PEKANBARU - Pemko Pekanbaru mengambil langkah baru dalam mempercepat penurunan angka stunting dengan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terfokus.
Melalui Dinas Kesehatan (Diskes), Pemko Pekanbaru resmi menjalin kerja sama dengan RSUD Arifin Achmad untuk membentuk Poli Khusus Stunting yang diperuntukkan bagi balita stunting dan anak dengan masalah gizi.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan RSUD Arifin Achmad.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi anak yang membutuhkan penanganan khusus.
Kadiskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto menegaskan, pembentukan poli khusus merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan prevalensi stunting secara lebih efektif.
"Kerja sama ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mengintervensi angka stunting. Kami mendorong pihak rumah sakit untuk membentuk poli khusus stunting," ujar Hazli Fendriyanto, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Hazli, selama ini anak-anak yang mengalami stunting masih mendapatkan pelayanan di poli anak secara umum.
Dengan hadirnya Poli Stunting, proses pemeriksaan, pemantauan tumbuh kembang, hingga penanganan gizi dapat dilakukan secara lebih terarah.
"Jadi ada poli khususnya, sehingga pelayanannya juga bisa lebih fokus," katanya.
Ia menjelaskan, konsep layanan serupa sebelumnya telah diterapkan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.
Ke depan, Diskes berencana memperluas kerja sama dengan sejumlah rumah sakit swasta agar akses pelayanan bagi anak stunting semakin merata di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.
Selain menggandeng rumah sakit, Diskes juga berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk memastikan pelayanan dilakukan sesuai standar medis dan kebutuhan pasien.
Hazli menambahkan, anak-anak yang telah teridentifikasi mengalami stunting oleh dokter spesialis anak nantinya akan mendapatkan rujukan khusus ke Poli Stunting agar memperoleh penanganan yang lebih komprehensif.
"Nantinya anak-anak yang sudah terindikasi stunting oleh dokter spesialis anak kita, akan direkomendasikan untuk mendapatkan perawatan di Poli Stunting," pungkasnya.