PEKANBARU – Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau memastikan seluruh biaya pemulangan calon jemaah haji asal Riau yang wafat di Embarkasi Batam sepenuhnya ditanggung oleh pihak maskapai penerbangan.
Kepastian ini disampaikan sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada jemaah dan keluarga yang tengah berduka.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon mengatakan, proses penanganan jemaah haji yang wafat sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dilakukan secara cepat dan terkoordinasi antara petugas embarkasi, rumah sakit, maskapai penerbangan, hingga keluarga jemaah.
"Proses penanganan calon jemaah haji yang wafat sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dilakukan secara cepat dan terkoordinasi antara petugas embarkasi, pihak rumah sakit, maskapai penerbangan, serta keluarga jemaah," ujar Defizon, Sabtu (23/5/2026).
Hingga saat ini, tercatat dua calon jemaah haji asal Provinsi Riau yang wafat di Embarkasi Batam dan telah dipulangkan ke daerah asal masing-masing menggunakan penerbangan Lion Air. Seluruh biaya pemulangan dipastikan menjadi tanggung jawab maskapai sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ini merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab yang diberikan kepada jemaah haji. Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam situasi duka,” tambahnya.
Defizon juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan jenazah sehingga berjalan lancar dan cepat. Ia turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga jemaah yang ditinggalkan.
“Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama semua pihak dalam memberi kemudahan pelayanan calon Jemaah haji Provinsi Riau, kami juga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya dua orang jemaah haji Provinsi Riau di Embarkasi Batam. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya dikutip dari MCRiau.
Diketahui, dua jemaah haji asal Riau yang wafat di Embarkasi Batam berasal dari Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Mery Aganmar (54), warga Pekanbaru, meninggal dunia pada Kamis (21/5/2026) pukul 06.41 WIB. Sementara Azhari Hasan Ahmad asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter BTH 05 meninggal dunia di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam pada Sabtu (9/5/2026) pukul 03.47 WIB.