www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
OMC Dihentikan, Pelalawan Mulai Lebih Sering Diguyur Hujan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Nyaris Terjebak Asap Karhutla, Rasman Ungkap Bahaya Perubahan Arah Angin
Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:01:26 WIB
Rasman, personel TRC PT Arara Abadi saat padamkan karhutla.(foto: istimewa)
Rasman, personel TRC PT Arara Abadi saat padamkan karhutla.(foto: istimewa)

ROHIL - Perubahan arah angin yang mendadak nyaris membuat Rasman (35), petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) PT Arara Abadi di Riau, bersama rekan-rekannya terkepung asap tebal saat bertugas di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa di balik upaya memadamkan api, keselamatan petugas merupakan taruhan yang tidak bisa diabaikan.

Saat asap mulai mengepung lokasi pemadaman dan jarak pandang semakin terbatas, Rasman segera berlari mengejar rekan-rekannya. Ia berteriak meminta seluruh anggota tim meninggalkan area berbahaya sebelum kondisi memburuk.

"Saya dan tim terkepung asap tebal karena perubahan arah angin. Demi keselamatan, saya segera berlari mengejar kawan-kawan sambil berteriak agar segera menyelamatkan diri," tutur Rasman.

Pengalaman tersebut bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi Rasman selama lebih dari 13 tahun menjadi anggota Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Arara Abadi, unit usaha APP Group.

Bergabung sejak 2013, ia kemudian dipercaya menjadi bagian dari Tim Reaksi Cepat (TRC), yang dituntut siap menghadapi penugasan ketika kebakaran terjadi.

Bagi Rasman, ancaman di lapangan tidak hanya berasal dari api. Perubahan arah angin, asap pekat, medan sulit, hingga keterbatasan komunikasi dapat membuat penanganan kebakaran menjadi semakin berisiko.

Petugas juga harus menjaga koordinasi dan mengambil keputusan cepat ketika kondisi berubah.

Pengalaman panjang tidak menjamin situasi selalu terkendali, sehingga kewaspadaan dan keselamatan tim tetap menjadi prioritas.

Penugasan Jauh, Komunikasi dengan Keluarga Terbatas

Risiko pekerjaan itu turut dirasakan keluarga Rasman. Sang istri, Siti Nuraminah (35), sudah memahami tuntutan profesi suaminya sejak sebelum mereka menikah.

Namun, pemahaman tersebut tidak menghilangkan kekhawatiran setiap kali Rasman harus berangkat mendadak untuk memadamkan karhutla.

Penugasan yang berlangsung berhari-hari, bahkan lebih lama, membuat Rasman terkadang sulit berkomunikasi dengan keluarga karena berada di wilayah dengan jaringan telekomunikasi terbatas.

Ketika suaminya bertugas, Nuraminah harus memastikan kebutuhan rumah tangga dan anak-anak tetap terpenuhi.

Dalam salah satu masa penugasan, ia bahkan memilih tinggal sementara bersama anak-anak di rumah orang tuanya di Muara Pajar, Pekanbaru, agar mendapat dukungan keluarga.

Di tengah kekhawatiran itu, Nuraminah tetap mendukung pekerjaan suaminya. Ia memandang upaya memadamkan karhutla sebagai pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko kabut asap.

"Bagi saya, itu adalah bagian dari ibadah, karena memadamkan karhutla agar tidak menimbulkan kabut asap adalah bagian dari ibadah," ungkap Nuraminah.

Keselamatan Petugas Tak Boleh Dikesampingkan

Kisah Rasman memperlihatkan sisi lain penanganan karhutla yang kerap luput dari perhatian: risiko yang dihadapi petugas dan keluarga yang menunggu mereka pulang.

Keberhasilan pemadaman tidak semestinya hanya diukur dari luas lahan yang berhasil diselamatkan atau api yang berhasil dikendalikan.

Keselamatan personel, kesiapan menghadapi perubahan kondisi lapangan, serta koordinasi saat situasi darurat juga menjadi bagian penting dari penanganan kebakaran.

Bagi Rasman, pengalaman nyaris terkepung asap di Rohil menegaskan pentingnya saling menjaga ketika bertugas.

Sementara bagi Nuraminah, dukungan kepada suami berjalan beriringan dengan harapan agar setiap penugasan berakhir tanpa musibah.

Setelah lebih dari satu dekade menghadapi kebakaran, tujuan Rasman bukan sekadar menyelesaikan tugas pemadaman.

Ia juga ingin memastikan rekan-rekannya selamat dan dirinya dapat kembali berkumpul bersama keluarga.(rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pelalawan mulai sering diguyur hujan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)OMC Dihentikan, Pelalawan Mulai Lebih Sering Diguyur Hujan
Bau menyengat hebohkan warga Pekanbaru.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Bau Kimia Menyengat Gegerkan Warga Pekanbaru, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru turun lagi (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Turun Lagi, 1 Gram Kini Rp2,554 Juta
Penjualan BYD M6 DM anjlok.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Tiga Bulan Beruntun Penjualan BYD M6 DM Amblas, Apa yang Terjadi?
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau pagi ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)BMKG Pantau 4 Hotspot di Riau Pagi ini, Tersebar di Siak dan Inhil
  Dukungan Pertamina EP Lirik bersama KWT Melati.(foto: andi/halloriau.com)Dari Singkong hingga Bank Sampah: Energi Inovasi dari Lambang Sari V
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Foto IstPerobahan Arah Angin Tiba-tiba, Dapat Membuat Perobahan Tim RPK Dalam Memadamkan Karhutla
Rasman, personel TRC PT Arara Abadi saat padamkan karhutla.(foto: istimewa)Nyaris Terjebak Asap Karhutla, Rasman Ungkap Bahaya Perubahan Arah Angin
Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat.Kapolda Riau Targetkan Kampung Narkoba Bertransformasi Menjadi Kampung Bersinar
Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T., IPU., ASEAN Eng.SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia yang Raih Gelar ASEAN Engineer
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved