www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Bebas Hotspot, BMKG Catat 39 Titik Panas Masih Tersebar di Sumatera
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Gebrakan Agung Nugroho! Target Perbaikan Jalan Pekanbaru 2026 Lampaui 42 Kilometer, Infrastruktur Digesa Hingga Pinggiran Kota
Selasa, 23 Juni 2026 - 20:35:51 WIB
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Pekanbaru Markarius Anwar mengecek langsung perbaikan di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, beberapa waktu lalu.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Pekanbaru Markarius Anwar mengecek langsung perbaikan di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru terus mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah kota. Di bawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, target perbaikan dan pengaspalan jalan pada tahun 2026 ditetapkan lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang telah mencapai lebih dari 42 kilometer.

Upaya pembangunan tidak hanya difokuskan pada jalan protokol atau ruas utama di pusat kota. Pemerintah juga mengarahkan pembangunan ke kawasan permukiman dan wilayah pinggiran guna memastikan pemerataan akses infrastruktur bagi seluruh masyarakat.

"Target tahun ini harus lebih tinggi dari tahun lalu. Jika tahun lalu mencapai 42 kilometer, maka tahun ini harus lebih dari itu," ujar Agung Nugroho.

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.

"Kami ingin pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan masyarakat secara merata, tidak hanya di jalan utama tetapi juga hingga ke lingkungan permukiman," katanya.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, hingga pertengahan tahun 2026 sekitar 13 kilometer jalan rusak telah selesai diperbaiki. Sementara sejumlah ruas lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan akan dilanjutkan secara bertahap.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan program perbaikan jalan tahun ini tersebar di 15 kecamatan dengan penanganan awal pada 17 ruas jalan.

"Hingga saat ini sudah 13 kilometer jalan rusak yang berhasil kami selesaikan perbaikannya," ujar Edward.

Beberapa ruas yang telah maupun sedang diperbaiki antara lain Jalan Teluk Leok, Jalan Cemara Kipas, Jalan Rindang, Jalan Bunga Raya, Jalan Rambutan, Jalan Khadijah Ali, Jalan Beringin, dan Jalan Pesisir.

Selain perbaikan jalan utama, Pemko Pekanbaru juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur lingkungan melalui program semenisasi jalan serta pembenahan drainase.

Pemeliharaan jalan lingkungan telah dilakukan sepanjang sekitar 7.000 meter yang tersebar di seluruh kecamatan. Pada saat yang sama, pembersihan saluran drainase terus dilakukan untuk mengurangi potensi genangan dan banjir saat musim hujan.

Program tersebut didukung bantuan keuangan sebesar Rp100 juta per RW yang diarahkan untuk pembangunan jalan lingkungan dan drainase.

Untuk mempercepat penanganan persoalan di lapangan, Pemko Pekanbaru juga menempatkan petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) di setiap kecamatan. Masing-masing kecamatan diperkuat 10 petugas yang dilengkapi kendaraan operasional dan peralatan pendukung.

Langkah tersebut bertujuan agar persoalan lingkungan seperti sampah, drainase, maupun kerusakan infrastruktur ringan dapat segera ditangani tanpa harus menunggu intervensi OPD teknis.

"Dengan dukungan sarana dan personel ini, camat dapat bergerak lebih cepat menangani persoalan yang terjadi di wilayahnya," kata Agung.

Dalam mempercepat pembangunan, Pemko Pekanbaru juga menggandeng sektor swasta melalui berbagai skema kolaborasi. Kerja sama tersebut dinilai mampu menghemat anggaran daerah hingga miliaran rupiah.

Beberapa kolaborasi yang telah berjalan antara lain efisiensi sekitar Rp17 miliar dari pembangunan halte, pembangunan taman di Simpang Sebidang depan Purna MTQ bersama RS Awal Bros senilai sekitar Rp4 miliar, serta pemugaran u-turn di depan Mal Pekanbaru Jalan Sudirman dengan nilai sekitar Rp3 miliar.

"Skema kolaborasi seperti ini akan terus diperluas agar pembangunan berjalan lebih cepat tanpa membebani APBD secara penuh," tegasnya.

Di sisi lain, Agung Nugroho juga aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Salah satu upaya yang dilakukan yakni bertemu Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menyampaikan sejumlah rencana pembangunan Kota Pekanbaru, termasuk persoalan pengelolaan sampah.

Selain itu, Agung juga telah bertemu Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo guna membahas sejumlah proyek strategis, di antaranya pembangunan Jembatan Siak V dan jalan lingkar yang terhubung dengan Tol Pekanbaru.

Menurut Agung, proyek tersebut sangat penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya akses Tenayan Raya menuju kawasan Okura.

Program pembangunan yang dijalankan Pemko Pekanbaru mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya perbaikan Jalan Kamboja II di Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, yang sebelumnya mengalami kerusakan selama bertahun-tahun.

Ketua RT 03 RW 02, Emil S, mengaku bersyukur karena jalan tersebut akhirnya diperbaiki setelah ditinjau langsung oleh Wali Kota Pekanbaru.

"Alhamdulillah, setelah ditinjau Pak Wali, kini Jalan Kamboja II sudah selesai diperbaiki," ujarnya.

Senada dengan itu, warga setempat bernama Kasturi menyebut Jalan Kamboja II merupakan jalur alternatif yang cukup penting saat terjadi kepadatan lalu lintas di kawasan HR Soebrantas hingga Soekarno-Hatta.

"Sudah belasan tahun rusak, baru sekarang diperbaiki," katanya.

Selain pembangunan jalan dan drainase, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Siak di bawah Jembatan Siak I.

Kawasan seluas sekitar satu hektare tersebut direncanakan menjadi Ruang Terbuka Hijau Biru (RTHB) yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana olahraga dan rekreasi.

Pembangunan kawasan itu akan didukung melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan nilai sekitar Rp5 miliar.

Sebelum penataan dilakukan, Pemko akan merelokasi 11 kepala keluarga yang saat ini menempati kawasan tersebut ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Agung memastikan proses relokasi dilakukan secara persuasif dengan tetap memperhatikan hak-hak warga terdampak.

"Kami sudah berdiskusi dengan warga dan mereka bersedia dipindahkan ke tempat yang lebih layak," katanya.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada perbaikan jalan, tetapi juga peningkatan kualitas lingkungan, kolaborasi pembangunan, serta penyediaan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Sumber: Riaupos


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi nihil hotspot di Riau (foto/int)Riau Bebas Hotspot, BMKG Catat 39 Titik Panas Masih Tersebar di Sumatera
Ilustrasi BMKG prediksi hujan turun siang hingga malam di sejumlah daerah Riau (foto/int)Hujan Masih Mengintai Sebagian Riau, Ini Daerah Berpotensi Diguyur
Ist.Dugaan Korupsi Pengadaan di Siak, Tiga Pejabat UKPBJ Jadi Tersangka
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) bersama Huawei menghadirkan solusi ICT untuk UKM berbasis 5G SD-WAN yang menyasar UKM sektor ritel mulai dari pertokoan hingga restoran di Tanah Air.XLSMART dan Huawei Luncurkan Solusi 5G SD-WAN untuk UKM, Target 5.000 Paket pada 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai borong 3 juara di APQ Awards 2026 (foto/ist)3 Inovasi Bawa Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersinar di APQ Awards 2026
  Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja turun langsung ke Rohil, verifikasi tiga calon PAW anggota Bawaslu (foto/int)3 Kandidat Berebut Kursi PAW Bawaslu Rohil, Ketua Rahmat Bagja Pimpin Langsung Seleksi
DPRD Riau Desak Pemprov Segera Tuntaskan Pengelolaan Hotel Aryaduta Pekanbaru
Bupati Rohul, Anton kala menghadiri rapat penyampaian hasil deteksi Participating Interest (PI) 10 persen, Rabu (24/6/2026) di Kantor Gubernur Riau Pemkab Rohul Minta Kejelasan Hak PI 10 Persen WK West Kampar
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)SF Hariyanto: Pelayanan Kesehatan Berkualitas Harus Didukung Sistem yang Melindungi Nakes
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)23 SMP Swasta dan 15 MTs Gratis, DPRD Pekanbaru: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved