www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Agar Penyaluran Elpiji 3 Kg Tepat Sasaran, DPRD Pekanbaru Minta Kartu Kendali Warga Miskin Diaktifkan
Kamis, 16 Januari 2020 - 06:57:42 WIB
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi, SE MM
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi, SE MM

PEKANBARU - Wacana Pemerintah Pusat akan menghentikan subsidi gas elpiji 3 kg didukung anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Roem Diani Dewi SE MM yang juga seorang Politisi Demokrat.

Dia memandang, pemerintah tidak menghilangkan kompensasi subsidi gas 3 kg untuk warga miskin. Menurutnya, pemerintah ingin melakukan pendataan ulang dan melakukan format pemutihan skema subsidi gas 3kg agar sesuai dengan yang diinginkan.

"Ini dilakukan supaya bantuan penerima tepat sasaran. Diputihkan dahulu kemudian didata ulang siapa yang menerima kompensasi untuk subsidi LPG 3 kg," kata Roem, kepada wartawan, Rabu (15/01/2020) dikutip dari beritariau.

Agar pendataan warga miskin sesuai dengan yang diharapkan, hal ini tentu harus didukung dengan pendataan dan singkronisasi data BPS dan Dinas Sosial. Dari data itu, nantinya baru diketahui berapa jumlah warga miskin yang ada di daerah dan diaktifkan kartu kendali.

"Sekarang kondisi tak tepat sasaran karena kartu kendali untuk warga miskin tidak diaktifkan lagi. Pangkalan menjual gas dimana mana, pendistribusian sudah tidak sesuai dari rencana membantu warga miskin," terangnya.

Dia mendesak, kartu kendali bagi warga miskin diaktifkan kembali seperti sediakala. Jika kartu kendali ini diaktifkan, maka dapat dilakukan pengawasan pendistribusian yang melekat dengan pada kartu kendali. 

Selain mengaktifkan kartu kendali, Disperindag juga diminta menertibkan pangkalan dan agen yang bermain. Dari hasil Hearing Komisi II DPRD Kota Pekanbaru bersama Pertamina, Kuota distribusi gas elpiji 3kg bagi warga miskin disalurkan 700 ribu tabung di Kota Pekanbaru. 

"Warga miskin itu sekitar 45 ribu KK. Jika per KK warga miskin menerima 3 tabung gas selama 1 bulan artinya ada sekitar 225 ribu tabung gas yang di distribusikan. Sementara Kuota 700 ribu. Suplai besar, harusnya tidak terjadi kelangkaan," jelasnya.

Bahkan katanya, diduga pangkalan dan agen bermain dengan menginfus tabung gas 3 kg ke 12 kg. Jika HET tabung gas 3 kg Rp18 ribu, ada 4 tabung gas seharga Rp 80 ribu yang diinfus melalui gas 12 kg. 

"Mereka (agen dan pangkalan,red) menjual tabung 12 kg itu 150 ribu ke warga. Mereka infus itu, banyak untung, makanya masuk malam hilang pagi. Kita tak bisa salahkan maayarakat karena ada permainan juga di tingkat agen dan pangkalan," ungkapnya.

Dia juga meminta pemerintah daerah dalam hal ini Disperindag, membuat satgas gas untuk mengawal gas subsidi tepat sasaran seperti halnya satgas pangan.

"Siapa yang ada ada di satgas gas itu, yaitu pihak kepolisian yang bekerjasama melalui Disperindag. Satgas ini akan melaporkan jika terjadi kecurangan atau penyalahgunaan mereka langsung ambil tindakan," bebernya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah pusat berencana memberhentikan subsidi LPG tiga kilogram. Nantinya subsidi akan diberikan langsung ke warga yang berhak. Saat ini pemerintah pusat tengah mendata warga miskin dan skema subsidi yang akan diberikan. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Anggota DPRD Riau yang baru dilantik diharap turut serta cari solusi Karhutla sebelum asap kian parah. FOTO: Rivo Wijaya.Bencana Kabut Asap Riau di Depan Mata, Dewan yang Baru Dilantik Diharap Cari Solusi
   Satlantas Polresta Pekanbaru Sarankan Dua Opsi Terkait Drive Thru McDonald's

BERITA LAINNYA    
Mesut Oezil terbuang dari Arsenal karena salahnya sendiri 2020. Foto: Detik
Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
Tol PermaiMelintas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tak Lagi Gratis, Mulai 2 November Berbayar
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Ns Popy Yulia Santisa SkepPositif Covid-19 Tembus 800 Kasus, Masyarakat Diimbau Hindari Stigma Negatif
  IlustrasiPandemi Covid-19, Tempat Usaha dan Kegiatan Masyarakat di Meranti Dibatasi hingga 10 Malam
DPRD PekanbaruKomisi I DPRD Pekanbaru Sorot Konflik Kepemilikan Lahan Warga dengan PLTU
Protokol Kesehatan harus diterapkan di kampanye Pilkada.Kampanye Pilkada di Kepulauan Meranti Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Wajib Masker Saat Service Kendaraan di Astra Daihatsu
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved