www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kualitas Udara Tak Sehat, Pekanbaru Masuk 15 Besar Kota Terpolusi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus ISPA Tembus 706, Wawako Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Dampak Asap Karhutla
Jumat, 04 September 2026 - 13:17:10 WIB
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar (foto/int)
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar (foto/int)

PEKANBARU – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat di Kota Pekanbaru, Riau. Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tercatat melonjak hingga sekitar 300 kasus per hari selama masa tanggap darurat karhutla.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan kondisi normal yang rata-rata hanya mencapai sekitar 100 kasus ISPA per hari. Lonjakan kasus terjadi seiring kualitas udara di Pekanbaru yang masih fluktuatif akibat paparan asap karhutla.

Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan langsung terhadap asap karhutla, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan.

"Ada peningkatan kasus ISPA, ada dua kali lipat peningkatan kita hitung rata-ratanya per hari," kata Markarius Anwar, Jumat (4/9/2026).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sedikitnya 706 warga telah terdiagnosis ISPA selama status tanggap darurat karhutla diberlakukan. Namun, dampak kabut asap terhadap kesehatan warga tidak hanya berupa gangguan saluran pernapasan.

Sejumlah warga juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan lain yang diduga berkaitan dengan paparan polusi asap. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, menyebut terdapat 33 warga yang mengalami iritasi kulit dan 23 warga menderita asma.

Selain itu, fasilitas kesehatan mencatat lima pasien mengalami pneumonia dan 15 pasien mengalami konjungtivitis atau iritasi mata merah.

"Untuk warga yang terpapar kebakaran lahan, bukan hanya mengalami ISPA, tapi juga mengalami iritasi kulit dan asma," kata Dedy Sambudi dikutip dari MCRiau.

Sebagian besar warga yang mengalami gangguan kesehatan tersebut masih mendapatkan penanganan secara rawat jalan. Sebanyak 21 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pekanbaru dikerahkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama kondisi darurat kabut asap.

Kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kepungan asap menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan otoritas kesehatan. Pemantauan terhadap perkembangan kasus kesehatan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien, terutama mereka yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Masyarakat pun diminta lebih waspada ketika kualitas udara memburuk dengan membatasi aktivitas di luar ruangan dan mengurangi paparan asap karhutla guna menekan risiko gangguan kesehatan.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pekanbaru masuk peringkat 14 kota terpolusi dunia (foto/Mimi)Kualitas Udara Tak Sehat, Pekanbaru Masuk 15 Besar Kota Terpolusi
Ist.Sulap Limbah Jadi Biogas hingga Pupuk Organik, Astra Agro Raih Penghargaan Ekonomi Hijau
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai.Jalan Tuanku Tambusai Diperlebar Jadi 4 Lajur, Ditargetkan Selesai Desember
Ketua Umum APHI Soewarso .APHI Pastikan Perusahaan Pemegang PBPH Siap Hadapi Ancaman Karhutla
Memperingati HPN 2026, Management Telkomsel Sumbagteng menyapa dan melayani langsung pelanggan di GraPARI Pekanbaru (foto/ist)Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera
  Video viral picu keresahan, Polda Sitanggang menjadi tersangka kasus ITE (foto/MRC)Video Viralnya Berujung Tersangka, Poldav Sitanggang Dibawa dari Samosir ke Riau
Polres Bengkalis sita dua ekskavator milik penggarap hutan tanpa izin (foto/int)Polisi Ungkap Kasus Penggarapan Hutan, Lansia di Bengkalis Jadi Tersangka
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi.Pemutihan PKB Sumbang Rp123 Miliar, Pemprov Riau Kaji Insentif Berikutnya
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar (foto/int)Kasus ISPA Tembus 706, Wawako Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Dampak Asap Karhutla
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru melejit (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Melejit, Tembus Rp2,67 Juta per Gram
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved