Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

10:38 - Mahasiswa Kukerta Unri dan...
22:23 - Kapolres Pelalawan Pimpin ...
14:25 - Ratusan Guru di Kecamatan ...
18:40 - Pasien Warga Bunut Sembuh,...
08:42 - Kemenag Pelalawan Taja Sos...
11:24 - "Untung Ada yang Membantu ...
11:36 - 15 Desa MoU Program Desa B...
17:08 - Enam Tahun Berjalan, Progr...
12:49 - Karhutla di Desa Merbau Su...
09:47 - Cegah Covid-19, Ruas Jalan...
06:01 - Sambut Hari Bhayangkara ke...
16:43 - Bupati Pelalawan Letakkan ...
14:16 - Bupati Pelalawan Serahkan ...
21:34 - Setelah 15 Hari Zero Covid...
17:58 - Saat Pandemi Covid-19, Per...
14:38 - DPMD Sosialisasikan Aplika...
22:51 - Peringati HUT ke-74 Bhayan...
06:00 - Tiga PDP di Pelalawan, Sat...
11:54 - Bupati Pelalawan Serahkan ...
17:19 - Pemerintah Kelurahan Bunut...
 
Peringati Hari Anti Korupsi Internasional, Kejari Gelar Lomba Pidato Tingkat SMA Se-Kabupaten Pelalawan
Senin, 09 Desember 2019 - 14:57:21 WIB
Kejari Pelalawan, Nophy T South, saat memberikan sambutan di acara Lomba Pidato sempena peringatan HAKI di Pelalawan, Senin (9/12/2019).
Kejari Pelalawan, Nophy T South, saat memberikan sambutan di acara Lomba Pidato sempena peringatan HAKI di Pelalawan, Senin (9/12/2019).
TERKAIT:

PELALAWAN - Diikuti 31 sekolah se Kabupaten Pelalawan,  Kejaksaan Negeri Pelalawan menggelar Lomba Pidato yang digelar di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja, Senin (9/12/2019).


Tujuan digelarnya kegiatan ini agar generasi milenial lebih memahami dan mengerti tentang budaya korupsi yang harus sama-sama dicegah.

"Kita ingin output yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah ide-ide serta gagasan dari generasi milenial agar korupsi bisa kita cegah," kata Kejari Pelalawan, Nophy T.  South, dalam sambutannya di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja,  Senin (9/12/2019).

Nophy mengatakan bahwa sampai saat ini korupsi sudah begitu massif.  Korupsi sudah menjadi budaya di Indonesia.  Karena itu,  diharapkan kegiatan ini membuat anak-anak generasi milenial bisa mengetahui tentang bahaya korupsi ini.

"Untuk itu pencegahan ini sangat penting, agar pembangunan di daerah kita dapat dirasakan oleh masyarakat. Dalam lomba pidato ini diikuti sebanyak 31 sekolah tingkat SM.A sederajat se Kabupaten Pelalawan. Dengan kegiatan ini dapat menembuhkan budaya anti korupsi pada kaum milenial dan dapat melahirkan ide-ide serta gagasan dalam memberantas korupsi," jelasnya.

Dilanjutkan Nophy,  pencegahan lebih penting dari pada penindakan terhadap para pelaku korupsi. Karena jika telah terjadi tindakkan korupsi masyarakat tidak bisa merasakan pembangunan. Pencegahan korupsi sejak dini di lingkungan sekolah sangat penting, agar anak-anak bisa tahu dampak dari korupsi, karena korupsi ini dapat merugikan diri sendiri, orang tua, masyarakat, dan negara.

Dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan Nophy Tennophero Suoth SH MH, dihadiri juga oleh Kapolres Pelalawan AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK, Pabung  Dandim 0313 KPR Salmon Tarigan, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi ST MSi, Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan seluruh Kepala Sekolah serta ratusan siswa tingkat SMA sederajat se Kabupaten Pelalawan.

Bupati Pelalawan HM Harris sendiri di kesempatan tersebut menyatakan apresiasinya atas kegiatan yang ditaja oleh Kejari Pelalawan sempena HAKI.  Menurutnya, saat ini negara ini dalam keadaan sakit darurat, bilamana korupsi sudah sangat meraja lela. Dengan adanya lembaga anti korupsi (Komisi Pemberantas Korupsi,red) bukan malah membuat jera para oknum-oknum korupsi dan tidak membuat penyakit tersebut hilang juga, malah makin menjamur korupsi.

 "Jadi saya menyambut baik dengan kegiatan ini dalam memperingati Hari Anti Korupsi Internasional di Kabupaten Pelalawan. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan edukasi terhadap generasi muda dalam bahaya korupsi. Untuk itu, saya berharap dengan diadakannya lomba pidato ini, para guru dapat menularkan kepada anak-anak didiknya di lingkungan sekolah dan bagi peserta siswa dapat menularkan kepada teman-temannya tentang apa itu korupsi dan dampak dari perbuatan korupsi itu," tukasnya.

Penulis : Andy Indrayanto
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman Resmikan Jalan Aspal dan Serahkan Sertifikat TORA di Kecamatan Bangun Purba
  • Diduga Banyak Titipan, Wan Agusti Minta Sistem Penerimaan Honorer di Bapenda Pekanbaru Dievaluasi
  • Apes, Wanita Bokingan Aplikasi Online di Pekanbaru Tertipu Rp850 Ribu, Upahnya Dibayar Uang PalsuĀ 
  • Seluruh Sekolah di Riau Harus Miliki Perpustakaan untuk Penilaian Akreditasi
  • Hapus Pemakaian Kata ODP, PDP dan OTG, Ini 6 Istilah Baru Seputar Covid-19 dari Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved