www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Viral Video Mobil Wapres Diisi Pakai Jeriken, Setwapres Ungkap Alasannya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Harga Ayam di Pasar Tradisional Pekanbaru Melonjak Akibat Tradisi Masak Opor Saat Lebaran
Senin, 25 Mei 2020 - 11:06:23 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Tradisi memasak opor sebagai teman lontong atau ketupat untuk perayaan Idul Fitri 1441 Hijriyah membuat harga daging ayam potong mendadak melonjak di beberapa pasar tradisional Pekanbaru, dari Rp15.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

"Selama COVID-19 harga ayam murah kali, kini dua hari terakhir jelang Idul Fitri naik tajam," kata Pina (35) warga Jalan Among, Pekanbaru, Senin (25/5/2020) dikutip dari antarariau.

Pina mengatakan, meski wabah COVID-19 masih mencekam Pekanbaru, sepertinya tidak mengurungkan keluarganya untuk membuat lontong sebagai tradisi saat Idul Fitri.
Apalagi pemerintah melarang mudik, sehingga warga banyak berdiam di Pekanbaru, terbukti semua pasar padat dikunjungi.

"Lontong itu sedapnya dimakan dengan opor, atau gulai ayam," katanya.

Ia mengakui, memang tidak akan ada gelar griya (open house) Idul Fitri tahun ini. Namun untuk santapan keluarganya, tetap memasak lontong atau ketupat sebagai tradisisetiap Idul Fitri.

"Kemarin sehari sebelum lebaran saja, untuk belanja ayam potong sampai antri," katanya.

Sementara itu Ujang (40) pedagang ayam potong di Jalan Fazar, Pekanbaru, mengaku jelang Idul Fitri 1441 H, daya beli masyarakat meningkat tajam. Khususnya untuk ayam potong, sudah terlihat sepekan sebelum lebaran.

Ia bersyukur ada rezeki yang diraihnya saat detik-detik Idul Fitri, setelah berbulan-bulan selama wabah COVID-19 penjualan sepi.

"Bahkan saking tidaklakunya harga ayam potong sempat anjlok Rp15.000 per kilogram," katanya.

Ia mengatakan harga ayam dalam posisi normal tanpa wabah Corona, berkisar Rp27-28 ribu per kilogram. Daya beli yang melemah, sementara stok berlimpah membuat harga anjlok.

"Kami juga alami penurunan omzet yang drastis, lebih dari separoh karena walau harga murah masyarakat tetap tidak berbelanja," katanya lagi.

Ia bersyukur momenIdul Fitri telah membangkitkan daya beli masyarakat sejenak. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiAngkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir.Cegah Penyebaran, Diskes Minta Manajemen Mal Pekanbaru Gelar Rapid Tes
IlustrasiHari Ini, Sebagian Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan
  Gubernur Riau (Gubri) SyamsuarGubernur Riau: Penetapan Lokasi Jalan Tol Pekanbaru-Rengat Telah Diajukan ke Kementerian PUPR
Tol Pekanbaru - DumaiGubri dan Pangdam I BB Tinjau Tol Pekanbaru - Dumai Jelang Diresmikan Presiden
Pelda Anumerta Rama WahyudiJenazah Pelda Anumerta Rama Tiba Esok, Dimakamkan di TMP Pekanbaru

 
Berita Lainnya :
  • Viral Video Mobil Wapres Diisi Pakai Jeriken, Setwapres Ungkap Alasannya
  • Tahun Ajaran Baru, Siswa di Kepulauan Meranti Masih Belajar dari Rumah
  • Hujan Masih akan Guyur Riau di Akhir Pekan
  • Fatwa MUI, Salat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban di Tengah Pandemi harus Ikuti Ketentuan Ini
  • Depresi, Janda Muda Bunuh Diri Usai Digilir 8 Pemuda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved