www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UIN Suska Riau Buka Pendaftaran S2 Medkom, Jawab Tantangan Era Digital
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Bersiap Masuki Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Mengguyur
Selasa, 12 Mei 2026 - 10:38:19 WIB
Ilustrasi BMKG ingatkan masa pancaroba di Riau (foto/int)
Ilustrasi BMKG ingatkan masa pancaroba di Riau (foto/int)

PEKANBARU – Meski Provinsi Riau diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada akhir Mei 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyebut kondisi ini dipengaruhi aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan suplai uap air di atmosfer.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizki Adelia, mengatakan saat ini Riau sedang berada dalam masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau.

“Musim kemarau diprakirakan mulai terjadi secara bertahap di sebagian besar wilayah Riau pada dasarian III atau akhir Mei 2026,” ujar Bella, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, fenomena MJO yang berada pada fase 2 hingga 3 menjadi faktor dominan yang memicu meningkatnya pembentukan awan hujan di wilayah Riau.

“Saat ini faktor paling dominan dalam menambah uap air di Riau adalah aktifnya fenomena MJO yang berada pada fase 2 hingga 3. MJO dapat diibaratkan sebagai gelombang pembawa hujan di atmosfer tropis,” jelasnya.

Menurut Bella, ketika fase aktif MJO melintasi wilayah Indonesia, peluang pertumbuhan awan hujan meningkat cukup signifikan. Sebaliknya, saat fenomena tersebut melemah atau tidak aktif, intensitas hujan di Riau cenderung menurun.

Sementara itu, Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru lainnya, Gita Dewi Siregar, mengungkapkan bahwa curah hujan di Riau dalam sepekan terakhir sebenarnya mulai berkurang dan penyebarannya tidak merata. Namun, beberapa daerah masih diguyur hujan lebat akibat adanya fenomena belokan angin atau shearline.

“Ditinjau dari arah angin, diperkirakan terdapat daerah belokan angin atau shearline di wilayah Riau yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara sporadis,” kata Gita.

BMKG memprakirakan suhu udara di Riau selama masa pancaroba berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban mencapai 50 hingga 99 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi selama masa peralihan musim, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang pada sore hingga malam hari.

“Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar tetap waspada selama masa transisi ini sebelum memasuki musim kemarau penuh di akhir bulan nanti,” pungkas Bella dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kaprodi Magister Media dan Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Dr. Tika Mutia (foto/ist)UIN Suska Riau Buka Pendaftaran S2 Medkom, Jawab Tantangan Era Digital
Satgas Pangan peringatkan pedagang di Pekanbaru yang jual Minyakita di atas HET (foto/int)Sidak Pasar di Pekanbaru, Bapanas Temukan Minyakita Melambung di Atas HET
BMKG peringatkan hujan lebat bakal guyur sejumlah wilayah Riau (foto/int)BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Riau
ilustrasi.Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Pemprov Riau Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
ilustrasi pameran mobil.Pasar Otomotif Indonesia Bangkit, Penjualan Mobil April 2026 Tumbuh Signifikan
  Krisis BBM dikeluhkan masyarakat Kuala Kampar dan Teluk Meranti (foto/int)BBM Subsidi Langka di Pesisir Pelalawan, Warga Terpaksa Beli Pertalite Eceran Rp30 Ribu
Ilustrasi BMKG ingatkan masa pancaroba di Riau (foto/int)Riau Bersiap Masuki Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Mengguyur
Kejaksaan Tinggi Riau.Kasus Dugaan Korupsi di PUPR dan DPRD Meranti Masuk Penanganan Kejari
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar.Jabatan Sekda Kampar Masuk Seleksi Terbuka, Berikut Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Rumah makan hidangan tradisional Lombok yang merupakan salah satu fasilitas dari tempat penginapan Rahma Elmas Homestay di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rahma Elmas Homestay menjadi salah satu tempat penginapan di Desa Jeruk Manis yang digunakan wisatawan mancanegara saat berwisata ke desa tersebut. Kampung Internet Dongkrak Potensi Pariwisata Desa Jeruk Manis Lombok
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved