www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
AAI dan PWI Riau Teken MoU Bantuan Hukum
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
25 Peserta Masyarakat Peduli Api Ikut Pelatihan Penanggulangan Karhutla
Selasa, 23 Februari 2021 - 20:17:38 WIB
Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Makmun Murod saat membuka kegiatan "Peningkatan SDM Bagi Brigade Penanggulangan Karhutla di Masyarakat Sekitar Hutan" yang digelar di Pekanbaru, Selasa (23/2/2021).
Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Makmun Murod saat membuka kegiatan "Peningkatan SDM Bagi Brigade Penanggulangan Karhutla di Masyarakat Sekitar Hutan" yang digelar di Pekanbaru, Selasa (23/2/2021).

PEKANBARU - Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Makmun Murod mengatakan pihaknya menyadari bahwa Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu, salah satu solusinya adalah bagaimana mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, salah satunya adalah Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berada di sekitar kawasan hutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan "Peningkatan SDM Bagi Brigade Penanggulangan Karhutla di Masyarakat Sekitar Hutan" yang digelar di Pekanbaru, Selasa (23/2/2021).

Kegiatan yang digelar oleh UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tasik Besar Serkap (TBS) Provinsi Riau ini, diikuti oleh perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berasal dari Kabupaten Siak. Ada sekitar 25 peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Makmun Murod mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan Peningkatan SDM bagi Brigade Penanggulangan Karhutla di masyarakat sekitar hutan ini.

"Acara ini sangat baik sekali dalam rangka untuk memberikan dukungan penguatan kelembagaan di tingkat masyarakat, khususnya Masyarakat Peduli Api di sekitar KPH Tasik Besar Serkap," ujarnya lagi.

Ia menilai peningkatan SDM dalam menanggulangi Karhutla sangat penting sekali. Tanpa SDM yang tangguh, unggul dan memiliki kemampuan dikhawatirkan penanggulangan tidak efektif.

"Nah tentu peningkatan kemampuan itu bisa dilakukan salah satunya melalui kegiatan pelatihan seperti ini. Sehingga kita harapkan masyarakat akan memiliki kapasitas yang memadai dalam rangka melakukan penanganan dan upaya pemadaman Karhutla," jelasnya lagi.

Dikatakannya bahwa pada tahun 2014-2015 itu adalah kejadian ataupun keadaan yang luar biasa bagi Riau Riau. Daerah ini ditutupi kabut asap dan asapnya bahkan juga terkirim ke negara tetangga.

Hal ini tentunya diharapkan jangan terjadi lagi pada masa akan datang. "Kita harap dengan kekuatan dan potensi yang ada, persoalan kebakaran ini bisa kita kita atasi dengan baik. Salah satunya adalah dengan pelatihan ini. Untuk itu ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tasik Besar Serkap (TBS) Provinsi Riau, Andri menyampaikan, kegiatan ini akan digelar selama lima hari yakni mulai tanggal 23 hingga 27 Februari 2021 mendatang.

"Tujuan dari acara ini adalah kita melatih MPA ini agar nantinya di lapangan begitu handal. Jadi kita bergabung dengan mereka, mereka tidak canggung dalam penggunaan alat. Sementara mereka kan selama ini tidak memiliki alat nih, dengan pelatihan yang diberikan mereka memahami bagaimana menggunakan alat-alat. Jadi begitu kita panggil MPA, mereka langsung bisa bergabung dan mereka bisa memainkan alat dan bisa juga mengerti situasi lapangan," jelasnya.

Disampaikan Andri lagi, untuk tujuan utama kegiatan ini yang pertama adalah agar mereka (MPA,red) paham dan mengerti potensi yang mereka miliki.

"Jadi memang mereka kita didik dari berbagai aspek baik hukum, pengetahuan tentang teknis menggunakan peralatan dan penggunaannya, kemudian juga tata cara melaporkan saat terjadi kebakaran. Itu akan diberikan selama 5 hari ini. Mudah-mudahan cukuplah, meski memang sebenarnya kalau hanya 5 hari masih kurang. Tapi sebenarnya tak cukup juga, karena kan butuh proses. Semampu dulu kita bekali selama lima hari ini," ungkapnya.

Disampaikan Andri lagi, peningkatan SDM bagi MPA memang sangat penting. Sebab sering terjadi kebakaran, titik simpul awal kebakaran rusak sehingga sulit untuk diusut. Jadi itu memang harus diamankan dulu.

"Jadi kalau mereka sudah mengerti ini tidak perlu dirusak, jadi waktu tim penyidik kita turun ke lapangan, arahnya sudah jelas. Sebab TKP tak boleh rusak. Jadi mudah-mudahan dengan pelatihan ini mereka mulai mengerti dan paham," tutupnya.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Proses pendinginan yang dilakukan di lahan bekas terbakar Desa Tenggayun Raya, Kecamatan Rangsang PesisirDiduga Gara-gara Puntung Rokok, Dua Hektar Lahan di Desa Tenggayun Raya Membara
Petugas saat melakukan pendinginan di.laahn bekas terbakar di Desa Tanjung PeranapDiguyur Hujan, Karhutla di Kampung Balak Padam, Petugas Bergeser ke Rangsang
Kabag Ops Jhon Firdaus, Kasat Binmas AKP Hermawan dan tim gabungan dari TNI, pantau wilayah Bonai Darussalam menggunakan helikopter.Timgab Patroli Udara dan Darat di Rohul Upayakan Pencegahan Karhutla
Tim FERT PT RAPP sedang memperagakan cara pengoperasian selang pompa pemadam kepada peserta pelatihan penanganan karhutla, Kamis (25/2/2021) di Mapolda Riau, Pekanbaru.
Polda Riau Gandeng PT RAPP Latih Personel Atasi Karhutla
Tim gabungan berjibaku memadamkan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Simpang Dinamit, RT. 03/RW. 01, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. (Foto BBKSDA Riau)Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Lima Daerah di Riau
  3 Kepala dan Wakil Kepala Daerah Resmi Dilantik, Gubri Tekankan Penanganan Karhutla
ilustrasiPolisi Tangkap 5 Pelaku Pembakar Puluhan Hektare Lahan di Riau
Foto bersama.Seluruh Elemen di Riau Bersatu Lawan Karhutla
Petugas padamkan karhutla.Anggota RPK RUJ dan Satgas Dumai Bantu Padamkan Karhutla di Perbatasan Dumai-Rohil
Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger Antisipasi Karhutla Pemprov Riau Siapkan 12 Eskavator Gratis Bagi Warga Buka Lahan Perkebunan

BERITA LAINNYA    
AAI dan PWI Riau teken MoU.AAI dan PWI Riau Teken MoU Bantuan Hukum
Kajati Riau Jaja Subagja, saat melantik Kajari Rohul Pri Wijeksono.Pri Wijeksono Resmi Jabat Kajari Rohul Gantikan Silpia Rosalina
Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto (atas) saat menerima sertfikat ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 20000-1 : 2018 dari Assurance Business Development Director BSI Indonesia, Nolia Natalia (bawah) secara virtual di Jakarta.XL Business Solutions Hadirkan Layanan Berkualitas Terbaik
Kapolres Inhu berjibaku padamkan Karhutla.Kapolres Inhu Berjibaku Padamkan Kerhutla di Kuala Cenaku
IlustrasiMungkinkah Pandemi Covid-19 Berakhir di April 2021?
  Kadiskominfo Rohul Drs Yusmar MSiDukungan Teknologi Informasi Sebagai Wujud Terbentuknya Smart Province
Kabut asap tebal yang menyelimuti membuat Pulau Rangsang yang dilihat dari Pantai Dorak tidak kelihatanKarhutla di Rangsang, Kabut Asap Selimuti Sebagian Wilayah Kepulauan Meranti
Tersangka diamankan polisi.Kantongi Sabu, Seorang Petani Diringkus Polsek Batang Cenaku
IlustrasiJokowi Bolehkan Investasi Miras di Bali-NTT-Sulut-Papua
Suzuki XL7 Keren dan Nyaman Dipakai Buat Perempuan
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved