Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

13:12 - 14 Desember Ujian CAT Panw...
20:43 - Ketinggian Air Sungai Pela...
18:08 - Hari Pertama Pendaftaran P...
18:09 - Kades Lalang Kabung Optimi...
19:05 - Enam Balita Dirawat Akibat...
11:19 - Ratusan Personel Polres Pe...
05:51 - Pentas Seni dan Budaya Jag...
21:37 - Lakukan Pemeliharaan Gardu...
20:18 - Perlu Kaderisasi Sebagai A...
16:52 - MPA dan Crew Leader Tingka...
17:59 - Mudahkan Pekerja, BPJS Ket...
11:58 - Bupati Harris dan Forkompi...
20:56 - LMG Pelalawan Gelar Kirab ...
12:43 - Tahun 2020, UMK Pelalawan ...
13:21 - Pemkab Pelalawan Matangkan...
15:41 - Program School Improvement...
13:51 - Bupati Harris Resmikan Des...
16:40 - DPP PAN Rekomendasi Habibi...
14:26 - Bupati: Eksistensi PWI Diu...
15:55 - Operasi Zebra Siak 2019, y...
 
Tahun 2020, UMK Pelalawan Naik 8,5 Persen Jadi Rp 3.002.383,89
Rabu, 06/11/2019 - 12:43:10 WIB
Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) saat menentukan besaran UMK di Pelalawan.
Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) saat menentukan besaran UMK di Pelalawan.
TERKAIT:

PELALAWAN - Untuk tahun 2020 mendatang, Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Riau telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pelalawan Riau sebesar Rp3.002.383,89 yang direkomendasikan. Rekomendasi ini meningkat sebesar 8,5 persen atau Rp 235 ribu lebih dibanding tahun lalu yang hanya mencapai Rp 2.766.919,08.

Kesepakatan itu diambil oleh seluruh pihak yang tergabung dalam dewan pengupahan saat rapat di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Pelalawan Selasa kemarin (5/11/2019).

"Rapat dewan pengupahan dilaksanakan pukul 11.00 siang tadi di Aula Kantor Disnaker mengundang seluruh pihak. Jadi disepakati UMK tahun 2020 sebesar Rp 3 juta lebih," kata Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Pelalawan, Iskandar pada media ini,  Rabu (6/11).

Dia menjelaskan, bahwa pertemuan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) diantaranya Disnaker, Bagian Hukum Setdakab, Disperindag, Bagian Ekonomi Setdakab, Badan Pusat Statistik (BPS). Kemudian dari organisasi serikat pekerja seperti SPSI-SP3, SP2KI, SBSI, SPK-HUT. Terakhir perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Dalam pertemuan itu, dewan pengupahan terlebih dahulu menetapkan nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pekerja di Kabupaten Pelalawan sebesar Rp 2.718.612. Selanjutnya disepakatilah besaran UMK yang naik 10,44 persen dari KHL. Setelah berita acara rekomendasi UMK ini ditandatangani seluruh pihak, kemudian akan diserahkan kepada Bupati Pelalawan.

Melalui Bupati Harris besaran UMK tahun 2020 itu akan diusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk disahkan oleh Gubernur Riau dengan Surat Keputusan (SK). UMK terbaru dan itu akan berlaku mulai Januari tahun 2020 dan harus ditaati oleh seluruh perusahaan dan pengusaha.

"Setelah SK dari gubernur turun, tahun depan langsung diberlakukan. Itulah dasar penetapan gaji pekerja di perusahaan yang ada di Pelalawan," tandas Iskandar.

Penulis : Andi Indrayanto
Editor : Fauzia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Miris, Guru PPKn Cabuli 18 Siswa Laki-laki di Sekolahnya, Modus untuk Penelitian
  • Menang 4-2 Atas Myanmar, Garuda Muda Maju ke Final SEA Games 2019
  • Inhil Hamparan Kelapa Dunia, tapi Harga Tidak Berpihak ke Petaninya
  • Semarak Kampung Bersama Yamaha FreeGo
  • HUT ke-42, BPJamsostek Rengat Rayakan Bersama Anak Yatim
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved