PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai melakukan pengerukan drainase di Jalan Teratai, Kamis (30/7/2026), sebagai langkah awal penataan kawasan sekaligus perbaikan jalan yang selama ini mengalami kerusakan berat.
Satu unit ekskavator diterjunkan untuk mengeruk saluran drainase yang dipenuhi sampah. Tumpukan sampah tersebut menyebabkan drainase tidak lagi berfungsi secara optimal dan kerap memicu genangan saat hujan.
Pengerukan ini menjadi bagian dari rangkaian penataan Jalan Teratai yang akan dilanjutkan dengan pekerjaan overlay atau perbaikan badan jalan, serta pembangunan drainase baru.
Di saat bersamaan, sebanyak 200 personel gabungan melakukan penertiban terhadap para pedagang yang masih berjualan di sepanjang Jalan Teratai. Operasi melibatkan personel Satpol PP Kota Pekanbaru, TNI, dan Kepolisian.
Sebelumnya, para pedagang telah diminta mengosongkan lokasi paling lambat 27 Juli 2026. Bahkan, surat peringatan pengosongan telah diberikan sejak pekan lalu sebagai bagian dari sosialisasi penataan kawasan.
Petugas di lapangan mengedepankan pendekatan persuasif dengan berdialog langsung kepada para pedagang agar bersedia pindah ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.
Para pedagang diarahkan untuk menempati Pasar Higienis dan Pasar The Central yang telah ditetapkan sebagai lokasi relokasi.
Pemerintah berharap penataan kawasan ini tidak hanya memperbaiki kondisi infrastruktur Jalan Teratai, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, serta mengurangi potensi banjir akibat drainase yang tersumbat sampah.