Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:49 - Para Nelayan Penjaga Lingk...
14:24 - Bappeda Pelalawan Taja Pro...
13:06 - Terabaikan, Kubangan Berlu...
08:33 - Presiden Resmikan Pabrik A...
21:46 - Seleksi Pendamping Desa di...
16:59 - UAS Ajak Jamaah Belanja S...
15:39 - Sensus Penduduk 2020, BPS ...
19:54 - Salahi Izin, Satpol PP Seg...
16:52 - Tahun Ini, BPKAD Pelalawan...
16:20 - Sosialisasi ke Masyarakat,...
13:16 - Dugaan Harimau Terkam Sapi...
06:04 - Agar Perempuan Berpartisip...
17:59 - Rangkul Nelayan, BPJamsost...
16:55 - Pelantikan Pengurus IWARA,...
21:56 - Pasca Bentrok dengan Apara...
16:55 - Eksekusi Lahan Desa Gondai...
14:06 - Bupati Pelalawan Resmikan ...
17:49 - Bentrok di Lahan Eksekusi ...
16:27 - DPR RI Minta Perusahaan He...
16:05 - Bentrok, Warga Desa Godai ...
 
Buka Musrenbang di Kerumutan, Ini Pesan Bupati untuk Para Kades
Selasa, 12/02/2019 - 15:34:08 WIB

PELALAWAN - Orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan meminta kepada seluruh kepala desa agar dapat mengelola dana ADD dan DD.  Jangan sampai seorang kader tersangkut masalah hukum dikarenakan menyalahgunakan anggaran tersebut.

Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Pelalawan HM Harris, saat membuka Musrenbang tingkat kecamatan di Kerumutan, Selasa (12/2/2019). Musrenbang yang digelar di Aula Kantor Camat Kerumutan itu dihadiri oleh Camat Kerumutan Husnizal, Kapolsek Kerumutan, Danramil,  para kepala desa, serta sejumlah Kadis/Kaban dan sekretaris dinas yang ada di lingkungan Pemkab Pelalawan.

Harris mengatakan bahwa dirinya mewanti-wanti agar para Kades hati hati dalam mempergunakan ADD dan DD.  Pasalnya, Anggaran Dana Desa (ADD) tersebut bukanlah milik Kades, sama halnya dana APBD yang juga bukan milik Bupati.

"Jadi pergunakan dana tersebut sesuai peruntukannya untuk pembangunan dan kebutuhan masyarakat," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Harris menceritakan saat masyarakat ada yang menanyakan soal tidak adanya pembangunan di daerah ini. Untuk hal ini dirinya menjelaskan bahwa APBD Pelalawan mengalami penurunan sehingga dana APBD hanya benar-benar diperuntukkan untuk yang prioritas saja.

"Untuk honorer saja harus terkuras lebih kurang 90 miliar.  Karena APBD menurun, kita sepakati bersama instansi terkait dan tokoh masyarakat bahwa pembangunan akan lebih diutamakan dalam pembangunan SDM terutama untuk generasi ke depan," ujarnya.

Lanjutnya, dirinya berharap dengan kondisi saat ini di tengah persaingan global, generasi di daerah ini bisa mandiri tanpa tergantung dengan orang lain. Ini sesuai dengan program Pelalawan Cerdas yakni cerdas memilih dan cerdas berpikir untuk menjadikan Pelalawan yang terbaik. 

Penulis : Andi Indrayanto
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dari Pejabat hingga Warga Sekitar Ramai Hadiri Aqiqah Anak ke-4 TAF
  • Kapal Rusak, 5 WNA Terdampar di Bengkalis
  • 287.965 Peserta yang Tidak Hadir Dikenai Sanksi Tak Bisa Ikuti Tes CPNS Berikutnya
  • UAS Ajak BAZ- LAZ Cari Solusi Menolong Suku Talang Mamak di Riau
  • Peroleh 28.518 Dukungan, dr Nurhadi SPOg-Kapten (Purn) Toni Sutianto Serahkan Berkas ke KPU
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved