www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Mandiri Syariah Jadikan Literasi dan Digitalisasi Kunci Perkembangan Perbankan Syariah Nasional
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ribuan Warga Pekanbaru Mengidap HIV dan AIDS, 182 Meninggal Dunia
Selasa, 09 Juli 2019 - 14:43:14 WIB
HIV/AIDS.
HIV/AIDS.

PEKANBARU - Sepanjang tahun 2018 lalu, 3.057 warga Kota Pekanbaru mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). 182 diantaranya meninggal dunia.

Data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, dirincikan sebanyak 1.625 mengidap HIV dan 1.432 pengidap AIDS.

"Untuk yang meninggal dunia ada 182 orang, 16 orang HIV dan 166 orang yang mengidap AIDS," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Pekanbaru, Maisel Fidayesi, Selasa (9/7/2019).

Maisel mengungkap, mayoritas warga yang terjangkit dua penyakit mematikan itu adalah pekerja swasta yang berumur mulai 25 sampai 49 tahun. Ia juga mengungkap di kalangan ibu rumah tangga disominasi oleh AIDS sebanyak 163 orang. Sementara HIV hanya 140 orang.

Sementara, untuk penjaja seks komersial angka tertinggi adalah pengidap HIV yakni sebanyak 216 orang dan AIDS hanya 54 orang.

"Dari jumlah total, pengidap HIV 34 persen adalah perempuan dan sisanya laki-laki. Sedangkan dari 1.432 pengidap AIDS, 24 persen  atau 344 perempuan dan 1.088 atau 76 persen laki-laki," jelasnya.

Dari faktor resiko, memang kata Maisel heteroseksual (berganti-ganti pasangan) masih menjadi faktor tertinggi peneluaran dua penyakit tersebut. Yakni mencapai 2.407 orang. Selanjutnya Biseksual 555 orang dan homoseksual 118 orang.

"Untuk 2019 kita sudah lakukan tes terhadap 4.764 orang. Dari jumlah itu kita mencatat ada 68 orang positif," jelasnya.

Melihat hal tersebut, Maisel mengimbau agar masyarakat lebih menjaga pola hidup sehat. "Efek dari hubungan seks bebas dengan berganti-ganti pasangan, baru akan terasa 10 sampai 15 tahun ke depan," kata dia.

Penulis : Delvi Adri
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
dr Indra Yovi, Sp.P (K), dokter spesialis paru,.Bertambah, Ada 32.000 Kasus Baru Penderita TB di Riau
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru.Diskes Nyatakan Riau Masih Bebas Penyakit Pneumonia Misterius
HIV/AIDSWagubri Ungkap Baru 44,3 Persen Penderita HIV AIDS di Riau Minum Obat Rutin
  Foto bersama.Pembunuh Nomor Satu di Dunia, Penyakit Jantung Dapat Dicegah dengan Terapkan Pola Hidup Sehat
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau hadiri Peringatan Puncak Hari AIDS Sedunia Pemprov Riau Ajak Masyarakat Capai Three Zero dan Terhindar dari HIV/Aids
Kelompok gay di Pekanbaru paling banyaj idap AIDSPengidap HIV di Pekanbaru Paling Banyak dari Kalangan Gay

 
Berita Lainnya :
  • Mandiri Syariah Jadikan Literasi dan Digitalisasi Kunci Perkembangan Perbankan Syariah Nasional
  • Kabar Duka, Pejabat Kanwil Kemenkum HAM Riau Meninggal Akibat Covid-19
  • Bahaya! Jangan Pamer Boarding Pass di Medsos, Ini yang Bisa Dilakukan Orang Jahat
  • Hati-hati, Risiko Kena Infeksi Virus Lebih Mudah Saat Musim Pancaroba
  • Gubri Berharap UMKM Riau Manfaatkan Rest Area Tol Pekanbaru-Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved