PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 18 titik panas atau hotspot tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Kamis (28/5/2026). Kabupaten Rokan Hulu menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami, mengatakan secara keseluruhan jumlah titik panas di Pulau Sumatera mencapai 106 titik.
“Total titik panas wilayah Sumatera terpantau sebanyak 106 titik,” ujar Sanya Gautami, Kamis (28/5/2026).
Dari total tersebut, Sumatera Utara menjadi provinsi dengan hotspot tertinggi yakni 39 titik, disusul Riau sebanyak 18 titik dan Aceh 17 titik.
Untuk wilayah Riau, sebaran titik panas terpantau berada di enam kabupaten. Rokan Hulu menjadi wilayah tertinggi dengan tujuh titik panas, diikuti Pelalawan lima titik, Siak tiga titik, serta masing-masing satu titik di Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kuantan Singingi.
“Sebaran hotspot di Riau meliputi Kabupaten Rokan Hulu tujuh titik, Pelalawan lima titik, Siak tiga titik, serta masing-masing satu titik di Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kuantan Singingi,” jelasnya.
Selain Riau, hotspot juga terpantau di sejumlah provinsi lain di Sumatera, yakni Aceh 17 titik, Sumatera Selatan 14 titik, Jambi 10 titik, Sumatera Barat lima titik, Bengkulu dua titik, dan Lampung satu titik.
BMKG mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang mengalami peningkatan titik panas dalam beberapa hari terakhir.
Pemantauan hotspot dilakukan secara berkala menggunakan satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin, terutama memasuki periode cuaca panas di sejumlah wilayah Sumatera.