www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pjs Bupati Indra Agus Lukman akan Fokus Ciptakan Pilkada Siak yang Lancar
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 10:47:36 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Sejak Januari hingga pertengahan Agustus ini, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru sudah menyentuh angka 445 kasus. Dari jumlah ini, tinggal dua pasien saja kini yang masih dalam perawatan.

Dijelaskan Plh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maisel Fidayesi, Jumat (14/8/2020),  445 kasus DBD ini tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

"Tercatat 445 kasus hingga saat ini, tersebar dari 12 Kecamatan," ujarnya dikutip dari riaupos.

Data DBD yang masuk ke Diskes Pekanbaru dihimpun dari 21 Puskesmas di Kota Pekanbaru. Jumlah kasus tertinggi berada di wilayah pinggiran Kota Pekanbaru. Seperti Kecamatan Tenayan Raya dengan 81 kasus DBD tercatat.

Dirincikan, jumlah sebaran kasus di Pekanbaru, pada Kecamatan Sukajadi 16 kasus, Kecamatan Senapelan 17 kasus, Kecamatan Pekanbaru Kota 7 kasus, Kecamatan Rumbai Pesisir 22 kasus, Kecamatan Rumbai 28 kasus, Kecamatan Limapuluh 33 kasus, Kecamatan Sail 5 kasus, Kecamatan Bukitraya 51 kasus, Kecamatan Marpoyan Damai 62 kasus, Kecamatan Tenayan Raya 81 kasus, Kecamatan Tampan 73 kasus, dan Kecamatan Payung Sekaki 50 kasus.

"Saat ini masih ada dua pasien yang masih menjalani perawatan. Selebihnya sudah dinyatakan sembuh," ungkapnya.

Dia menilai, faktor lingkungan penyebab utama penyebaran nyamuk Aedes Aegypti sebagai pembawa demam berdarah. "Kami mengimbau agar masyarakat melakukan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," imbuhnya.

Pihaknya saat ini juga melakukan edukasi melalui Puskesmas terkait pola hidup bersih dan sehat. Menggalakkan gerakan 3M, menguras bak mandi, menutup bak penampungan, dan mengubur barang-barang bekas.

"Kami juga melakukan penyemprotan fogging di lokasi warga yang terjangkit DBD. Tapi fogging bukan solusi, kebersihan lingkungan menjadi solusi utama untuk melawan DBD," singkatnya. (*)

 




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
RSUD Arifin Achmad.RSUD Arifin Achmad akan Tambah 60 Ruang Isolasi Pasien Covid-19
IlustrasiBertambah Lagi 184, Total Kasus Covid-19 di Riau Jadi 4.237 Pasien
IlustrasiPekanbaru Kembali Sumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, 68 Positif, 5 Meninggal
  IlustrasiPekanbaru dan Dumai Rekor Terbanyak, Berikut Sebaran 184 Kasus Baru Covid-19 di Riau
IlustrasiPasien Covid-19 Riau Meninggal Dunia Paling Banyak di Rentang Usia 40-60 Tahun
Sekdaprov Riau Yan Prana JayaPemprov Riau Siapkan 1.064 Tempat Tidur di 15 Gedung untuk Pasien Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • Pjs Bupati Indra Agus Lukman akan Fokus Ciptakan Pilkada Siak yang Lancar
  • Sandiaga Uno Tingkatkan Komitmen, Konsistensi, dan Karakter Pemuda di Future Leader Challenge 2020
  • Pelajar di Kuansing Tewas Tertimbun saat Mencari Emas
  • Wisuda SMT-SGI M Lead dan Soft Launching Kolaborasi Guru Pemimpin
  • Tak Makan Berhari-hari, Camat Rayan Bergegas Pikul Beras ke Rumah Buntal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved