PEKANBARU – Jalur Domisili masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026.
Hingga hari kedua pendaftaran, Selasa (30/6/2026), jumlah pendaftar melalui jalur tersebut telah mencapai 8.280 calon peserta didik.
Jumlah tersebut telah mengisi sekitar 77,25 persen dari total kuota Jalur Domisili yang disediakan sebanyak 10.718 kursi. Sementara itu, pendaftaran melalui Jalur Afirmasi dan Jalur Mutasi masih relatif rendah.
Data Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mencatat, Jalur Afirmasi baru diikuti 300 calon peserta didik dari total kuota 1.783 kursi atau sekitar 16,83 persen. Adapun Jalur Mutasi menjadi jalur dengan peminat paling sedikit, yakni hanya 76 pendaftar dari kuota 505 kursi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, memastikan proses pendaftaran hingga hari kedua berlangsung lancar dan terus dipantau agar tidak mengalami kendala.
"Kami memastikan proses pendaftaran hari kedua ini tetap berjalan dengan baik," terang Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan.
Ia mengatakan jumlah pendaftar masih terus bertambah seiring masih dibukanya masa pendaftaran. Dinas Pendidikan juga melakukan evaluasi setiap hari untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan optimal.
"Kita akan evaluasi setiap hari penyelenggaraannya, agar warga bisa mendaftarkan anak-anaknya secara online," ujarnya dikutip dari pekanbaru.go.id.
SPMB tingkat SD Negeri di Kota Pekanbaru dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir pada Rabu (1/7/2026). Masyarakat diimbau memanfaatkan waktu yang tersisa untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran secara daring.