www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Toyota Space Kembali Hadir di Pekanbaru, Ada Test Drive hingga Program Trade In
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tak Boleh Putus Sekolah
Ombudsman Perjuangkan Pendidikan Anak Binaan Lapas Pekanbaru
Jumat, 24 Juli 2026 - 15:43:19 WIB
Ombudsman perjuangkan pendidikan anak binaan Lapas Pekanbaru (foto/ist)
Ombudsman perjuangkan pendidikan anak binaan Lapas Pekanbaru (foto/ist)

PEKANBARU – Ombudsman Republik Indonesia mendorong agar anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Anak Kelas II Pekanbaru dapat melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat yang dikelola Kementerian Sosial.

Usulan tersebut muncul setelah Ombudsman menemukan rendahnya partisipasi anak binaan dalam program pendidikan kesetaraan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, Kamis 23 Juli 2026.

Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil dialog dengan pihak lapas, baru sekitar 20 persen anak binaan yang mengikuti Program Paket C. Kondisi itu dinilai menjadi perhatian serius karena pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

"Saya bertanya kepada Pak Kalapas bagaimana pendidikan mereka selama berada di sini. Ternyata baru sekitar 20 persen yang mengikuti Paket C. Nanti akan kami coba menghubungkan pendidikan di lapas ini dengan Sekolah Rakyat. Saya akan menyampaikan hal ini kepada Menteri Sosial agar anak-anak yang bebas dari lapas tetap bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat," ujar Nuzran.

Menurutnya, negara harus hadir menjamin keberlanjutan pendidikan bagi seluruh anak binaan. Terlebih, sebagian dari mereka menjalani masa pidana yang relatif singkat sehingga belum sempat menyelesaikan pendidikan formal selama berada di dalam lapas.

Nuzran menilai kolaborasi antara Lapas Khusus Anak Kelas II Pekanbaru dengan program Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi agar proses pendidikan anak binaan tidak terputus ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

"Kami memberikan penguatan dan semangat bahwa anak binaan punya masa depan dan tidak ada yang ingin hidupnya tidak baik. Pada prinsipnya anak itu baik dan tentu negara harus hadir untuk menjamin hak-hak anak di lapas seperti makan, kesehatan, dan pendidikan," tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Nuzran didampingi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama. Ombudsman menjadikan Lapas Khusus Anak Kelas II Pekanbaru sebagai lokasi peringatan Hari Anak Nasional sekaligus melakukan inspeksi terhadap berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia.

Selain berdialog dengan anak binaan, rombongan juga meninjau langsung kamar hunian, sanitasi, ruang makan, hingga klinik kesehatan untuk memastikan pelayanan telah memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan.

Momentum Hari Anak Nasional, kata Nuzran, menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, pembinaan, perlindungan, dan kesempatan membangun masa depan, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di lapas.

"Hari ini kami menetapkan Lapas Khusus Anak Kelas II Pekanbaru sebagai lokasi peringatan Hari Anak Nasional. Kami ingin memberikan semangat kepada anak-anak binaan bahwa mereka tetap memiliki masa depan. Tidak ada anak yang ingin hidupnya tidak baik. Faktor lingkungan dan keadaan yang memengaruhi, tetapi pada prinsipnya setiap anak itu baik dan negara harus hadir menjamin hak-hak mereka selama berada di lapas," katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Khusus Anak Kelas II Pekanbaru, Dadang Firmansyah, menyambut baik kunjungan Ombudsman RI. Menurutnya, sidak tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan terhadap pelayanan yang selama ini diberikan kepada anak binaan.

"Beliau telah mengecek beberapa fasilitas dan layanan kami. Alhamdulillah beliau merasa cukup puas dan berpesan agar pelayanan yang sudah baik ini terus dipertahankan. Mulai dari kebersihan kamar, sirkulasi udara, ketersediaan air, sanitasi kamar mandi, ruang makan, hingga pelayanan kesehatan di klinik, termasuk kerja sama dengan rumah sakit dan Puskesmas Rumbai Barat," ujar Dadang.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama, menambahkan bahwa kunjungan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Khusus Anak Kelas II Pekanbaru.

"Lapas Khusus Anak Kelas II Pekanbaru harus terus meningkatkan standar pelayanan khususnya hak-hak dasar anak binaan seperti makan yang bergizi, layanan kesehatan, kunjungan keluarga, pendidikan, ibadah, administrasi (remisi, PB, CB dan lainnya) serta kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan dan meningkatkan bakat dan kreativitas sehingga mereka memiliki bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," tutup Bambang.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Agung Toyota Riau hadirkan Toyota Space.Toyota Space Kembali Hadir di Pekanbaru, Ada Test Drive hingga Program Trade In
Mentan, Amran saat berkunjung ke Riau.(foto: angga/halloriau.com)Bukan Sekadar Harga Tinggi, Mentan Minta Tata Niaga TBS Sawit Riau Dikawal Ketat
Ilustrasi kasus DBD di Inhu melonjak tajam (foto/int)Waspada DBD di Inhu, Kasus Melonjak Lebih dari 7 Kali Lipat dalam Sebulan
Mentan Amran minta harga TBS sawit Riau dijaga.(foto: mimi/halloriau.com)Peringatan Keras Mentan Amran: Harga TBS Sawit Riau Tak Boleh di Bawah Rp3.000!
Dampingi Mentan Amran, SF Hariyanto Pastikan Bantuan Beras untuk Warga Pekanbaru Tersalurkan
  Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bantu padamkan kebakaran Gedung Kelas MAN 1 Dumai (foto/ist)

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bergerak Cepat Bantu Padamkan Kebakaran MAN 1 Dumai
Antrean solar di SPBU jadi biang kemacetan di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Antrean Solar Biang Macet di Pekanbaru, DPRD Riau Minta Pemerintah Cek Distribusi BBM Pertamina
Ilustrasi remaja 14 tahun bacok tukang ojek di Bengkalis (foto/detiksumut)Kesal Tarif Dinaikkan Sepihak, Pelajar Bacok Tukang Ojek di Bengkalis
Ketua Komisariat Hima Persis PNP PSDKU Pelalawan, Muhammad Farma Chaniago (foto/Andy)HIMA Persis PNP PSDKU Pelalawan Dukung Pengawasan Ketat Distribusi BBM Subsidi
Mentan, Amran Sulaiman turun ke Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Mentan Turun Langsung Bagikan Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved