Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

16:55 - Disdik Pelalawan Kembali P...
16:32 - PSBB di Pelalawan Tak Dipe...
12:16 - Pemdes Sialang Bungkuk Bag...
15:50 - Soal Penerapan Sanksi PSBB...
14:01 - PT Selaras Abadi Utama dan...
13:27 - Pemkab Pelalawan Pastikan ...
05:14 - Ratusan Paket Sembako Disa...
05:09 - Jelang Idul Fitri, PT RAPP...
16:33 - Jalin Kemitraan dan Silatu...
12:49 - Koptan Binaan RAPP Diakui ...
17:36 - Drainase Tak Kunjung Diper...
13:07 - Hadapi Kesulitan Dampak Co...
21:55 - 4 Pasien Positif Covid-19 ...
19:19 - Gerakan Bakti Sosial Polri...
17:15 - Bupati Harris Salurkan Ban...
16:53 - Lepas Tim Penyalur Bantuan...
05:54 - Mulai Hari Ini PSBB Pelala...
20:40 - Pelalawan Tambah 1 Lagi Po...
14:56 - Penerapan PSBB di Pelalawa...
23:24 - Terima Penghargaan Indones...
 
Nihil Hotspot di Pelalawan, Pendinginan Masih Terus Dilakukan di Dua Lokasi
Jumat, 27 September 2019 - 13:46:09 WIB

PANGKALAN KERINCI - Hotspot di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau pada Jumat (27/9/2019) terpantau nihil. Kondisi tanpa titik panas ini sejak Kamis sore lalu yang menandakan tidak ada lagi titik api di Pelalawan.

Kabut asap yang sebelumnya membelenggu Pangkalan Kerinci dan sekitarnya dipastikan tidak ada lagi, tampak dari jarak pandang yang kembali normal hingga 7 kilometer.

Bahkan kualitas udara berdasarkan pengurusan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang didapatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan sudah membaik. Konsentrasi PM 10 menunjukan angka 27.16 dengan indikator berwarna hijau, masuk kategori baik bagi kesehatan masyarakat.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, hampir seluruh titik api di Pelalawan sudah berhasil dipadamkan.

Dengan bantuan hujan yang turun tiga hari berturut-turut, api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) langsung hilang dan menyisakan tunggu kayu serta tanaman sisa terbakar.

"Personil gabungan sudah ditarik semua dari lokasi yang dipastikan tak ada api dan asap lagi," kata Hadi Penandio, Jumat (27/9) dikutip dari Tribunpekanbaru.

Meski sudah bebas api dan asap, lanjut Hadi Penandio, tim gabungan kecamatan masih melakukan upaya pendinginan di dua lokasi Karhutla.

Di antaranya di Desa Lubuk Keranji Kecamatan Bandar Petalangan dan Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan dengan menerjunkan tim rayon kecamatan.

Operasi pendinginan terus dilakukan lantaran lahan bekas terbakar masih mengeluarkan asap.

Jika tidak ditangani dengan cepat, dikuatirkan kayu bekas terpanggang kembali menyala dan menimbulkan api. Apalagi tertiup oleh angin kencang dan api kembali meluas hingga sulit dipadamkan.

"Tim kecamatan lain kita perintahkan tetap patroli ke lokasi-lokasi beka kebakaran. Kalau ada terlihat asap dan api, langsung bisa ditangani," tandasnya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19 di 2 Kecamatan
  • Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi, XL Axiata Bagikan Sembako di Padang
  • Alhamdulillah, Pasien Covid-19 di Pekanbaru Sembuh Semua, Ini Pesan TAF Buat Tenaga Medis dan Pemko
  • Diduga Hendak Bunuh Diri, Gadis Remaja Ditemukan Pingsan di Taman Pelabuhan BSL Bengkalis
  • Kasus Positif Covid-19 di Inhu Nihil, OTG 4 Orang, PDP Masih Dirawat 1 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved