www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Bertransformasi dan Hadapi Perubahan Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bukan Cuma Bakar Lahan, Pemko Pekanbaru Ingatkan Warga Bahaya Membakar Sampah
Kamis, 05 November 2026 - 10:47:56 WIB
Sekdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin (foto/int)
Sekdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin (foto/int)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Pasalnya, kebakaran di lahan gambut membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar untuk dipadamkan.

Imbauan tersebut terus disampaikan Pemko Pekanbaru melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, camat, dan lurah dengan melibatkan TNI dan Polri.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dimulai dari kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, terutama di kawasan gambut.

"Jadi kita selalu menginformasikan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, terutama lahan gambut," ujarnya usai pemasangan plang peringatan karhutla secara simbolis di atas lahan yang terbakar di Jalan Arjuna, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (4/11/2026).

Pria yang akrab disapa Ami itu menyebutkan, wilayah Pekanbaru masih memiliki cukup banyak kawasan lahan gambut. Kondisi ini membuat pengawasan dan upaya pencegahan karhutla perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya, kebakaran di lahan gambut tidak mudah ditangani karena api dapat menjalar dan bertahan di lapisan bawah permukaan tanah. Proses pemadaman pun membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran di lahan biasa.

Ami mencontohkan kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Pemuda. Meski luas lahan yang terbakar hanya sekitar 2.000 meter persegi, petugas membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk melakukan pemadaman.

"Salah satu contoh kemarin di Jalan Pemuda, itu tiga hari kita padamkan. Lahan yang terbakar tidak luas, sekitar 2.000-an meter, tetapi karena gambut, itu tiga hari kita melakukan pemadaman," ungkapnya.

Ia menjelaskan, penanganan kebakaran gambut tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan. Petugas juga harus memastikan bara api di dalam tanah benar-benar padam agar tidak kembali memicu kebakaran.

"Jadi kalau lahan gambut ini terbakar, itu tidak cukup satu hari melakukan pemadaman. Itu butuh banyak sumber daya untuk memadamkan dan mendinginkan," ulas Ami.

Selain melarang pembakaran lahan, Pemko Pekanbaru juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan.

Menurut Ami, aktivitas membakar sampah yang dianggap sepele dapat menjadi pemicu kebakaran, terutama ketika api merambat ke kawasan lahan kering maupun gambut.

"Kadang hal-hal yang tidak disengaja seperti membakar sampah, itu bisa mengakibatkan terjadinya kebakaran lahan. Maka kita imbau juga agar masyarakat tidak membakar sampah," tutup Ami dikutip dari pekanbaru.go.id.

Pemko Pekanbaru berharap masyarakat ikut berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak menggunakan api untuk membersihkan lahan maupun membakar sampah. Kesadaran warga dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran meluas dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.Bertransformasi dan Hadapi Perubahan Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026
ist.Tonggak Baru Pendidikan Vokasi, Bupati H. Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri (foto/Mimi)Perusahaan di Tapung Diminta Ikut Perbaiki Jalan, Edi Basri: Jangan Cuma Terima Beres
Ketua Faksi Nasdem DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra (foto/Mimi)Sebelum Diputus Paksa, Aidil Desak Provider Rapikan Kabel FO yang Menjuntai di Jalan Mawar
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas (foto/int)PSPS Pekanbaru Ditaklukkan Bhayangkara FC, Akhyar Berharap Jadi Kekalahan Terakhir
  Dua kurir narkoba diciduk polisi di Langgam, Pelalawan (foto/Andy)Makan di Warung, Dua Kurir Sabu 201 Gram dan Ekstasi Ditangkap Satres Narkoba di Langgam
Capella Honda hadirkan promo PATEN dan BERANI.Capella Honda Rilis Promo PATEN dan BERANI Spesial Bulan November
Apon Hadiwijaya menjadi bakal calon pertama yang mendaftarkan diri sebagai Ketua PWI Pelalawan (foto/Andy)Perebutan Kursi Ketua PWI Pelalawan, Apon Hadiwijaya Jadi Pendaftar Pertama
Tokoh senior PDI-P Riau, Suryadi Khusaini (foto/int)Respons Tokoh PDI-P Riau Soal Aksi Penurunan Foto Wapres Gibran di DPRD DIY
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho lantik delapan pejabat eselon II (foto/riauaktual)Walikota Agung Nugroho Kembali Rombak Pejabat Eselon II, Ini Daftar Namanya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved