Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

17:59 - RPK APP-Sinar Mas Forestry...
11:10 - Bimtek Pengelolaan Perpust...
17:57 - Kades se-Pelalawan Ikuti P...
16:11 - Silahturahmi dengan Vetera...
18:09 - Jadi Irup HUT RI di Riau K...
18:14 - Seribuan Warga Hadiri Sala...
18:16 - Pejabat Negara dan Rombong...
18:49 - Tertibkan Perusahaan Sawit...
15:17 - "Purnama" Listrik di Desa ...
15:06 - Salat Idul Adha di Pelalaw...
14:56 - Salurkan 7.600 Kantong Kur...
10:50 - Program "Sabu Mempro", Ter...
18:07 - Wujudkan Perpustakaan Berb...
16:53 - Pusda Pelalawan Jadi Pilot...
16:30 - PT RAPP Catat 500 Hari Tan...
16:16 - Tahun Ini, Disdukcapil Pel...
15:43 - Tidak Hanya Bekerja, Karya...
16:44 - Bupati Harris Harapkan Mas...
15:36 - Danramil 03/Bunut Optimis ...
20:06 - Tiga Hari di Lokasi, Letko...
 
Tiga Hari di Lokasi, Letkol Inf Aidil Amin dan Anggota Terpapar Dampak Karhutla
Minggu, 04/08/2019 - 20:06:51 WIB
Karhutla di Pelalawan.
Karhutla di Pelalawan.
TERKAIT:
 
  • Tiga Hari di Lokasi, Letkol Inf Aidil Amin dan Anggota Terpapar Dampak Karhutla
  •  

    PEKANBARU - Tiga hari sudah Komandan Kodim 0313/Kampar Letkol inf Aidil Amin S Ip MI pol beserta 55 anggota Kodim ke lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan.

    Orang nomor satu di Kodim 0313 Kampar ini turun langsung ke lokasi sejak, Kamis (1/8/2019) lalu, untuk ikut memadamkan sejumlah titik api.

    Sudah tiga hari ia berada di lokasi Karlahut bersama 55 anggota Kodim 0313 Kampar dan 150 anggota Arhanud. Dampak Karhutla pun sudah mulai mereka rasakan.

    "Ya, sudah tiga hari bersama anggota di lokasi kebakaran. Total lebih 200 an TNI terjun untuk memadamkan titik api di tiga tempat, Desa Penarikan, Desa Badagu dan Desa Sering yang terletak di Kabupaten Pelalawan," ungkapnya.

    Diakuinya, untuk memadamkan api di tiga lokasi tersebut, selama tiga hari anggotanya tentu harus menanggung resiko kelelahan, mual dan mata perih. "Untuk itu, saya mengimbau kepada personie agar bisa memanfaatkan waktu istitahat jika ada waktu," katanya.

    Aidil juga mengimbau masyarakat lebih peduli tidak membuat ulah yang merugikan. Karena, dari pantauannya, kebakaran lahan dan hutan yang terjadi karena ulah ceroboh segelintir orang.

    "Kami mengimbau dan kesadaran masyarakat agar tidak membakar lahan dengan sengaja. Ada juga yang tidak sengaja membakar tapi akibat  ulah ceroboh, oknum pemancing yang membuang puntung rokok dan membuat perapian. Nah akibat lalai ini terjadi kebakaran," katanya.

    Aidil juga sangat mendukung aparat kepolisian dapat menegakkan hukum kepada pelaku pembakaran yang sudah membuat udara di Riau tidak nyaman dan dapat mengakibatkan penyakit ISPA.

    "Kami dukung tugas kepolisian, dan berharap segera menangkap pelaku yang membuat udara di Riau semakin buruk dan dapat mendatangkan penyakit pernafasan dan lainnya," tutupnya. 

    Penulis : Delvi Adri
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Warga Pekan Arba Inhil Dilaporkan Hilang di Sungai Batang Tuaka
  • Serapan PAD di Bapenda Pekanbaru Capai Rp372 Miliar
  • Mahasiswa Kukerta UR Ajarkan Warga Desa Tanjung Gadai Olah Ikan Debuk Jadi Siomay dan Es Krim Sagu
  • Keseruan Test Ride dengan New TRITON di Lapangan Sampoerna Kota Pekanbaru
  • Mahasiswa UNRI Tawarkan Solusi Inovatif Pengelolaan Limbah Industri
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved