www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Sapi Kurban PTPN V Tak Sampai ke DPRD Riau, Ini Penjelasannya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Lansia dan Anak-anak Dihimbau Tak Ikut Salat Id Berjemaah
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:01:08 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PEKANBARU - Umat Muslim di Indonesia akan merayakan Idul Adha 1441 H/2020 M, yang jatuh pada Jumat (31/7/2020) besok. Perayaan Idul Adha kali ini akan terasa berbeda menyusul pandemi virus corona (Covid-19) yang belum juga berakhir.

Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan, ada 262 titik lokasi Salat Id di Ibukota Provinsi Riau tersebut. Ia mengingatkan perayaan Idul Adha harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Pekanbaru kan saat ini masuk zona merah, dan masyarakat tetap antusias untuk merayakan Idul Adha. Kita tidak bisa menghalangi masyarakat untuk beribadah,” ujar Edwar, Rabu (29/7/2020).

Ia menyebutkan, perayaan Idul Adha harus mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

SE Menag 18/2020 memuat panduan pelaksanaan Salat Idul Adha di masa pandemi virus corona. Salat Ied bisa dilaksanakan di semua tempat, kecuali yang belum dinyatakan aman dari Covid-19.

Penyelenggaraan Salat Id harus memperhatikan syarat, antara lain menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan; melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan; dan membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.

Selain itu, menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar; menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk; jika ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat celcius (dua kali pemeriksaan dengan jarak lima menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan.

Selanjutnya, menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak satu meter, mempersingkat pelaksanaan khutbah dan Salat Id tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya. 

“Selain itu, tidak mewadahi sumbangan/sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit. Lebih baik menunjuk petugas untuk menjalankan kotak infak,” kata Edwar merujuk pada SE Menag 18/2020.

Edwar juga mengingatkan jemaah untuk membawa sajadah/alas salat dari rumah. “Jemaah juga wajib menggunakan masker, menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan, dan menjaga jarak antar jemaah minimal satu meter,” tuturnya.

Edwar pun mengimbau anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19 untuk tidak mengikuti Salat Id berjemaah.

Selain itu, lanjut Edwar, warga yang kesehatannya tidak fit untuk tetap di rumah. “Kalau merasa tidak sehat, lebih baik di rumah saja,” tuturnya.

Untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Edwar juga mengingatkan agar mengacu pada SE Menag 18/2020. Dalam SE itu disebutkan, penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti penerapan jaga jarak fisik.

Edwar mengatakan, pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik. Selain itu, penyelenggara harus mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.

Kemudian, pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging. “Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik,” katanya.

Selanjutnya, penerapan kebersihan personal panitia, meliputi pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas; panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.

Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.

Panitia juga diminta menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah. “Panitia juga harus menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan tetap mengizinkan pengurus masjid untuk pelaksanaan Salat Idul Adha digelar di masjid maupun lapangan. Namun pelaksanaan Salat Id wajib menerapkan protokol kesehatan.

Walikota Pekanbaru Firdaus menyebutkan, saat ini Pekanbaru kembali masuk dalam zona merah dengan angka rasio penyebaran 1,2. “Dari hasil diskusi dengan Forkopimda dan Kemenag, insya Allah kita tetap akan memberikan izin untuk Salat Idul Adha,” katanya, Senin (27/7/2020).

Pemko Pekanbaru sendiri telah mengeluarkan SE tentang pelaksanaan Salat Id dan penyembelihan hewan kurban. 

Penulis: Fajar
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Jubir Satgas Covid-19 Riau, dr Indra YoviRS di Riau Diminta Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Ilustrasi.Pekan Depan, Pemko Pekanbaru Rapid Tes dan Swab Tes Massal di Tampan
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirBerikut Sebaran 71 Kasus Baru Covid-19 di Riau, Pekanbaru Nambah 11 Positif
  Ilustrasi.Seluruh Pegawai di OPD di Lingkungan Pemprov Riau Bakal Jalani Swab Massal
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir.15 dari 78 Nakes Positif Covid-19 Riau Masih Dirawat di Rumah Sakit
Tol Permai.Jelang Peresmian, 248 Titik CCTV Dipasang di Sepanjang Tol Pekanbaru-Dumai

 
Berita Lainnya :
  • Sapi Kurban PTPN V Tak Sampai ke DPRD Riau, Ini Penjelasannya
  • Besok, Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka
  • Petronas Melesat, Quartararo Tercepat di FP2 MotoGP Ceko
  • Tapal Batas 93 Desa di Kepulauan Meranti Bermasalah, Berpotensi Timbulkan Konflik
  • Butuh Bantuan, Kapolres Kepulauan Meranti Jenguk Balita yang Mengidap Jantung Bocor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    PT Rifan Financindo Berjangka Potong 2 Sapi
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved