PEKANBARU – Pelebaran Jalan Sisingamangaraja di sisi Masjid Raya Annur, Kota Pekanbaru, ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2026.
Proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ini diarahkan untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan kapasitas jalan di kawasan pusat kegiatan pemerintahan.
Plt Kabid Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau, Khairul Rizal mengatakan, pengerjaan terus dipercepat agar ruas jalan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai target.
"Kita terus kebut pengerjaan pelebaran Jalan Sisingamangaraja. Kita targetkan selesai pada pertengahan Desember mendatang," kata Khairul Rizal, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, pelebaran jalan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Plt Gubernur Riau.
Selain mengurangi kemacetan, ruas jalan itu diproyeksikan mendukung penyelenggaraan kegiatan Pemprov Riau maupun Pemerintah Kota Pekanbaru.
Setelah pekerjaan selesai, Jalan Sisingamangaraja direncanakan memiliki lebar hingga 26 meter.
Namun, efektivitas proyek dalam mengurai kemacetan nantinya juga akan bergantung pada pengaturan lalu lintas dan pemanfaatan ruang jalan.
Pemprov Riau menyatakan pohon yang terdampak pekerjaan pelebaran akan dipindahkan ke dalam kawasan Masjid Raya Annur.
"Nantinya jalan ini akan memiliki lebar hingga 26 meter. Untuk pohon yang terkena dampak, kita pindahkan ke dalam Masjid Annur. Jadi tidak ditebang begitu saja," ujar Khairul.
Pemindahan pohon menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan proyek, terutama untuk memastikan tanaman yang direlokasi dapat bertahan hidup dan tetap memberikan manfaat ekologis di lokasi baru.
Selain pelebaran jalan, pekerjaan juga mencakup pemindahan Gardu Hubung (GH) 05 Annur yang saat ini berada di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru.
Khairul menjelaskan, proses pembongkaran pagar keliling masih berlangsung sambil menunggu pekerjaan fisik gardu pengganti.
"Insya Allah selesai pada awal bulan November 2026. Lokasinya ada di dalam kawasan Mesjid Agung Annur," tukasnya.