www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Ungkap Persoalan PI 10 Persen Migas di Riau, Transparansi Jadi Sorotan
Rabu, 24 Juni 2026 - 19:34:44 WIB
Direktur Koordinasi Supervisi Wilayah I KPK RI, Agung Yudha Wibowo.(foto: mcr)
Direktur Koordinasi Supervisi Wilayah I KPK RI, Agung Yudha Wibowo.(foto: mcr)

PEKANBARU – Upaya memperkuat pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen sektor minyak dan gas bumi (migas) di Provinsi Riau kembali menjadi perhatian.

Pemprov Riau bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar rapat penyampaian hasil deteksi PI 10 persen pada wilayah kerja migas di Riau, Rabu (24/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari kabupaten dan kota yang memiliki keterkaitan dengan wilayah kerja migas.

Kehadiran KPK dalam forum tersebut tidak hanya menyampaikan hasil deteksi, tetapi juga menjadi bagian dari langkah penguatan tata kelola agar penerimaan daerah dari sektor migas dapat dikelola secara transparan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Direktur Koordinasi Supervisi Wilayah I KPK RI, Agung Yudha Wibowo menjelaskan, fokus utama KPK adalah memastikan kebijakan PI 10 persen berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni meningkatkan kesejahteraan daerah penghasil.

"Hari ini kami hadir di Provinsi Riau, agendanya adalah penguatan tata kelola PI 10 persen bagi hasil migas ke daerah," ucap Agung.

"Kami dari KPK berharap program ataupun kebijakan PI 10 persen ini bisa memberikan manfaat secara optimal bagi daerah penghasil," sambungnya.

Menurutnya, sejumlah persoalan masih ditemukan dalam pengelolaan PI 10 persen di berbagai daerah.

Karena itu, KPK melakukan deteksi dan evaluasi untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.

Ia menegaskan, transparansi dan akuntabilitas masih menjadi tantangan utama dalam tata kelola PI migas.

"Permasalahan yang mengemuka dalam pengelolaan PI 10 persen itu secara umum adalah kurangnya transparansi, akuntabilitas dari pemangku kepentingan. Untuk itu, kita hadir agar sama-sama membuka data, mana saja yang perlu dibenahi," katanya.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyambut positif penyampaian hasil deteksi yang dilakukan KPK.

Ia menilai masukan tersebut menjadi bahan penting dalam memperbaiki sistem pengelolaan PI 10 persen di daerah.

"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan terima kasih atas kunjungan pak Direktur dan jajaran untuk menyampaikan hasil deteksi PI 10 persen ini," ujar SF Hariyanto.

Pemprov Riau, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menindaklanjuti berbagai data serta rekomendasi yang telah disampaikan KPK.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola yang lebih baik, sehingga manfaat PI 10 persen dapat dirasakan secara lebih adil oleh daerah-daerah yang berkontribusi terhadap produksi migas nasional.

"Ini akan kami jadikan sebagai perbaikan tata kelola dalam pengurusan PI. Kami berharap dengan data yang telah diberikan oleh KPK, dapat menjadi kajian lanjutan bagi kabupaten kota, sehingga hasilnya dapat memuaskan," pungkasnya.

Penguatan pengawasan terhadap Participating Interest 10 persen dinilai penting mengingat skema tersebut merupakan hak daerah untuk memperoleh porsi kepemilikan dalam pengelolaan wilayah kerja migas.

Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, PI berpotensi menjadi sumber pendapatan strategis yang dapat mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara KPK, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota diharapkan mampu mempercepat pembenahan sistem pengelolaan PI sehingga manfaat ekonomi dari sektor migas dapat dirasakan secara optimal oleh daerah penghasil di Riau.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved