-19
  • Gugus Tugas Covid-19 Inhil Berlakukan Penutupan Jalan Swarna Bumi Wujud Physical Distancing
  • Pengusaha Muda Apresiasi Langkah Gubernur Anies Cepat Tanggap dan Terbuka Hadapi Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved