Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:49 - Para Nelayan Penjaga Lingk...
14:24 - Bappeda Pelalawan Taja Pro...
13:06 - Terabaikan, Kubangan Berlu...
08:33 - Presiden Resmikan Pabrik A...
21:46 - Seleksi Pendamping Desa di...
16:59 - UAS Ajak Jamaah Belanja S...
15:39 - Sensus Penduduk 2020, BPS ...
19:54 - Salahi Izin, Satpol PP Seg...
16:52 - Tahun Ini, BPKAD Pelalawan...
16:20 - Sosialisasi ke Masyarakat,...
13:16 - Dugaan Harimau Terkam Sapi...
06:04 - Agar Perempuan Berpartisip...
17:59 - Rangkul Nelayan, BPJamsost...
16:55 - Pelantikan Pengurus IWARA,...
21:56 - Pasca Bentrok dengan Apara...
16:55 - Eksekusi Lahan Desa Gondai...
14:06 - Bupati Pelalawan Resmikan ...
17:49 - Bentrok di Lahan Eksekusi ...
16:27 - DPR RI Minta Perusahaan He...
16:05 - Bentrok, Warga Desa Godai ...
 
Dinilai Tak Serius Tangani Karhutla, Kapolsek Teluk Meranti Pelalawan Dicopot
Selasa, 21/01/2020 - 11:11:57 WIB

PEKANBARU - Beredar kabar jika Kapolsek Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Ipda Hindro Renhard Panjaitan Dicopot Kapolda Riau Irjen Pol Agung setya Emam Efendi pada Senin (20/1/2020).

Kapolsek Hindro diganti diduga karena tidak serius menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah hukumnya.

Padahal komitmen dalam mengantisipasi Karhutla telah disampaikan jauh hari sejak musim hujan tahun lalu.

Saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK membenarkan kabar tersebut.

Ipda Hindro Panjaitan dimutasi karena dinilai tidak serius menanggulangi Karhutla yang terjadi di Teluk Meranti.

Selama ini desa-desa di kecamatan yang terkenal dengan Ombak Bono Sungai Kampar itu menjadi langganan Karhutla hampir setiap musim kemarau terjadi.

"Iya betul. Kapolsek Teluk Meranti diganti. Sekarang dijabat Ipda Dimas, (sebelumnya) di Satlantas," terang Kapolres Hasym, Selasa (21/1/2020) dikutip dari tribunpekanbaru.

Hasym menjelaskan, pencopotan kapolsek tersebut merupakan bukti keseriusan Polda Riau dalam mengantisipasi dan menanggulangi Karhutla yang terjadi setiap tahun hingga menimbulkan asap tebal.

Seluruh jajaran Polda Riau hinga ke polres dan polsek-polsek sudah berkomitmen mewujudkan zero karhutla dan zero asap tahun 2020.

"Jika tak serius memang konsekuensinya ya dicopot. Itu bukti keseriusan bapak kapolda," tambah Hasym.

Namun bagi personil dan jajaran yang terbukti serius maupun mampu mengantisipasi terjadinya karhutla akan diberikan penghargaan.

Reward tersebut berjenjang sesuai dengan intensitas turun ke lokasi serta kelengkapa pelaporan kondisi di lapangan.

"Semuanya kelihatan dari laporan yang disampaikan ke Polda langsung," tandasnya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Phobia Kuman, Trump Marah Warga AS Terinfeksi Virus Corona Dipulangkan
  • Kepala Desa Inuman Sampaikan Kebutuhan Rumah Layah Huni dan Irigasi ke Sukarmis
  • Korban Jiwa Akibat Virus Corona Capai 2.461
  • PJU Main Copot, Pemko Pekanbaru Diminta Sediakan Solusi Agar Aktivitas Masyarakat Tak Terganggu
  • Dewan Minta Relokasi Pedagang STC Dilakukan Secara Persuasif
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved