PEKANBARU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 21 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatera hingga Sabtu (9/5/2026) pukul 23.00 WIB.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine mengatakan, berdasarkan pembaruan data terbaru, Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak yakni sembilan titik.
“Total titik panas di wilayah Sumatera terpantau sebanyak 21 titik hingga pukul 23.00 WIB,” ujar Mari Frystine, Sabtu malam.
Sementara itu, Provinsi Riau tercatat memiliki delapan titik panas yang tersebar di tiga kabupaten. Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni empat titik, disusul Kabupaten Siak tiga titik dan Kabupaten Indragiri Hilir satu titik.
Selain itu, BMKG juga mencatat dua titik panas di Jambi, serta masing-masing satu titik di Bengkulu dan Lampung.
BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.