PEKANBARU – Pusat perbelanjaan Plaza Citra yang berlokasi di Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru, resmi menghentikan operasionalnya secara permanen mulai Senin (12/10/2026).
Penutupan ini menandai berakhirnya aktivitas salah satu pusat perbelanjaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pekanbaru selama lebih dari tiga dekade.
Pantauan Halloriau.com di lokasi menunjukkan suasana Plaza Citra tidak lagi seramai biasanya.
Sejumlah pintu masuk gedung telah ditutup menggunakan pagar, termasuk akses utama di bagian tengah bangunan dan jalur kendaraan di sisi kiri yang sebelumnya kerap dilalui pengunjung.
Seorang karyawan dari salah satu tenant membenarkan bahwa pusat perbelanjaan tersebut mulai tidak beroperasi pada hari ini.
"Iya, tutup mulai hari ini. Sudah tidak buka lagi," ujarnya.
Kondisi bagian depan gedung juga terlihat lengang. Tidak tampak lalu lalang pengunjung seperti ketika Plaza Citra masih beroperasi secara normal.
Pos tiket kendaraan yang berada di sisi kanan bagian depan gedung turut terlihat tidak beraktivitas.
Pos yang sebelumnya digunakan petugas untuk mengatur kendaraan pengunjung kini tampak kosong.
Sementara itu, aktivitas di area anjungan tunai mandiri (ATM) juga mulai berkurang.
Dari sejumlah mesin yang tersedia, hanya satu mesin yang terlihat masih aktif saat pemantauan berlangsung.
Meski operasional pusat perbelanjaan telah dihentikan, beberapa petugas masih terlihat berjaga di pos sebelah kanan gedung.
Di sisi lain, sejumlah karyawan tenant masih mendatangi lokasi untuk membereskan serta mengemas barang-barang mereka.
Penutupan permanen Plaza Citra menjadi momen perubahan bagi wajah perdagangan di Kota Pekanbaru.
Selama lebih dari 30 tahun, pusat perbelanjaan ini menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk berbelanja, mencari berbagai kebutuhan, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kini, aktivitas yang selama bertahun-tahun berlangsung di dalam gedung tersebut resmi berakhir.
Penutupan Plaza Citra pun menjadi penanda berakhirnya satu era pusat perbelanjaan lama yang pernah mewarnai kehidupan warga Kota Bertuah.