PEKANBARU - Di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru dan memburuknya kualitas udara, Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho bersama ratusan warga melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al Kautsar, Jalan Neraca, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (26/8/2026).
Salat Istisqa digelar sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Selain meminta hujan, doa juga dipanjatkan untuk keselamatan para petugas yang saat ini berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah.
Agung Nugroho hadir bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Salat Istisqa tersebut diimami Ustad Abdul Rahman Arif.
Usai salat, Agung mengatakan, doa yang dipanjatkan tidak hanya berkaitan dengan harapan agar hujan segera turun. Keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan Karhutla juga menjadi bagian dari doa bersama.
"Karena kita tahu asap kualitas udara di Pekanbaru sudah tidak sehat. Kita tidak hanya mendoakan agar hujan, tapi juga mendoakan agar diberikan keselamatan kepada seluruh elemen yang berjibaku memadamkan api," kata Agung.
Ia berharap kabut asap yang melanda Pekanbaru maupun sejumlah daerah lainnya di Indonesia dapat segera berakhir. Hujan diharapkan turun sehingga kualitas udara membaik dan proses penanganan Karhutla dapat berjalan lebih optimal.
Menurut Agung, pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya dipusatkan di satu lokasi. Pemko Pekanbaru juga menggelarnya secara serentak di 15 kecamatan sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi kondisi kabut asap.
Selain mengajak masyarakat berdoa, Agung juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara yang memburuk. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko paparan udara yang tidak sehat.
"Karena BMKG dan ISPU saat ini menunjukkan kualitas yang berbahaya. Masyarakat harus menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan," ucapnya dikutip dari pekanbaru.go.id.
Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung khusyuk. Suasana semakin terasa saat khatib, Ustad Syaifila, menyampaikan tausiyah sekaligus memanjatkan doa agar hujan segera diturunkan dan kabut asap akibat Karhutla dapat segera berakhir.
Melalui Salat Istisqa tersebut, Pemko Pekanbaru bersama masyarakat berharap hujan segera turun, kualitas udara kembali membaik, serta kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi dapat segera ditangani.
Doa juga ditujukan bagi para petugas di garis depan agar selalu diberikan kekuatan, perlindungan dan keselamatan selama menjalankan tugas memadamkan Karhutla.