www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Tokoh Melayu Zulmizan Assagaff Sebut Aksi Tolak Rizieq Adu Domba
Jumat, 04 Desember 2020 - 13:00:12 WIB
Datuk Seri Tengku Zulmizan F Assagaff
Datuk Seri Tengku Zulmizan F Assagaff

PEKANBARU - Tokoh Melayu Riau menyayangkan aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Kota Pekanbaru yang digelar sejumlah Ormas beberapa waktu lalu. 

Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Pelalawan yang juga Pengurus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Tengku Zulmizan F Assagaff, mengaku sangat menyesalkan aksi tersebut, serta penangkapan Ketua FPI Pekanbaru, Husni Thamrin. 

Menurutnya, aksi penolakan itu merupakan aksi adu domba yang sengaja dibuat oleh oknum Ormas. Apalagi belakangan diketahui adanya pencatutuan nama sejumlah Ormas dalam aksi yang digelar 23 November lalu itu.

"Penolakan itu sungguh sangat tidak pada tempatnya dan terkesan bernuansa adu domba. Dari zaman dahulu kala tidak ada tradisi dan karakter budaya Melayu Riau menolak tamu yang mau datang, apalagi seorang ulama besar," kata Zulmizan. 

Terkait adanya pencatutuan nama tokoh dan Ormas dalam aksi itu, dia mengaku sangat geram. 

"Dan ternyata kemudian terbukti banyak organisasi yang dicatut atau diatasnamakan saja oleh oknum tertentu. Buktinya, banyak yang menyanggah dan membantah keterlibatan organisasinya. Sangat mudah menebak, siapa oknum dan aktor yang punya kerja. Dan yang disebut tokoh Riau di situ, kebanyakan hanya tokoh kaleng-kaleng, punya kepentingan sempit dan dikenal sering menjual gerakan massa sebagai komoditas dagangan," ujarnya. 

Dia meminta agar kepolisian dapat berlaku tegas dan tidak diskriminatif dalam kasus ini. Selain itu, dia juga mengajak masyarakat Riau untuk bersama menjaga marwah Tanah Melayu serta menjaga keharmonisan Bumi Lancang Kuning.

Penulis : Hr1
Editor : Fauzia 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Datuk Seri Tengku Zulmizan F AssagaffTokoh Melayu Zulmizan Assagaff Sebut Aksi Tolak Rizieq Adu Domba
 

BERITA LAINNYA    
SMS Donasi XL Axiata Salurkan Bantuan dan Buka Layanan Gratis
Polres Kepulauan Meranti Ringkus 4 Terduga pelaku pengedar narkoba, dua diantaranya bawah umurPolres Meranti Ringkus 4 Terduga Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Bawah Umur
Susana media meeting di Pekanbaru, Senin (18/1/2021).
Pertumbuhan Ekonomi Riau di Triwulan IV 2020 Dekati Arah Positif
  IstSembilan Santri di Bengkalis Positif Covid-19
Dara Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2019, dr Atika Fitri yang saat ini bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit  MMC Jakarta sudah mengikuti vaksinasiCerita Dara Kepulauan Meranti 2019, dr Atika Usai Disuntik Vaksin Sinovac
dr Syaipul Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai
Covid-19 Dumai: Tambah 22 Kasus Baru, 13 Sembuh
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved