PEKANBARU - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Murni 2027 Kota Pekanbaru masih belum maksimal. Padahal, DPRD Pekanbaru hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk menuntaskan pembahasan sebelum batas waktu pengesahan pada 30 November 2026.
Meski Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Pekanbaru telah beberapa kali menggelar pembahasan, proses di tingkat komisi dinilai masih minim.
Padahal, pembahasan di komisi menjadi tahapan penting untuk mengupas secara rinci setiap program dan alokasi anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dengan sisa waktu sekitar tiga pekan, komisi-komisi di DPRD Pekanbaru diharapkan segera memanggil OPD mitra kerja masing-masing untuk menggelar hearing. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh kebutuhan anggaran dapat dibahas secara mendalam dan tidak ada program yang luput dari pengawasan.
Ketua DPRD Pekanbaru, M Isa Lahamid, memastikan sejauh ini belum ada kendala berarti dalam proses pembahasan R-APBD Murni 2027.
"Secara bertahap sudah kita bahas di Banggar. Di komisi-komisi juga sudah ada sebagian dibahas. Insya Allah di sisa waktu yang ada, kami bahas secara menyeluruh," tegasnya, Rabu (4/11/2026).
Meski demikian, keterbatasan waktu pembahasan menjadi perhatian berbagai kalangan. Jika pembahasan tidak dilakukan secara menyeluruh, baik di tingkat komisi, Banggar maupun pimpinan DPRD, dikhawatirkan terdapat alokasi anggaran yang tidak terurai secara jelas.
Terlebih, pembahasan secara detail berada di tingkat komisi bersama OPD mitra kerja. Melalui mekanisme hearing, setiap program dan kebutuhan anggaran dapat dikupas satu per satu sehingga penggunaan anggaran lebih terarah dan transparan.
M Isa Lahamid berharap seluruh tahapan pembahasan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. DPRD Pekanbaru juga menargetkan pengesahan R-APBD 2027 tidak melewati batas waktu yang ditentukan.
"Mudah-mudahan tidak ada yang terlewat. Termasuk nanti target ketuk palunya, paling lambat 30 November ini," sebutnya.
APBD Kota Pekanbaru tahun 2027 diproyeksikan mencapai Rp3,044 triliun. Saat ini, rancangan anggaran tersebut masih dibahas secara bertahap oleh Banggar DPRD Pekanbaru bersama TAPD Pemko Pekanbaru.
Dalam proyeksi tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pekanbaru pada 2027 ditargetkan sebesar Rp1,5 triliun. Target ini meningkat sekitar Rp200 miliar dibandingkan target PAD tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,3 triliun.
Dengan besarnya proyeksi anggaran dan peningkatan target PAD tersebut, pembahasan secara menyeluruh menjadi penting agar setiap alokasi belanja daerah benar-benar mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat Kota Pekanbaru.