www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Jualan Sabu Nonstop 24 Jam, Rumah IRT di Deli Serdang Digerebek Polisi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Workshop AMSI Riau: Jurnalisme Tak Bisa Menolak, Tapi Harus Kendalikan AI
Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:07:47 WIB
Bendahara Umum AMSI, Gaib Maruto Sigit.(foto: dok/halloriau.com)
Bendahara Umum AMSI, Gaib Maruto Sigit.(foto: dok/halloriau.com)

PEKANBARU – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi tantangan sekaligus peluang baru bagi industri media.

Di tengah perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi, jurnalis dituntut mampu memanfaatkan AI tanpa mengorbankan akurasi dan nilai-nilai jurnalistik.

Pesan itu mengemuka dalam Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Produksi Konten Multimedia yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Riau di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari media siber, praktisi hubungan masyarakat (humas), hingga corporate communication (corcom) berbagai perusahaan di Pekanbaru.

Workshop ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus pembelajaran mengenai penerapan AI dalam proses produksi, pengelolaan, hingga distribusi konten multimedia secara efektif, etis, dan bertanggung jawab.

Bendahara Umum AMSI, Gaib Maruto Sigit menegaskan, perkembangan jurnalisme tidak dapat dipisahkan dari laju kemajuan teknologi.

"Perkembangan jurnalisme tidak bisa berdiri sendiri karena akan selalu mengikuti perkembangan teknologi. Bahkan, perkembangan teknologi sering kali lebih jauh dari apa yang kita pikirkan," ujar Gaib.

Menurutnya, media harus terus melakukan transformasi agar tetap relevan di tengah perubahan ekosistem digital.

"Media harus terus bertransformasi. AI bukan musuh, tetapi alat yang bisa membuat jurnalis bekerja lebih baik," sebutnya.

Ia menilai, keberadaan AI kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan realitas yang harus dihadapi industri media.

"Bukan berarti kita menolak AI, tetapi ini menjadi pilihan yang harus kita terima. AI sekarang ada di depan mata," tuturnya.

"Kalau tidak digunakan, kita akan tertinggal. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana AI kita atur, bukan kita yang diatur AI," tegasnya.

Gaib menjelaskan, AI memiliki kemampuan mengolah data menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.

Namun, fondasi utamanya tetap berasal dari fakta yang dikumpulkan langsung oleh jurnalis di lapangan.

"AI bisa mengolah fakta menjadi sesuatu yang luar biasa. Tetapi fakta itu hanya dimiliki oleh jurnalis," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan adanya perubahan perilaku audiens dalam mengakses informasi. Saat ini, banyak pembaca tidak lagi membuka tautan berita secara langsung, melainkan cukup membaca ringkasan yang dihasilkan AI.

"Sekarang orang tidak lagi mengklik berita, tetapi cukup membaca rangkuman yang disajikan AI," katanya.

Karena itu, ia menilai media arus utama memiliki peran yang semakin penting sebagai penyedia informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Keberadaan media mainstream yang menghadirkan fakta dan informasi yang benar di lapangan menjadi sangat penting, karena AI tidak bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang salah," jelasnya.

Gaib mengingatkan, kualitas informasi yang dipublikasikan media akan sangat menentukan hasil yang ditampilkan AI kepada masyarakat.

"Kalau isi media kita berisi informasi hoaks, maka AI akan meng-crawl informasi itu seolah-olah benar," sebutnya.

Gaib juga mengapresiasi APHI Komda Riau mendukung AMSI Riau memberikan kompetensi untuk para jurnalis dan media lokal dalam memberikan serta menyajikan informasi yang benar.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Rumah di Deli Serdang digerebek polisi yang disebut jadi sarang narkoba 24 jam (foto/detik)Jualan Sabu Nonstop 24 Jam, Rumah IRT di Deli Serdang Digerebek Polisi
Menhut meninjau lokasi Karhutla dan gelar bakti kesehatan di Ukui, Pelalawan (foto/Andy)Menhut Datang ke Ukui: Tinjau Karhutla hingga Bakti Kesehatan untuk Warga
Bupati Siak, Afni mendorong Tengku Buwang Asmara jadi pahlawan nasional (foto/int)Bupati Afni Perjuangkan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
Plt Gubri, SF Hariyanto meraih award atas inovasi pemerintahan digital (foto/int)SF Hariyanto Raih Anugerah Inovasi Pemerintahan Digital dan Kepemimpinan Kolaboratif
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria kepada Agung Nugroho dalam malam puncak Pemimpin Daerah Award 2026 di LCH Lantai 14 iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).Walikota Agung Nugroho Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Bidang Infrastruktur
  Suzuki XL7 terbaru resmi diserahkan ke konsumen Riau.Suzuki Serahkan Perdana XL7 Terbaru kepada Konsumen di Riau
Presiden BEM Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I), Fajar Nugraha (foto/Andy)Riau Diselimuti Asap, BEM ITP2I: Jangan Jadikan Karhutla Tradisi Tahunan
Ilustrasi hotspot masih membara di Riau (foto/int)Waspada Karhutla, 265 Hotspot Terdeteksi di Riau, Pelalawan Capai 120 Titik
SF Hariyanto raih Anugerah Inovasi Pemerintahan Digital di Tribun Pekanbaru Award 2026.SF Hariyanto Digandjar Penghargaan Inovasi Pemerintahan Digital dan Kepemimpinan Kolaboratif
ilustrasi karhutla.Karhutla Riau Tembus 16.474 Hektare, 171 Hotspot Muncul dalam Sehari
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved