PEKANBARU – Gejala penyakit asam urat, rematik, hingga gangguan autoimun kerap dianggap sebagai keluhan biasa. Padahal, sejumlah gejala yang muncul berulang, seperti nyeri dan kekakuan pada persendian, perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan medis.
Pentingnya mengenali gejala sejak dini menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan Bincang Sehat yang digelar KPJ Klang Specialist Hospital, bagian dari KPJ Healthcare Malaysia, di Hotel Pangeran Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Health Tourism Manager KPJ Klang Specialist Hospital, Shafarolakma bin Shukor, serta dua dokter spesialis asal Malaysia, yakni Dr. Pradeep V. Ravindra Dass, konsultan reumatologi dan penyakit dalam, serta Abdul Yazid Mohd Kassim, dokter spesialis bedah ortopedi.
Dalam diskusi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai gejala penyakit rematik dan autoimun, penanganan gangguan persendian, hingga kanker tulang. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami keluhan yang berlangsung terus-menerus.
Dr. Pradeep menjelaskan, gejala penyakit yang berkaitan dengan persendian terkadang tidak disadari oleh masyarakat. Salah satunya adalah kekakuan tubuh pada pagi hari yang berlangsung cukup lama.
“Orang mungkin mengidapnya, tapi tidak tahu gejalanya seperti apa. Seperti kalau bangun pagi, badan terasa kaku pada sebagian anggota tubuh hingga cukup lama, sekitar 30 menit. Itu bisa menjadi tanda gangguan pada persendian yang perlu diperiksa lebih lanjut,” tuturnya.
Ia menyarankan masyarakat untuk lebih memperhatikan perubahan kondisi tubuh, terutama jika mengalami nyeri berkepanjangan, pembengkakan pada persendian, atau kekakuan yang berulang pada pagi maupun malam hari.
Menurutnya, keluhan tersebut sebaiknya tidak dibiarkan tanpa pemeriksaan medis agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani secara tepat.
Diskusi kesehatan itu juga membahas kanker tulang dan perkembangan teknologi dalam penanganan gangguan tulang serta persendian. Dokter Abdul Yazid menjelaskan bahwa penyakit tulang tidak hanya berkaitan dengan proses penuaan, meskipun risiko sejumlah gangguan memang meningkat seiring bertambahnya usia.
Perkembangan teknologi medis, lanjutnya, juga membuka peluang penanganan yang lebih presisi. Salah satunya melalui prosedur penggantian sendi lutut total berbantuan teknologi robotik atau robotic total knee replacement.
Teknologi tersebut digunakan untuk membantu dokter dalam melakukan tindakan penggantian sendi lutut dengan perencanaan dan presisi yang lebih baik, sesuai kondisi pasien.
Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya menyimak penjelasan dokter, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai pencegahan kanker tulang, gangguan asam urat, hingga penanganan saraf terjepit.
Health Tourism Manager KPJ Klang Specialist Hospital, Shafarolakma bin Shukor, mengatakan kegiatan edukasi tersebut digelar karena banyak pasien asal Indonesia, termasuk dari Riau, yang datang ke Malaysia untuk mendapatkan layanan kesehatan maupun pendapat medis kedua atau second opinion.
Menurutnya, membawa dokter langsung ke Pekanbaru menjadi salah satu cara untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi kesehatan tanpa harus terlebih dahulu melakukan perjalanan ke Malaysia.
“Kami banyak menerima pasien dari Indonesia yang datang ke Malaysia untuk mendapatkan perawatan. Bukan berarti mereka tidak berobat di Indonesia, tetapi kebanyakan juga ingin mendapatkan second opinion,” katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertemu langsung dengan dokter spesialis, berkonsultasi, serta memperoleh penjelasan mengenai keluhan kesehatan yang dialami.
“Kalau pasien berada di Malaysia, tentu lebih mudah bagi kami untuk bertemu dan berdiskusi. Namun, kalau mereka berada di Indonesia, tentu ada biaya perjalanan dan kebutuhan lainnya. Karena itu, kami menggunakan cara yang lebih mudah, yaitu membawa dokter ke Indonesia dan mengadakan kegiatan edukasi kesehatan seperti ini,” ujarnya.
Shafarolakma menambahkan, KPJ Klang Specialist Hospital memiliki sekitar 200 tempat tidur dan didukung berbagai dokter spesialis serta fasilitas medis. Rumah sakit tersebut juga menjadi bagian dari jaringan KPJ Healthcare Malaysia yang memiliki 30 rumah sakit.
Melalui jaringan tersebut, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit lain dalam grup KPJ apabila layanan atau tindakan medis yang dibutuhkan tidak tersedia di satu rumah sakit.
Ia menegaskan, kehadiran KPJ di Pekanbaru bukan untuk menggantikan layanan kesehatan yang tersedia di daerah, melainkan memberikan alternatif konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendapat medis tambahan.
“Silakan berobat di rumah sakit yang ada di Riau karena rumah sakit di Pekanbaru juga banyak. Namun, kalau ingin mendapatkan penjelasan lain atau second opinion, silakan datang kepada kami. Masyarakat juga bisa menghubungi perwakilan KPJ di Pekanbaru,” katanya.
Ia menambahkan, pasien internasional yang datang ke KPJ juga mendapatkan bantuan pelayanan untuk mempermudah proses kunjungan dan pengobatan.
“Banyak orang Riau datang berwisata ke Malaysia. Untuk pasien dari Riau yang datang, kami akan memberikan layanan antar gratis ke rumah sakit. Bahkan, jika setelah berobat mereka ingin menginap di hotel, kami juga menyediakan layanan antar,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan KPJ Healthcare Pekanbaru, Yudi Anhar, mengatakan pihaknya menyediakan pendampingan bagi masyarakat Riau yang berencana mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit jaringan KPJ di Malaysia.
Pendampingan tersebut mencakup pengaturan janji temu dengan dokter spesialis, pemesanan hotel, pemberian informasi estimasi biaya pengobatan, hingga layanan penjemputan dari bandara di Kuala Lumpur atau pelabuhan terdekat dengan rumah sakit tujuan.
“Kami mengurus semua keperluan pasien yang mau berobat di semua rumah sakit KPJ Group di Malaysia. Jadi, calon pasien bisa lebih tenang dan fokus ke pengobatan,” ujar Yudi.
Melalui kegiatan Bincang Sehat tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali gejala penyakit, melakukan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang berulang, serta berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menentukan langkah penanganan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan kesehatan KPJ Healthcare Malaysia, perwakilan KPJ Healthcare Pekanbaru dapat dikunjungi di Jalan Surabaya Nomor 49, Tengkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.
Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 08117573300 atau 085216992929.