www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Begini Respon Wakil Walikota Pekanbaru atas Kasus Bullying Siswa di Sekolah
Selasa, 12 November 2019 - 09:56:17 WIB
Koban bullying saat masih dirawat di RS.
Koban bullying saat masih dirawat di RS.

PEKANBARU - Kasus dugaan bullying siswa SMP di Pekanbaru sejauh ini sudah ditangani polisi. Aparat sudah periksa 5 orang saksi.

Kasus dugaan siswa SMP di Pekanbaru dibully dan dianiaya temannya ini mencuat setelah adanya postingan dari orangtua korban di akun media sosial Facebook.

Kemudian, kasus dugaan siswa SMP di Pekanbaru dibully dan dianiaya temannya ini viral di media sosial, dan dikomentari banyak netizen, karena orangtua korban memposting foto anaknya yang sedang terbaring di rumah sakit karena hidungnya patah dan harus menjalani operasi.

Setelah sempat viral di media sosial, kasus dugaan siswa SMP di Pekanbaru dibully dan dianiaya temannya ini kemudian dilaporkan orangtua korban ke polisi.

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi meminta Dinas Pendidikan harus mengusut tuntas dugaan bullying atau perundungan siswa SMPN 38 Pekanbaru.

Aksi perundungan itu menyebabkan seorang siswa harus mendapat perawatan medis di rumah sakit dengan hidung patah.

"Terkait kejadian di SMP 38, harus segera diusut tuntas," kata Ayat diminta tanggapannya, Senin (11/11/2019).

Ayat mengaku sudah memerintahkan kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru ke lapangan.

Disdik harus melakukan penelusuran ke sekolah agar memperoleh fakta terkait aksi tersebut.

Namun, diberitakan tribun, hingga kini Ayat belum menerima laporan terkait aksi perundungan di sekolah. Ia pun mengingatkan agar kejadian ini tidak boleh terulang lagi.

Ayat pun berpesan agar permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Tapi aksi kenakalan remaja yang menimbulkan korban harus jadi perhatian pihak dinas.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menyebut ulah oknum siswa SMPN 38 Pekanbaru terhadap rekannya tidak bisa ditolerir.

Ia menilai aksi oknum siswa mengarah pada tindak kekerasan. Pihaknya pun menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Apalagi orangtua korban sudah membuat laporan polisi.

Namun pihaknya sudah mempertemukan orangtua korban dengan orangtua pelaku. Ia pun menyerahkan proses di kepolisian. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

 
Berita Lainnya :
  • Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
  • Ingin Jadi Boneka Ken, Remaja Pria Ini Dandan 4 Jam Sebelum Berangkat Sekolah
  • Fakultas Hukum UIR Terima Kunjungan Bawaslu Pekanbaru
  • Pemprov Riau Telah Salurkan BLT Covid-19 ke 11 Kabupaten dan Kota
  • Temukan Aplikasi Ini di HP Mu? Buruan Hapus Kalau Tak Mau Diserang Malware
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved