www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Kasus Covid-19 di Inhu Mencapai 518 Kasus, 437 Orang Sembuh
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Mahasiswa Minta Gubri Tegas Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Selasa, 13 Oktober 2020 - 18:32:32 WIB
Mahasiswa kembali menggelar aksi di depan kantor Gubernur Riau menolak UU Cipta Kerja.
Mahasiswa kembali menggelar aksi di depan kantor Gubernur Riau menolak UU Cipta Kerja.

PEKANBARU - Sempat tertunda, ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mahasiswa Riau kembali lakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur Riau, sebagai bentuk penolakan disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh DPR RI.

Adapun massa aksi kali ini, merupakan gabungan dari seluruh mahasiswa/mahasiswi dari Universitas se-Riau, dan tampak massa aksi banyak yang membawa quote (kutipan) yang unik bahkan nyeleneh, sebagai bentuk menunjukkan kekecewaan dan sindiran mereka terhadap DPR RI karena telah mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Adapun kata - kata quote yang dibawa di antaranya 'DPR ku tak semulus Anya Geraldine', kemudian 'cukup Pevita Pearce saja yang aku sayang, DPR jangan', #Pevitapearce, dan ada juga 'kangen mantan', dan kalimat tersebut diangkat tinggi-tinggi oleh salah seorang massa aksi di tengah kerumunan.

Sebagai perwakilan, Presma Unri Safrul Hadi dalam orasinya menyampaikan kedatangannya bersama rekan - rekan untuk meminta Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar untuk menolak tegas Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI.

"Kami inginkan Gubri sebagai pimpinan daerah Riau menolak tegas UU Cipta Kerja, dan bukan hanya meneruskan aspirasi msyarakat/mahasiswa ke pusat," tegasnya.

"Kalau untuk meneruskan aspirasi tidak perlu, karena tanpa di teruskanpun, orang pusat juga sudah tahu, tetapi yang kami inginkan sikap/tindakan Gubri sebagai pimpinan nomor satu di Riau," sebutnya lagi.

Intinya massa merasa geram dan menyebutkan DPR RI bobrok, dikarenakan semua mau diambil alih Pemerintah Pusat. "Terus pemerintah daerah mau ngapain teman - teman," ucap Safrul Hadi.

Oleh sebab itu, mereka ingin pemerintah daerah Riau (Gubri) menolak tegas Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Disamping itu, setelah menunggu lama akhirnya pihak Pemprov Riau yakni Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution menjumpai massa aksi.

Dan pada saat menyampaikan tanggapannya terkait penolakan UU Cipta Kerja, massa meminta Wagubri naik ke atas mobil Pengurai Massa (Raisa), namun Wagubri tidak menanggapinya. Dan alhasil malah menimbulkan keributan di tengah massa aksi.

Karena mengingat situasi tidak kondusif, akhirnya Wagubri masuk lagi kedalam kantor Gubernur Riau, dan sebagian massa aksi ada yang sudah memutuskan untuk pulang.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ketua FPK Provinsi Riau, Ir. H. AZ Fachri Yasin, M. Agr menyampaikan pernyataan sikap FPK terkait maraknya penolakan pengesahan UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020) di Pekanbaru.Ramai Penolakan UU Cipta Kerja, FPK Riau Minta Pendemo Tidak Destruktif, Aparat Tidak Represif, dan DPR agar Lebih Arif
Massa mahasiswa gelar aksi di Kantor Gubernur Riau.Temui Massa, Suara Edy Natar Tak Terdengar Jelas, Mahasiswa Acuh Lalu Bubar
Massa memasang tali mencegah masuknya provokator. FOTO: Antara.Berjalan Damai, Demonstran Tolak UU Ciptaker Pasang Tali Cegah Penyusup, DPRD Riau Janjikan Ini...
  Mahasiswa kembali menggelar aksi di depan kantor Gubernur Riau menolak UU Cipta Kerja.Mahasiswa Minta Gubri Tegas Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Mahasiswa di Pekanbaru kembali unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja.Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Kembali Digelar Mahasiswa di Kantor Gubri
Demo di DPRD Riau.Unjuk Rasa Ricuh, Mahasiswa Petanyakan Demokrasi

BERITA LAINNYA    
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Inhu Jawalter S MPd.Kasus Covid-19 di Inhu Mencapai 518 Kasus, 437 Orang Sembuh
Penyaluran bantuan kepada janda miskin di Desa Sungai Baung Kecamatan Rengat Barat, Duma Boru Situmeang. Bhayangkara Jip Community Berikan Bantuan untuk Duma
IlustrasiPositif Covid-19 Riau Bertambah 138 Kasus, Pekanbaru Penyumbang Kasus Terbanyak
  FPK taja seminar yang bertemakan Budaya Sebagai Kunci Kejayaan Bangsa.Diikuti Paguyuban se-Riau, Seminar FPK Hadirkan Gubri dan Kapolda
Alfedri-Husni.Paslon Alfedri-Husni Matangkan Persiapan Debat Publik
Foto bersama.BWI Pusat Kunjungi AUFIA Global Islamic Boarding School Riau
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Penandatanganan Pakta Integritas Ikatan 4968
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved