www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Ingatkan PUPR, Perbaikan Jalan dan Drainase Jangan Asal Kejar Target
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Gen Z Makin Kritis soal Kesehatan, Medkom UIN Suska Riau Hadirkan Pakar Komunikasi Malaysia
Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:14:04 WIB
Sharing Session yang digelar Prodi Magister Medkom S2, FDK UIN Suska Riau (foto/ist)
Sharing Session yang digelar Prodi Magister Medkom S2, FDK UIN Suska Riau (foto/ist)

PEKANBARU – Generasi Z (Gen Z) kini semakin selektif dalam menentukan pilihan pengobatan. Di tengah kemudahan mengakses informasi kesehatan melalui internet, generasi muda mulai mengombinasikan layanan medis modern dengan pengetahuan pengobatan tradisional yang diwariskan keluarga.

Fenomena tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan Sharing Session yang digelar Program Studi Magister Media dan Komunikasi (S2), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Jumat (30/10/2026).

Mengangkat tema "Gen Z, Digital Literacy and Health Communication", kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 08.00 WIB itu diikuti kalangan akademisi dan mahasiswa.

Diskusi tersebut menghadirkan pakar komunikasi dari Fakultas Pengajian Komunikasi dan Media Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Suffian Hadi Bin Ayub, sebagai narasumber utama. Sementara itu, kegiatan dipandu langsung Ketua Program Studi Magister Media dan Komunikasi UIN Suska Riau, Dr. Tika Mutia.

Dalam pemaparannya yang berjudul "Pills, Potions and Doctors: How Indonesia Gen Z Blends Healthcare with Ancestral Heritage", Dr. Suffian mengulas bagaimana generasi muda Indonesia memadukan pengobatan medis modern dengan warisan kesehatan leluhur, termasuk penggunaan ramuan herbal yang telah menjadi tradisi keluarga.

Menurut Dr. Suffian, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan terhadap cara Gen Z memahami dan menentukan pilihan terkait kesehatan. Generasi ini tidak hanya mengandalkan pengalaman atau kebiasaan pengobatan yang diwariskan orang tua, tetapi juga memanfaatkan informasi digital untuk mencari tahu kebenaran dan keamanan suatu metode pengobatan.

"Literasi kesehatan digital menjadi bekal penting bagi Generasi Z dalam menyaring berbagai informasi kesehatan. Mereka memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi sehingga dapat melakukan pencarian dan verifikasi sebelum memutuskan untuk mengikuti suatu anjuran pengobatan," jelas Dr. Suffian dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan, kemudahan memperoleh informasi melalui internet turut mendorong perubahan pola pikir generasi muda terhadap pengobatan tradisional. Pengetahuan yang sebelumnya diterima berdasarkan kepercayaan keluarga kini mulai dibandingkan dengan hasil penelitian dan bukti ilmiah.

Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri. Banyaknya informasi kesehatan di ruang digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum teruji kebenarannya.

"Warisan pengobatan leluhur tetap memiliki nilai budaya yang penting. Namun, dalam penerapannya, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk membedakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dengan informasi yang belum memiliki bukti memadai," tambahnya.

Diskusi juga menyoroti adanya perbedaan cara pandang antargenerasi dalam memahami kesehatan. Generasi sebelumnya cenderung mempertahankan pengalaman dan tradisi keluarga, sedangkan Gen Z memiliki kecenderungan mencari pembanding melalui sumber informasi digital.

Melalui kegiatan ini, UIN Suska Riau mendorong penguatan literasi digital dan komunikasi kesehatan, khususnya di kalangan mahasiswa. Kemampuan mengakses informasi saja dinilai belum cukup tanpa dibarengi kecakapan mengevaluasi sumber, memahami bukti ilmiah, serta mengambil keputusan secara bijak.

Sharing Session tersebut ditutup dengan pembahasan mengenai pentingnya membangun keseimbangan antara kearifan lokal dan perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Dengan demikian, warisan pengobatan leluhur tidak harus ditinggalkan, tetapi perlu dipahami secara kritis dan ditempatkan sesuai dengan bukti ilmiah agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, H Roni Amriel, MH (foto/int)DPRD Pekanbaru Ingatkan PUPR, Perbaikan Jalan dan Drainase Jangan Asal Kejar Target
BYD Atto 1.Atto 1 Jadi Andalan, Penjualan BYD di Indonesia Capai 46.700 Unit
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edwar Riansyah (foto/int)PUPR Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, Sisa 12 Km Ditargetkan Rampung Desember
Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.Masuki Musim Penghujan, SF Hariyanto Minta Warga Tak Abaikan Potensi Bencana
Marc dan Alex Marquez berjaya di Sepang, Malaysia (foto/Sc IG MotoGP)Marc Marquez Juara MotoGP Malaysia 2026, Pedro dan Alex Lengkapi Podium
Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved