www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Eksepsi Ditolak, JPU Bakal Hadirkan Semua Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Setdakab Kuansing
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kejar Cita-cita Melalui Beasiswa
Mizwan: Keluarga Saya Tak Mampu, Tapi Saya Tak Pernah Putus Asa
Kamis, 05 Desember 2019 - 15:52:54 WIB
Wagubri, Edy Natar menyerahkan secara simbolik beasiswa CD PT RAPP kepada salah satu mahasiswa di Riau. Foto Ist
Wagubri, Edy Natar menyerahkan secara simbolik beasiswa CD PT RAPP kepada salah satu mahasiswa di Riau. Foto Ist

PEMBERIAN beasiswa pendidikan diharapkan membantu peran pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Riau secara adil dan merata. Program beasiswa dapat memotivasi generasi penerus bangsa untuk terus belajar dan menggapai cita-citanya. Dengan demikian diharapkan mereka dapat membanggakan Indonesia di mata dunia melalui ilmu pengetahuan.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengatakan Program beasiswa PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) memiliki manfaat bagi suksesnya pembangunan yang dijalankan pemerintah saat ini, dalam rangka terwujudnya masyarakat Riau sejahtera lahir dan batin yang tercantum dalam Visi Riau 2025.

Sebanyak 300 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan 120 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Provinsi Riau memperoleh beasiswa dari Program Community Development (CD) RAPP. Beasiswa tersebut difokuskan kepada siswa dan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Staff CD PT RAPP berfoto bersama dengan penerima beasiswa susai penyerahan beasiswa di area Futong Port, Kabupaten Siak.

Para penerima beasiswa yang berasal dari lima Kabupaten di Riau itu merupakan wilayah operasional perusahaan bubur kertas dan kertas terkemuka di dunia, di antaranya adalah Kabupaten Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar dan Siak.

CD Manager RAPP, BR Binahidra Logiardi mengatakan pihaknya terus berkolaborasi dengan pihak pemerintah seperti pemerintah desa dan sekolah untuk mencari siswa yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk biaya pendidikan, dan memiliki prestasi yang baik.

“Program beasiswa ini menjadi salah satu program unggulan. Dengan adanya beasiswa, kita dapat meningkatkan akses kualitas pendidikan. Perusahaan tidak ingin anak-anak yang berdomisili di sekitar wilayah operasional, putus sekolah," ujar Binahidra.

CD Manager PT RAPP, Br Binahidra Logiardi menyerahkan beasiswa CD PT RAPP kepada siswa SMA/SMK/MA di Pelalawan.

Program beasiswa merupakan bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang diterapkan perusahaan pada poin ke empat, yakni menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat. Beasiswa RAPP ini telah bergulir sejak tahun 1999 dan lebih dari 5.000 siswa dan mahasiswa sudah mendapatkannya. Binahidra berharap beasiswa ini dapat menjadi investasi pengembangan generasi muda, baik pribadi, keluarga maupun berkontribusi memajukan Indonesia dan Riau khususnya.

“Pemberian beasiswa ini juga sesuai dengan nilai-nilai perusahaan untuk pengembangan sumber daya manusia,” tutur Binahidra.

Beasiswa Jadi Harapan Masa Depan

Bagi Mizwan Nozisca, salah satu penerima beasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, bercerita di hadapan Wagubri. Berulang kali pemuda asal Kabupaten Kuantan Singingi itu menyeka air matanya. Terlebih ketika dia mengingat dan berkisah tentang perjuangan ibunya yang membesarkan dirinya, kakak dan adiknya.

Bagi Mizwan, kuliah hanyalah impian belaka. Impian pemuda kampung yang tak mungkin diraih karena hidup dalam segala keterbatasan. Namun ia pun tak tinggal diam. Dia kemudian berpikir untuk mewujudkan impian tadi dan tidak mengandalkan biaya dari sang ibu. Pikiran pertamanya, bagaimana agar dia bisa ke kota dahulu, sehingga bisa lebih dekat dengan perguruan tinggi idamannya.

Mizwan Nozisca menceritakan kisah hidupnya dihadapan Wagubri, Edy Natar saat penyerahan beasiswa CD PT RAPP.

Dengan restu dan doa orang tua, dia pun berangkat ke Kota Pekanbaru. Di sana ia bekerja serabutan di sebuah rumah makan, sambil menunggu kesempatan. Saat kesempatan yang dinanti itu tiba, dia memberanikan diri mendaftar kuliah. Akhirnya ia pun diterima di UIN Suska. Jurusannya pun sesuai dengan yang dia harapkan, yakni memperdalam ilmu agama.

Persoalan kembali muncul ketika dia harus kuliah dan terpaksa meninggalkan pekerjaan. Sedangkan kuliah perlu biaya tidak sedikit. Beruntung, berkat usaha dan tekad yang kuat, dia mendapatkan beasiswa pendidikan dari RAPP.

"Saya dan keluarga sangat terbantu, apalagi kami ini dari keluarga tidak mampu," ujarnya.

Kini, Mizwan pun bisa fokus kuliah tanpa harus merisaukan biaya. Dengan tegas dia mengatakan akan segera menyelesaikan pendidikannya dan meraih cita-cita untuk mengangkat derajat keluarganya. (adv)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Tim RAPP menyerahkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang terkena dampak COVID-19.RAPP dan APR Salurkan 1436 Paket Sembako di Kampar
Sheila Annisa (20) Saya senang menjahit, apalagi di sini alatnya canggih-canggih, semuanya sudah digital, jadi sudah sangat mudah dalam menjahit, bordir, maupun sistem pasang kancingnya. Banyak ilmu yang bisa saya pelajarin disini.Sheila: Alat Jahit APR Canggih-canggih
Suasana Kegiatan KDD Riau Kompleks ke 60 akhir pekan lalu yang berhasil mengumpulkan 1.097 kantong darah.Tak hanya Fokus Kerja, Karyawan RAPP Juga Bantu Persediaan Darah
  Penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari PT RAPP dan APR kepada Pemerintah Provinsi Riau, melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, Rabu (8/4/2020), di PekanbaruDukung Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Riau, RAPP dan APR Serahkan Bantuan APD
Pangelaran budaya Minang yang bertajuk Semalam di Ranah Minang menampilkan kesenian dari Minangkabau.Semalam di Ranah Minang, Cara Perantau Obati Kerinduan Kampung Halaman
  Sayur kangkung dan jagung manis organik produksi dari Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) memperoleh Sertifikasi Prima 3 dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau, pada Senin (30/12/2019).Kualitas Sayuran BPPUT RAPP Peroleh Sertifikat Prima 3

 
Berita Lainnya :
  • Eksepsi Ditolak, JPU Bakal Hadirkan Semua Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Setdakab Kuansing
  • Dalam Pesawat Tak Jaga Jarak, 3 Maskapai Didenda Administratif hingga Rp300 Juta
  • Di Hadapan Wartawan, Cabup BWS Ungkap Keinginan Jadikan Inhu Terdepan Dibanding Kabupaten Lain
  • Kepala Desa di Kepulauan Meranti Merasa Diperas Oknum ASN di BPKAD saat Pencairan Gaji
  • Beri Klarifikasi, Pembuat Video Tiktok Pernikahan Sejenis di Rohil Minta Maaf
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved