Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

15:03 - 25 Agustus, Jamaah Haji Pe...
17:59 - RPK APP-Sinar Mas Forestry...
11:10 - Bimtek Pengelolaan Perpust...
17:57 - Kades se-Pelalawan Ikuti P...
16:11 - Silahturahmi dengan Vetera...
18:09 - Jadi Irup HUT RI di Riau K...
18:14 - Seribuan Warga Hadiri Sala...
18:16 - Pejabat Negara dan Rombong...
18:49 - Tertibkan Perusahaan Sawit...
15:17 - "Purnama" Listrik di Desa ...
15:06 - Salat Idul Adha di Pelalaw...
14:56 - Salurkan 7.600 Kantong Kur...
10:50 - Program "Sabu Mempro", Ter...
18:07 - Wujudkan Perpustakaan Berb...
16:53 - Pusda Pelalawan Jadi Pilot...
16:30 - PT RAPP Catat 500 Hari Tan...
16:16 - Tahun Ini, Disdukcapil Pel...
15:43 - Tidak Hanya Bekerja, Karya...
16:44 - Bupati Harris Harapkan Mas...
15:36 - Danramil 03/Bunut Optimis ...
 
Akibat Kabut Asap, Jarak Pandang di Pelalawan Hanya 800 Meter
Kamis, 01/08/2019 - 12:28:15 WIB
Karhutla
Karhutla
TERKAIT:
 
  • Akibat Kabut Asap, Jarak Pandang di Pelalawan Hanya 800 Meter
  •  

    PEKANBARU - BMKG menyatakan jarak pandang di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, pada Kamis menurun drastis hingga 800 meter akibat asap atau jerebu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

    “Di Pelalawan jarak pandang turun tinggal 800 meter,” kata kata Staf Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Bibin, kepada Antara.

    Berdasarkan data BMKG, pada Kamis pagi satelit terra aqua mendeteksi ada 126 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau, yang menjadi indikasi awal Karhutla. “Jumlah titik panas Riau memang melonjak dibandingkan sehari lalu, paling banyak di Pelalawan,” katanya dikutip dari Antarariau.

    Dari 126 titik panas di Riau, paling banyak di Pelalawan yakni 51 titik. Kemudian ada juga di Indragiri Hilir 35 titik, Rokan Hilir 13 titik, Indragiri Hulu 9 titik, Siak 7 titik, Bengkalis 4 titik, Kampar dan Dumai masing-masing 3 titik, serta Rokan Hulu satu titik.

    Dari jumlah tersebut ada 82 yang terindikasi kuat titik api Karhutla. Lokasi paling banyak di Pelalawan sebanyak 39 titik. Lokasinya berada di sebelah tenggara Kota Pekanbaru.

    Hingga sekitar pukul 10.00 WIB Kota Pekanbaru terus diselimuti kabut asap kebakaran kiriman dari Pelalawan. Jarak pandang di Pekanbaru juga terus memburuk.

    “Pada pukul 07.00 WIB jarak pandang di Pekanbaru empat kilometer, dan pada pukul 09.00 WIB turun jadi tiga kilometer,” ujarnya.

    Ia mengatakan angin berhembus dari arah tenggara sehingga asap mengarah ke Pekanbaru. Kondisi Riau masih sangat rawan terbakar karena hujan bersifat lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.

    “Apalagi di Pelalawan, sama sekali tidak ada peluang hujan,” katanya.

    Di situs BMKG, kualitas udara di Riau menurun dari kondisi sehat ke sedang. (*)



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • 25 Agustus, Jamaah Haji Pelalawan Kembali ke Tanah Air
  • Disbud Tampilkan Berbagai Kesenian Masyarakat Adat di Provinsi Riau
  • Warga Pekan Arba Inhil Dilaporkan Hilang di Sungai Batang Tuaka
  • Serapan PAD di Bapenda Pekanbaru Capai Rp372 Miliar
  • Mahasiswa Kukerta UR Ajarkan Warga Desa Tanjung Gadai Olah Ikan Debuk Jadi Siomay dan Es Krim Sagu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved