PEKANBARU – Sebanyak 1.185 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatera pada Rabu (21/10/2026) pagi.
Sumatera Selatan mendominasi dengan 947 titik, sedangkan Riau tercatat memiliki empat titik.
"Di Riau, empat titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Siak sebanyak tiga titik dan Kabupaten Indragiri Hilir satu titik," kata Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizky Adelia.
Sementara itu, sebaran hotspot di provinsi lain meliputi Lampung 106 titik, Jambi 87 titik, Bangka Belitung 32 titik, Sumatera Barat enam titik, dan Bengkulu tiga titik.
Dominasi hotspot di Sumatera Selatan membuat pemantauan titik panas tetap penting untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, deteksi hotspot melalui satelit tidak otomatis memastikan terjadinya kebakaran sehingga perlu verifikasi di lapangan.